
saat Alesha dan Alex sedang menonton tv, tiba-tiba suara pintu di ketuk dari luar. Alex membukakan pintu, ternyata pak sam.
"Ada apa, pak sam.? "
"maaf tuan, mengganggu! saya hanya ingin menyampaikan bahwa di bawah ada tuan besar dengan nyonya. " ucap pak sam.
"kamu turun dulu saja, saya akan menyusul. "
"Baik, tuan. "
pintu di tutup kembali, Alex melangkah ke arah istrinya.lalu duduk di samping alesha.
"siapa? " tanya alesha.
"pak sam, dia bilang ada papa sama mama di bawah. kita turun ke bawah menyambut mereka. "
"Baiklah.. "
Alesha dan Alex turun ke bawah, Alex merangkul pinggang alesha dengan sangat mesra. papa dan mama nya yang melihat kemesraan anaknya merasakan kebahagiaan.
"Apa kabar pa, ma. " ucap alex, lalu memeluk orang tuanya bergantian.
"papa dan mama, baik. Bagaimana dengan mu dan menantuku.? " tanya papa indra.
"Aku dan alesha sangat baik. "
"Halo pa, ma. " ucap Alesha, dia memeluk mama Risa lalu ke papa Indra.
"Baik, sayang. "
"Kenapa tidak pernah hubungi mama? " ucap mama risa.
"Umm.. Akhir-akhir ini memang Alesha sangat sibuk ma. Alesha baru aja wisuda kemarin, mama sama papa nggak dateng? " Ucap alesha dengan sedih.
"Aduhh maafin mama ya sayang. kemarin mama sama papa kan masih di luar negeri jadi nggak bisa datang. " Mama risa dan alesha melangkah ke sofa, mereka duduk bersebelahan.
"Oh ya.. bagaimana dengan rencana bulan madunya? kan kamu sudah selesai sekolah. "
tanya mama Rissa.
"Alex belum ada rencana mau bulan madu ma. tapi, akan alex pikirkan nanti, sekarang ini biarkan alesha istirahat dulu. tapi dalam dekat ini akan alex usahakan untuk pergi bulan madu. " alex langsung memberikan alasan, alesha yang ingin menjawab mengurungkan niatnya.
"Bagaimana kalau ke luar negeri? " usul papa Indra.
"Umm,, nanti alex liat-liat dulu pa, tempat mana yang bagus untuk kita berbulan madu. "
"Ohya.. papa sama mama sudah makan? " tanya Alesha.
"kami sudah makan nak, Oh iya mama bawa hadiah untuk kamu.? "
"Felix, bawa ke sini hadiahnya. " Felix memberikan tote bag berukuran besar dan sedang. Rissa langsung memberikan nya kepada Alesha.
Alesha tercengang dengan isi di dalamnya
__ADS_1
sebuah kunci mobil yang harganya selangit.
"ma, ini kan mahal. " Alesha belum hilang dengan keterkejutan nya, dia membuka kembali tote bag yang berukuran sedang dia menutup mulutnya. satu set perhiasan berlian yang sangat cantik. dia menoleh ke arah mama Rissa matanya sampai ingin loncat dari tempatnya.
"itu buat kamu! Terima yah. "
"Ma, ini berlebihan! bahkan harganya sangat fantastis. "
"Alesha, mama sama papa tidak berlebihan. sewaktu kamu menikah dengan Alex mama sama papa belum kasih kamu hadiah sampai sekarang. bahkan kita juga baru bisa ketemu kembali hari ini, mama kangen tau sama kamu. " ucap Rissa dengan menoel hidung alesha, papa Indra dan Alex tersenyum dengan interaksi mertua dan menantu.
"Makasih ya ma, pa. " ucap Alesha. papa Indra dan mama Rissa mengangguk.
"Mau coba? " tanya Alex.
"Mau! boleh nggak ma alesha liat mobilnya. "
"Boleh dong!! kamu liat-liat dulu mobilnya kalo nggak suka warnanya mama akan gantikan. "
Alesha langsung kegirangan saat mendapatkan kunci mobil yang harganya fantastis dan satu set berlian yang sangat cantik.
Dia langsung keluar dari rumah, melihat mobil sport yang terparkir di halaman rumah. Ya mobil sport berwarna merah yang di kasih mama dan papa mertua nya.
Alesha menyentuh mobil sport nya, dia mengelilingi mobil tersebut lalu membuka kunci. Alesha naik ke dalam mobil, Alex langsung naik dan memberikan arahan kepada Alesha.
Alesha yang sangat pintar langsung paham apa yang di arahkan suaminya. pada dasarnya Alesha sudah mengerti mobil hanya saja ini mobil yang berbeda dan tentunya sangat jauh dari mobil biasanya.
Alesha mencoba mobil sport nya, mereka berjalan keluar halaman rumah. Alex memberikan arahan dan tombol fungsi yang ada di dalam mobil tersebut.
Alesha menancap gas, mobil melaju dengan cepat lalu alesha mengerem nya. benar-benar mobil yang sangat canggih, Alesha sangat suka dengan desain dan warnanya.
"sudah, bagus mobilnya aku suka.! "
"kita masuk kembali ke halaman. "
"Baiklah.. " kini alesha berjalan pelan memasuki halaman rumah.
memarkirkan tepat di sebelah mobil mertuanya.
Mama dan papa nya melihat menantu nya yang senang, mereka tersenyum.
"Bagaimana kamu suka nggak? " tanya papa Indra.
"Suka pa, Alesha suka banget apa lagi warnanya kesukaan alesha ini. "
"Sukurlah kalau begitu, jadi papa dan mama tepat memilih mobilnya. "
Alesha sangat terharu, dia langsung memeluk keduanya. Alex sangat senang melihat nya Orang tua nya bisa menerima alesha yang seadanya.
"masuk yuk.! "
mereka mengangguk dan masuk ke dalam rumah kembali. Di tengah jalan alesha mual, dia langsung berlari ke toilet.
Mama dan papa serta Alex terkejut dengan alesha yang tiba-tiba berlari.
__ADS_1
"Alex kanapa alesha berlari? " tanya Mama Rissa.
"Dia bilang masuk angin ma, Alex belum sempat mengantarkan alesha ke rumah sakit. " jelas Alex.
"Apa alesha nggak apa-apa? "
Alesha berjalan mendekat dengan tangan yang menutupi mulutnya.
"Nak, kamu nggak apa-apa. kita periksa ya! " tanya Mama Rissa cemas.
"Nggak usah ma, Alesha cuma masuk angin aja kok. "
"kamu yakin? " tanya Rissa kembali.
Alesha mengangguk. "iya ma, mungkin karena abis nyobain mobil baru kali ya?? " Alesha terkekeh, membuat mereka yang tadinya cemas menjadi tersenyum karena ulah alesha yang bercanda.
"kamu bisa ada-ada aja. "
"Ohya.. ma, kenapa jessica sama remy nggak ikut? "
"mereka sedang ada urusan, jadi kita dulu yang dateng kesini. "
"Oh gitu.
" pak sam, Ada buah jeruk nggak? " tanya alesha.
"Ada Nona. "
"Tolong! bawa kesini yah aku pengen makan buah soalnya. "
"Baik, Nona. "
pak sam langsung ke dapur, memerintahkan pelayan desi untuk mencuci buah jeruk untuk Nona Alesha.
"Desi, cuci jeruk sampai bersih! jangan sampai ada yang tidak bersih dan jangan sampai berbau sabun juga. kamu cek kembali saat mau di hidangkan jika sudah selesai baru kamu antar kan ke ruang tamu. jangan sampai Nona Alesha tidak mau makan karena keteledoran kamu. " ucap pak sam dengan tegas, dia juga tak mau kalau bawahannya mengulangi kesalahan setelah kejadian saat makan siang.
"Baik, pak sam saya akan mencuci nya dengan bersih. "
Desi telah mencuci semua jeruk dengan bersih lalu mengelapnya sampai kering! tanpa ada satu jeruk pun yang masih basah dan berbau sabun. Lalu dia mengeceknya kembali bahwa buahnya sudah bersih dan layak untuk di makan.
Desi membawanya ke ruang tamu, lalu meletakan buah jeruknya di atas meja.
Alesha yang melihat jeruk yang sangat segar tak sabar untuk memakannya. dia mengupas buah jeruk, lalu memakannya. Alesha merasakan kesegaran dari buah jeruk yang sangat manis.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung..