
Setelah pertemuan keluarga di rumah megah milik keluarga Alex. Alesha dan Alex pulang menuju ke Apartemen. Alex sangat nyaman dengan suasana di sana jika sudah menikah Alex akan memboyong keluarga kecilnya di mansion yang sudah ia persiapkan untuk alesha.
Dan di sana terjamin aman akan musuh dari pesaing bisnis nya. Alex tidak mau sesuatu terjadi pada istri dan anak-anak nya kelak.
"Alex boleh kah aku bertanya.? "
" Apa yang kamu mau tanyakan? Bicara saja aku akan menjawabnya. " Alex
menoleh ke kiri dimana alesha duduk.
"Kenapa kamu bersikeras ingin menikah dengan ku. And what is the reason.?"
"Aku sudah pernah katakan bahwa aku akan membuatmu bahagia. percayalah aku akan membuatmu nyaman dan terlindungi. " Alex menautkan tangan alesha dan menciumnya dengan lembut.
"Tapi ini terlalu cepat dan aku belum terbiasa akan hadirmu disisi aku. aku belum bisa melupakan kenzo, Alex. and so aku harap kamu mengerti. "
__ADS_1
"Aku mengerti! sangat mengerti makanya aku membawa mu di apartemen untuk mengenal diriku lebih jauh.pelan-pelan saja. Oke.
Alesha apa kamu percaya akan cinta pertama? dulu aku berfikir tidak percaya ada nya cinta pertama atau pandang an pertama. "
Alesha menghadap ke arah Alex dan mendengar nya dengan serius.
"Aku sudah beberapa kali dijodohkan dengan perempuan pilihan papa. Tapi, tidak ada yang membuat ku bergetar dan membuat ku senang. rata-rata perempuan yang dipilih papa semua hanya topeng dan munafik.
memang wanita yang dipilih itu wanita berkelas dan seksi. tapi itu bukan tipe ku, Aku sangat muak dengan wanita yang suka merendahkan dirinya demi lawan jenisnya tergoda akan pesona nya. "
"Aku tidak peduli! Siapa yang akan menentang akan pernikahan ku dengan mu. bila ada uang semua akan diam dengan sendirinya."
"Dasar Arrogant, memang nya aku mau apa menikah dengan nya. kalau tidak ada ancaman nya pasti tidak akan terjadi. " Gumam alesha.
"Jangan bergumam sayang, Aku masih bisa mendengar nya. " ucap alex membuat alesha kaget.
__ADS_1
"Sudah pelan masih aja bisa mendengar nya. huuh. "
"Aku bilang aku masih bisa mendengar alesha. "ucap alex gemas.
"Arhhh.. menyebalkan. " Alesha membuang muka ke arah jendela mobil. Tiba-tiba mobil terhenti mendadak. decitan mobil membuat alesha telonjak kaget akibat dengan rem mendadak.
Tanpa babibu lagi Alex langsung membekap mulut alesha dengan bibir nya. ******* dan sedikit menekankan kepala alesha. Ciuman panas yang membara, alex gemas dengan mulut alesha yang tak ada hentinya bergumam.
Kesabarannya Habis sedari tadi tapi alesha tetap berbicara terus menerus. alesha memukul mukul kan dada alex agar ciumannya terlepas. tapi dengan tenaga alex yang kuat alesha tidak bisa melawannya ia pasrah tanpa perlawanan kembali.
Alex melihat alesha tidak melakukan perlawanan merasa senang. ia melakukan dengan lembut kali ini dan sedikit menikmati sensasi rasa yang menyenangkan.
bahkan alesha juga terlena akan perlakuan nya dia seakan menikmati dengan baik.Alex kembali membuat alesha melayang layang . ia memainkan pinggang alesha dan merangkak ke atas dan ke arah leher jenjang alesha yang putih bersih. mengecup dan meninggal kan tanda merah di lehernya. setelah ciuman itu membuat alex menuntut lebih. Alex tersadar dan melepaskan alesha begitu saja dia tidak mau melakukan seintim itu sebelum waktunya.
Mereka terdiam sesaat lalu merapikan pakaiannya. Alex mengatur nafas yang memburu, lalu ia menyalakan mesin mobil dan berjalan kembali.
__ADS_1