
"Apakah Anda ingin tahu? Jika Alesha Adalah wanita terpopuler di sekolah. dan pastinya karna cantik mulus, banyak cowok yang suka dengan nya. " Celetuk Lily dengan polos.
membuat Dewi geregetan sedari tadi jika ini bukan Acara Wedding temannya sudah ia timpuk sedari tadi.
Dewi melototkan matanya ke Arah Lily, Mengisyaratkan untuk Diam . tapi masih belum diam juga mulutnya. Ternyata dengan cara seperti itu tidak mempan,
"Alesha juga murid pintar! Umm,, juga lebih di sukai semua guru. " Imbuhnya.
Alesha menahan kesal sedari tadi mendengar temannya Lily membocorkan tentang dirinya di depan Alex. Nasib punya teman ember yang tidak bisa menjaga Kepribadian temannya.
Dewi melihat Alesha menahan kesal menginjak kaki Lily.
"Aww,, Aww. Kenapa kau menginjakku? " tanya Lily.
"Umm,, Sorry. Aku tidak melihat kakimu tadi. "
kilah Dewi.
"Ahh,, Kau pasti Sengaja. Ya kan. " Tuduh Lily.
Alex tertawa kecil melihat dua remaja di depan nya. Kenapa teman istri nya tidak bisa diam dan suka sekali berdebat.
"Umm,, Yeah Aku tau,itu pasti karena Alesha memang cantik. " terang Alex.
"Tapi Pastikan kalian menjaga dia, Agar tidak di dekati pria lain selain diriku. jika Ada yang menganggu dia Lapor padaku. Oke.? " imbuh nya.
"Kau tenang saja tuan, Akan kita jaga dia dengan baik. Ya kan Wi.? " tanya Lily pada Dewi
"Ya,, Ya. " menjawab dengan malas.
"Tuan, Apa aku boleh tanya? " tanya lily.
"Ya, silakan. Apa yang kau mau tanya kan.? "
jawab Alex.
"Apa kau punya wanita sebelum nya? Atau pernah tidur mungkin?" Tanyanya dengan polos membuat semua Diam. Alesha juga tidak bisa menghentikan Temannya yang ceplas-ceplos.
" Stop it. Lily? " Dewi ingin menghentikan pertanyaan yang membuat sekitar orang canggung.
Alesha Menghala nafas tidak bisa menghentikan makhluk satu ini yang memang butuh kesabaran lebih.
"Tak Apa! Akan aku jawab pertanyaan Lily? Aku tidak punya wanita sebelum nya. Tapi ada banyak wanita yang pernah dijodohkan dengan ku sebelumnya. Tapi aku menolak. and partner tidur tidak karena aku menjaga image keluarga " terang Alex dengan jelas.
__ADS_1
Lily menganggukkan* saja. Dewi juga hanya menghela nafas berat.
"Umm,, Aku pergi ke toilet sebentar. " Alesha izin pergi.
"Ah,, ya. Apa mau di temani? " tanya Alex.
"No, Aku bisa sendiri. " jawab Alesha.
"Okay."
Alesha pergi melangkah ke toilet. Di dalam toilet dia membuang air kecil lalu ia membasuh tangan nya di wastafel. Melihat ke cermin dan berdialog sendiri dengan bayangannya.
"Uhh,, Oke. Aku harus lupakan semua Tentang kenzo. Dan menjalani kehidupan baru dengan Alex, Aku akan berusaha untuk berubah menjadi lebih baik dan berusaha mencintai nya. Mungkin ini yang terbaik untuk aku dan kenzo.
Aku tidak bisa seperti ini terus menerus, terbayang dengan orang yang telah aku khianati. Huhh Oke tenang dan santai. "
Alesha menyudahi dan melangkah keluar dari toilet. Tapi Di sana Ada Remy yang sedari tadi menunggu Alesha keluar dari toilet. Alesha sangat terkejut mendapati Adik ipar Alex berdiri di depan pintu.
"Alesha,, Apa kita bisa bicara? " tanya Remy.
"Umm,, Remy. Ini tidak tepat untuk kita bicara? " jawab alesha.
"Sebentar, Hanya Sebentar Aku ada yang ingin aku tanyakan. Oke, Lima menit saja.? " Remy menjegah alesha agar tak pergi dulu. sebelum dia mendapatkan jawabnya.
"Remy, Plis nanti saja. Oke? Akan aku Atur waktu kita bertemu dan mengobrol. Biarkan aku pergi? jika bawahan Alex tau kita bicara disini akan menimbulkan masalah? " Alesha memohon.
šššš
Alesha bergabung lagi dengan Alex dan dua temannya. Para bodyguard juga sigap untuk berjaga-jaga di sekitar Boss nya.
Acara berakhir para tamu sedikit demi sedikit pamit pulang. dan tiba tamu yang tak asing, orang tua Luisa.
"Congrats Mr. Alex." Ucap Brata.
Alex menoleh ternyata Papa nya Luisa.
"Thank you Mr. Brata. " jawab Alex.
" Saya Kira Luisa yang akan menjadi pengantin wanita nya ternyata dugaan saya salah. "Ucap Brata dengan kecewa. Ingin Menjadi bagian keluarga Dornan, Tapi Nasibnya tidak memihak pada nya.
" Saya Minta maaf Atas penolakan saya? Jujur saya tidak suka dengan perjodohan yang papa saya buat. Sekali lagi saya minta maaf. "
"Ya tak Apa, Itu hak Anda.? "
__ADS_1
Alex Dornan Sedang berbincang dengan Mr. Brata. Orang tua Alex Melihat Anaknya berbicara dengan teman Kolage, Melangkah ke arah nya.
"Hai, Mr. Brata. " Mr. Brata menoleh mendapatkan Indra menuju ke arah dimana dia berdiri.
"Oh Hallo Mr. Indra Selamat Atas pernikahannya Alex. "
"Oh thank you Mr. Brata, And I'm Sorry. Kita tidak bisa melanjutkan perjodohan nya waktu itu. Luisa pasti sangat kecewa. " Ucap Indra dengan tak enak Hati dengan Brata.
"Umm,, its Oke Mr. Indra. Mungkin belum jodoh nya. Kita Hanya rencana saja, Tapi Alex tidak menerima perjodohan. ia lebih memilih wanita yang lebih cantik tentu nya. " Jawab Brata dengan tawa kecil.
"Terima kasih telah Memaklumi kami. Semoga Luisa mendapatkan yang lebih baik dari Alex. " Ucap Indra dengan merangkul bahu Brata.
Mereka lalu membahas tentang pekerjaan. Alex menyingkir dan mendatangi Alesha yang sedang berbicara dengan keluarga nya.
ššš
" Sayang, ingat kamu sudah menjadi istri Seorang Milyader artinya kamu harus menurut apa yang Suamimu perintah kan. " Ucap Ibu Rossa.
"Ya Aku mengerti. "
"Kak, Jangan Lupa nanti sering Main ke rumah. Oke? Aku pasti akan kesepian. " Ucap Lisa dengan sedih.
"Oke, Akan aku usahakan. " jawab Alesha.
"Nak, Ayah pesan Jangan bertemu lagi dengan Kenzo. Kau dan dia Sudah berakhir, Jangan sampai Membuat Alex marah.! " Ucap Herlan menegaskan putri nya agar tak melewati batas. karena dia sudah menjadi istri orang.
"Umm,, iya Ayah. Aku akan berusaha melupakan nya. Ayah tak perlu khawatir lagi. Oke? " Jawab Alesha.
Risa Mertua Alesha datang bergabung pun juga Alex.
"Besan, Apa Anda Akan menginap Di sini? tanya Risa.
" Ah mungkin Lain kali saja Besan, Besok Suami saya akan sibuk dengan pekerjaan nya. "
"Ehh,, Begitu yah? Jika anda perlu bantu tak apa bilang saja pada ku? " tawar Risa.
"Terima kasih tawaran nya. "
Risa Menoleh ke arah Alesha seperti kelelahan ia berinisiatif untuk mempersilahkan menantunya istirahat terlebih dahulu.
"Sayang, Apa kamu lelah? Jika iya, kau boleh istirahat di kamar. Alex bawa Istri mu, Mungkin dia kecapean. "
"Ayo Alesha. " Alex menggandeng tangan alesha untuk masuk ke dalam rumah. Dia juga sangat lelah karna menyambut semua tamu undangan. Acara Sederhana saja sudah Lelah bagaimana jika Acaranya Mewah dan megah? Alex tidak bisa membayangkan Seperti Apa capeknya.
__ADS_1
šššš
Bersambung....