Arrogant Rich Love

Arrogant Rich Love
61. Bersama jessica.


__ADS_3

Alex, Remy, papa indra dan Ayah Herlan. masuk ke dalam ruangan khusus membuka cctv pada hari di mana alesha hampir di bunuh.


Alex mencoba membuka cctva nya mencari lokasi mana yang di lewati penyusup itu.


Sebuah mobil berwarna hitam yang tiba-tiba berhenti tak jauh dari rumah satu orang turun dari mobil dengan memakai pakaian serba hitam wajahnya sangat tertutup dan memakai topi sebagai penutup.


Lagaknya sangat mencurigakan, dia menengok keadaan sekitarnya karena perumahan elit jadi sangat sepi memudahkan seorang tersebut berleluasa dengan aksinya.


"Siapa dia kira-kira? ada motif apa dia sampai berani masuk dengan cara menyusup.!? " tanya Remy.


"Entahlah.. Aku rasa dia seperti sudah tau letak dan posisinya dia akan masuk ke dalam. " ucap Alex.


"Tunggu! coba di perbesar di bagian muka. " pinta ayah Herlan.


Alex mencoba memperbesar gambarnya dan Memperjelas wajah penyusup. Tapi, hanya bagian mata saja yang keliatan. Alex coba memperbesar bagian plat mobilnya dan mencoba mencari tahu siapa pemilik mobil tersebut.


"Kerja mereka sangat rapi, kasusnya mungkin akan sangat sulit untuk di pecahkan. sepertinya dia hafal dan dia mengintai rumahku semenjak aku pindah. "


"ini tidak bisa di biarkan, nak. bagaimana pun sekarang alesha sedang hamil takut akan terjadi sesuatu lagi di kemudian hari. " ucap papa indra.


"sementara kita sudahi saja diskusi ini, nanti kita sama-sama mencari jalan keluar nya dan


sekarang kita berkumpul untuk menghibur alesha agar tidak berfikiran kemana-mana jangan sampai dia stress karena masalah ini. Ayah akan bantu kamu untuk mencari tau siapa dia dan siapa orang yang di balik masalah ini . " ucap ayah Herlan menyudahi diskusi nya.


"Ayah benar! hari ini anda baru saja bertemu kembali dengan alesha. seharusnya kita berkumpul untuk melepas rasa rindu karena telah lama tak bertemu. "


" kak, Remy juga akan bantu sebisa nya dan akan mencari pakar permasalahan sampai -benar tuntas. "


Alex menatap adik iparnya. "Terima kasih, Remy. "


"Tidak usah berterima kasih kak, ini memang seharusnya aku bantu kakak. "


"ya sudah, ayo kita ke ruang keluarga mereka pasti nungguin kita di bawah. "


Alex membereskan semua nya, lalu berjalan keluar dengan di susul Remy, Papa dan ayah alesha.


***


Mereka berjalan mendekati para istri-istri nya, alesha menatap mereka menuju di mana dia duduk.


"bagaimana dengan rekamannya!? " tanya Risa.


"belum jelas siapa pelakunya, biar nanti alex dan yang lainnya melihat langsung penyusup itu di tempat dia di amankan. "


"Oh.. baiklah. "


Mereka berkumpul memberikan perhatian kecil untuk alesha. Dalam fikiran Rossa sedikit ketakutan mengenai penyusup itu. Mungkin hari lalu anaknya lolos dari maut, Tapi entah esok atau hari-hari ke depannya bahaya apa yang sedang mengintai anak perempuan nya itu.


Risa melihat besannya melamun, menepuk pundaknya.


"jangan risau dan jangan khawatir tentang alesha. Dia akan selalu aman di dekat anakku dan saya pastikan alex mampu melindungi alesha apa lagi dia sedang hamil pasti akan memperketat ke amanan rumah. "

__ADS_1


Rosaa mentap besannya lebih sedikit lega, tidak mungkin menantu yang kaya dan berkuasa membiarkan alesha dalam bahaya. alex pasti akan memilih yang terbaik untuk anaknya itu dalam menjaganya.


"Terima kasih, telah menguatkan ku. "


"Sama-sama, alesha juga menantu saya jika ada apa-apa dengan alesha. saya juga akan turun tangan untuk melindunginya. "


Rossa mengangguk paham biarlah hari ini untuk melepaskan rindu kepada anak perempuan nya.


šŸƒšŸƒšŸƒšŸƒ


sore hari~


Alex siap-siap untuk pergi ke suatu tempat di mana penyusup itu berada. mengecek senjata api dengan baik lalu masukan ke dalam jas nya.


Alesha yang baru masuk bingung dengan suaminya yang telah rapi dengan memakai pakaian kantor.


'' Rapi sekali? memang nya ada kerjaan di kantor!? " tanya alesha.


Alex menoleh ke alesha lalu menghadap ke wajahnya.


"Iya! tapi hanya sebentar di kantor kamu tidak apa-apa kan di rumah sendirian. "


Alesha mengedipkan mata beberapa kali.


"Tapi, aku~"


"Sayang, hanya sebentar saja aku janji tidak akan lama. " rayunya.


"iya! ohya aku lupa, jessica akan menginap di sini satu hari karena Remy ada kerjaan sampai besok. "


"Really??? "


"Emm.. kamu bisa ngobrol banyak dengan jessica di bawah oke. "


Alesha mengangguk, alex dan alesha turun dari lantai atas menuju ke ruang tamu yang menyisakan jessica yang sedang bermain handphone.


"Jessy~ "


Jessica menoleh, melihat kakaknya dan alesha yang berdiri di samping jessica duduk.


"kamu mau kemana kak, rapi banget!? " tanya jessica dengan heran.


"kakak ada urusan sebentar! kamu jaga kakak iparmu di rumah."


"Oke, tapi ada satu syarat! "


"Apa? "


"belikan aku ayam pedas 3 box jumbo. Bagaimana!?"


"Huh! baiklah nanti pak sam yang akan mengantarkan pesanan mu.! "

__ADS_1


"Oke, deal. "


"Ya sudah, sayang aku pergi dulu yah. " pamit alex ke alesha.


"iyah, Hati-hati di jalan. " Alex mencium kening alesha dengan mesra lalu turun ke hidung dan bibir mungilnya. Jessica membuang muka saat kakaknya dan kakak ipar nya bermesraan di depan matanya.


"Huh!.. kalian ini membuat mata ku sakit saja! " ucap jessica kesal dengan kelakuan kakaknya.


"iri yah.. kasian adikku yang jelek ini.!! "


"Kakak yang jelek! blee.. " balas jessica dengan menjulurkan lidahnya ke Alex.


Alex tak menghiraukan adiknya lagi dia langsung berjalan pergi ke luar rumah, alesha melihat Alex sudah pergi dia lalu duduk di sebelah jessica.


"Kak Alex mau pergi kemana? " tanya jessica dengan penasaran.


"Alex akan pergi ke kantor sebentar. "


"kamu yakin! kalau kak Alex hanya pergi ke kantor? " tanyanya dengan meragukan kejujuran kakaknya.


"Aku yakin! walau pun dia tidak pergi ke sana pun aku selalu berdo'a agar dia tetap dilindungi oleh Tuhan. "


"kau sangat berbakti dan solehah terhadap kakakku! Kak alex sangat beruntung mendapatkan mu dan pasti dia tak akan pernah menyesal sudah memiliki mu!? "


Alesha tersenyum, bukan alex yang tak akan menyesal menikahi diriku jessica! akulah yang sangat beruntung menjadi wanita yang di cintainya. Aku merasa bersyukur bahwa aku wanita pertama yang dia sentuh membuat aku merasa wanita yang paling berharga di depan alex. kakakmu sangat mengerti aku walau pun dengan cara yang salah dan suka pemaksa itu. (batin alesha.)


"Anyways.. Remy ada kerjaan dimana? "


" Dia ada kerjaan di kota B, kamu tau sendiri kan bisnis dia waktu belum menikah dengan aku. Sekarang, bisnis nya sangat berkembang pesat ales aku tak menyangka yang semula bisnis kecil-kecilan sekarang menjadi besar dan sangat di minati para muda-mudi jaman sekarang. "


"syukurlah! aku sangat senang mendengar nya..."


....Ohya, bagaimana dengan kita berliburan bersama pasti akan seru!?" usul alesha.


"Emm.. ide bagus! bagaimana kalau lusa? "


"Oke! nanti aku bicarakan dengan Alex. "


" Sip deh.. "


mereka lanjutkan mengobrol nya dengan asik. mereka bercerita masa-masa dulu, alesha lebih banyak tertawa sampai ter batuk-batuk.


sebagian para pelayan ikut senang melihat nona mudanya tertawa bahagia. baru kali ini mereka melihat tawa nona nya tertawa lepas bersama nona jessica.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2