Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Batam


__ADS_3

Roy sedang asyik berduaan, tiba-tiba ada telp masuk.


" Ah... siapa sih, ganggu aja. Di lihat nya nama seorang mandor proyek dan ia pun segera menolak telp itu. Dan baru ia memeluk kekasih nya, telp itu kembali berdering. Roy pun semakin kesel.


📞 Apa sih... ganggu aja.


📞 Maaf bos... ini ada yang datang ke proyek dari pusat.


📞 Siapa??? Pak Evan?!


📞 Bukan bos... cewe 1 cowok 1, marah-marah dan minta bos kesini.


📞 Kasih tau aja, aku lagi sibuk. Roy pun segera mematikan telp nya. Dan kembali melanjutkan aksi nya.


" Maaf Bu...kata Pak Roy dia lagi sibuk, jadi tidak bisa kemari. Dengan takut-takut mandor itu menyampaikan nya pada Rissa.


" Telp dia dan kasih tau dia... sekarang juga dia di pecat. Kata Rissa dengan kesal nya.


" Iya bu, saya akan telp Pak Roy kembali... maaf, ibu namanya siapa ya?!


" Saya Clarissa Hermawan... kenapa dia tanya siapa saya?!


" Tidak bu, maaf... saya tidak tau kalau ibu bos besar. Maaf Bu...


Rissa pun tak memperdulikan mandor itu, ia segera menelpon Evan.


📞 Halo...


📞 Pak Evan, apa di Batam tidak ada orang?!


📞 Ada bu... ada Roy yang bagian pengawasan dan beberapa orang lainnya.


📞 Tapi di sini tidak ada orang sama sekali. Yang kerja juga hanya beberapa, bagaimana mau selesai?! Bapak mau bikin perusahaan bangkrut ya. Rissa pun mulai marah.


📞 Apa ibu ada di Batam sekarang?!


📞 Iya... saya ada di Batam dan di sini tak ada orang sama sekali. Seperti proyek mangkrak aja. Kalau bapak tidak bisa mengurus nya kenapa tidak ngomong dengan saya, saya akan segera mencari ganti bapak. Rissa pun langsung mematikan hape nya.


Sedangkan si mandor kembali menghubungi Roy.


📞 Halo... apa lagi sih...


📞 Bos, cepat ke sini. Ada Ibu Clarissa dari pusat.


📞 Apa..?! Ibu Rissa... kenapa kamu ng ngomong dari tadi.


📞 Saya ng tau itu Bu Rissa, bos.


Roy pun segera mematikan hape nya dan segera ganti baju untuk bertemu Rissa. Saat ia ganti baju, hape nya kembali berbunyi.


📞 Halo... Pak Evan.


📞 Kamu di mana Roy...??? Evan sangat marah pada nya.

__ADS_1


📞 Ini saya mau bertemu Bu Rissa, pak.


📞 Cepat, ia sudah marah besar.


Di proyek, Rissa meminta mandor itu mengumpulkan pekerjaan yang ada.


" Selamat siang... kata Rissa pada pekerja yang sudah berkumpul.


" Selamat siang bu... jawab mereka.


" Kenapa hanya kalian yang bekerja, dimana teman-teman kalian?!


" Udah pada ng mau kerja bu... karena upah kami belum di bayar. Upah saya aja udah 6 minggu belum di bayar, rencana jika minggu ini upah saya masih belum di bayar, minggu depan saya mau cari kerja tempat lain. Ucap salah satu pekerja itu.


" Pak Alex... catat nama mereka dan berapa upah mereka yang belum di bayar.


" Baik bu... Alex segera menanyai mereka satu per satu.


" Saya atas nama perusahaan minta maaf dengan kejadian ini dan saya akan segera membayar upah kalian juga teman-teman kalian yang lainnya. Hanya saya minta kalian tetap bekerja di sini dan bantu saya untuk segera merampungkan proyek ini. Apa kalian bersedia?!


" Bersedia bu...


" Terima kasih. Pak mandor, tolong belikan mereka semua makan siang. Rissa segera mengeluarkan uang dan di berikan kepada mandor itu.


" Baik bu... terima kasih.


Tak lama kemudian Roy datang dengan muka yang tegang.


" Maaf Bu Rissa... saya tadi meeting dengan kontraktor lain.


" Apa pak mandor tadi tidak menyampaikan pesan saya?!


" Sudah bu, hanya tadi meeting nya belum selesai.


" Kalau sudah kenapa anda masih di sini?!


" Maksud ibu?! Roy pun bingung.


" Tadi saya sudah memecat anda, jadi anda tidak perlu ke mari lagi. Segera ke pusat dan ke bagian finance.


" Maaf Bu... saya minta maaf... saya tadi meeting.


" Pak satpam... usir orang ini dari sini. Dan jangan izinkan ia masuk lagi dengan alasan apapun.


" Baik bu... 2 orang satpam segera membawa Roy keluar proyek dan Roy pun mengumpat sumpah serapah pada Rissa.


Tiba-tiba Rissa lemas, untung Alex yang di samping nya sigap memegang nya.


" Ibu sakit?! Lebih baik kita istirahat di hotel, bu.


" Iya... kepala ku pusing. Aku mau istirahat dulu.


Alex pun segera memesan taksi dan mencari hotel terdekat.

__ADS_1


Sore hari nya setelah beristirahat, Rissa kelaparan. Ia baru sadar belum makan siang, ia pun segera menghubungi Alex untuk ke kamar nya.


" Pak Alex, masuk lah.


" Apa ibu tidak lapar, dari siang ibu belum makan.


" Iya... saya lapar. Kita temani saya cari makan.


" Di depan hotel ada resto seafood yang enak. Tadi siang saya sempat makan di sana.


" Baik kita ke sana. Ada beberapa hal juga yang mau saya sampaikan pada mu.


" Mari bu...


Mereka pun masuk ke sebuah resto dan memesan makanan. Rissa yang lapar pun memesan nasi goreng dan beberapa cemilan biar cepat bisa di santap oleh nya.


Selesai makan, mereka pun mulai membahas masalah proyek.


" Pak Roy sudah saya pecat dan saya mau Pak Alex yang menggantikan nya di sini.


" Baik bu...


" Segera berkoordinasi dengan orang lapangan yang ada di sini, masalah upah dan gaji yang belum di bayar... saya akan segera meminta finance membayar nya.


" Iya bu, nanti saya akan cek kembali siapa saja yang belum di bayar dan berapa total nya.


" Iya, segera koordinasi dengan finance pusat. Usahanya mereka segera merampungkan proyek ini. Jika ada kendala bisa lapor saya atau Pak Lewis. Tidak usah ke Pak Evan, karena saya curiga ia kongkalikong dengan Roy.


" Iya bu.


" Hati-hati karena mereka pasti tidak suka dengan kehadiran pak Alex.


" Iya bu.


" Saya sudah minta beberapa orang lapangan dari proyek Medan untuk membantu bapak di sini.


" Terima kasih bu.


Keesokan hari nya Alex dan Rissa kembali ke proyek. Hari ini pekerja yang datang lebih banyak 2x lipat dari kemarin. Rissa pun mengumpulkan mereka dan berbicara kembali pada mereka.


" Selamat pagi semua... sapa nya.


" Selamat pagi bu... jawab mereka.


" Terima kasih kalian sudah mau bekerja kembali di sini, saya minta maaf keterlambatan pembayaran upah kalian. Siang ini akan datang orang keuangan dari pusat yang akan membayar upah kalian.


" Terima kasih bu.. alhamdulillah... jawab mereka.


" Pak Alex akan menggantikan posisi Pak Roy yang sudah tidak bekerja di sini.


" Oh... pak Roy udah ng kerja. Mungkin dia udah di pecat... mereka pun saling berbisik.


" Kalian bisa berkoordinasi dengan Pak Alex yang akan di bantu oleh Pak Ridwan dan Pak Sonny yang akan datang siang ini dari Medan.

__ADS_1


" Baik bu....


💌💌💌💌💌


__ADS_2