
Alesha selesai dengan seragam nya yang baru. Dan memakai kan Fondacion di area tengkuk leher untuk menutupi tanda ciuman panas bersama alex.Dia keluar dari kamar menuju ruang tamu di mana alex menunggu dirinya. Alex memandang alesha dengan kagum dan mengamati penampilan nya sekarang alesha boleh sekolah.
"Ayo.. aku sudah terlambat ini. "
"Ya baiklah. "
š¹š¹š¹
Mereka berjalan keluar dengan berdampingan alex merangkul pinggang alesha dengan mesra. Orang yang berlalu lalang melihat kearah nya. berasumsi dengan fikiran nya masing-masing. bagaimana bisa seorang pria berpakaian Jaz mahal seperti bos-bos yang disegani merangkul anak gadis SMA dengan mesra. dan sebagian orang merasa iri dengan alesha bagaimana tidak dia menggandeng bos besar yang berumur sudah tiga puluh tujuh tahun nan.Apakah pria itu pedofil? kata orang yang melihat mereka.
Entahlah Apa yang mereka fikirkan dan berasumsi sendiri. Alex tak peduli dengan pandangan aneh yang di tunjukkan pada nya. Alex fokus berjalan menuju mobil mewahnya, mobil yang ia tumpangi keluar dari apartemen dan membelah jalanan yang lumayan banyak pengendara berlalu lalang.
Sekolah Alesha lumayan dekat dengan apartemen alex hingga tidak perlu membuang waktu lebih banyak.
Sekolah SMA GARUDA.
Mereka telah sampai di sekolah menengah atas di kawasan tengah Kota. Alex mengantar alesha sampai di depan kelas di sana sudah ada guru yang sedang mengajar muridnya. Guru melihat alesha dan pria di samping nya menjeda pengajaran nya. Guru itu berjalan ke arah mereka, membuat para murid lain juga penasaran. Murid wanita melihat temannya bersama pria tampan berteriak kegirangan membuat gaduh dikelas. membuat mereka iri dengan alesha.
Guru Matematika melihat pria di samping alesha langsung menunduk hormat. Ya, Alex Dornan adalah salah satu pemilik sekolah SMA GARUDA yang terkenal dengan siswa-siswi nya berprestasi.
"Maaf Pak, saya terlambat. " kata alesha sedikit takut karena guru didepan nya adalah guru yang taat kedisiplinan.
"Ah iya, kamu boleh masuk dan bisa mengikuti pelajaran saya. " ucap pak jaka dia sedikit lembut karena ada pria yang membuat dirinya menghormati.
"Masuk dan jangan nakal.. "
Alex lalu membisikan di telinga alesha" jangan dekat-dekat dengan pria lain aku mengawasi mu mengerti. " Alesha hanya mengangguk saja sebagai jawabannya Dan pergi masuk kedalam kelas.
"saya permisi pak. " alex berpamitan.
"Iya Mr. alex silahkan. " ucap pak Jaka dengan sopan.
š¦š¦š¦
__ADS_1
Alesha duduk di bangku barisan tengah, teman sebangku nya memberondong pertanyaan siapa pria tadi.
"Alesha, siapa pria tadi yang bersama kamu. " tanya lily teman sebangku nya.
"Jangan bilang dia Sugar daddy mu sha. " tanya dewi dengan diangguki oleh lily.
"betul itu wi. bagaimana bisa teman kita ini di antar sama pria dewasa ke depan kelas. apa lagi dia seperti bos besar Kalau bukan sugar daddy terus apa.? " Ucap Lily dengan polos.
Alesha sampai bingung untuk menceritakan yang sebenarnya. "Dia hanya,,Emm,,emm. Ahh Nanti saja deh aku cerita nya. "Ucap alesha.
"Oke Aku tunggu penjelasan mu. kamu hutang penjelasan pada kita ber dua kali ini alesha..
"Kita lanjutkan ya anak-anak. sampai mana tadi Bapak menjelaskan ya. " pak jaka sibuk membolak-balikan buku yang ia sedari tadi dia pegang.
Suara pak jaka yang tiba-tiba, membuat geng alesha terlonjak kaget dan mereka buru-buru menghadap ke depan. memulai pelajaran dengan fokus.
Tapi alesha tidak memperhatikan guru yang sedang menerangkan pelajaran yang di sampai kan gurunya. Alesha terbayang adegan panasnya di meja makan. Dia merasa bahwa Tidak bisa bertahan dengan hubungan nya dengan kenzo. Alex bertindak lebih cepat, membuat dirinya lupa akan keberadaan Kenzo .
Bagaimana tidak Alex selalu membuat kejutan yang tak terduga. Setiap hari membuat dirinya melayang akan pesona nya dan membuat hati ini mudah tergoyahkan.
š¦š¦š¦
Tak terasa jam pelajaran selesai, Tapi alesha masih terdiam diri. Hingga teman sebangku nya menyadarkan alesha.
"Sha Are you Oke? " tanya Lily.
"emm,, I'm Oke. " kilah alesha.
"If you have a problem you can tell us sha."
(jika kamu ada masalah kamu boleh cerita sama kita sha. ) Ucap Lily.
"Don't think you're okay.! " ( Jangan merasa kamu sendiri oke. ). Imbuhnya lagi ucapan Lily.
__ADS_1
"Aku bingung bagaimana menceritakan ini kepada kalian? I think I'm such a coward. "
/Aku rasa, Aku seperti seorang pengecut/.Kata Alesha.
" jika kamu menceritakan masalah kamu ke kita Mungkin saja kita akan bantu menunjukkan jalan keluar masalah ini sha. " kata dewi dengan di setujui Lily. "Dan beban masalah kamu akan berkurang. "imbuhnya kata Lily.
"Kalian benar, Aku juga masih butuh kalian untuk mencari kan solusi masalah ini. " kata alesha.
"Baiklah, kita ke Rooftop saja bagaimana? disana tidak ada murid yang akan ganggu kita." Usul dewi.
"Okey" kata alesha dan Lily bersamaan setuju dengan usul dewi.
Mereka bertiga berjalan beriringan dengan kompak. mereka menuju ke Rooftop sekolah disana Lebih nyaman dan tidak ada suara gaduh dari murid yang lain.
***
Mereka telah sampai dan duduk melingkar di atas kursi yang tak terpakai. Mereka sempat diam beberapa menit dan alesha menghela napas panjang agar lebih rileks.
"Hubungan ku sudah berakhir dengan Kenzo, Aku terpaksa mengakhiri hubungan ini dengan nya. " kata alesha.
"Whatt." mereka kaget dengan bersamaan.
Bagaimana bisa! mereka tak pernah bertengkar hubungan nya baik-baik saja. kenapa alesha bilang terpaksa dan mengakhiri hubungan nya berbicara dengan sedih.
" Selama ini bukanya hubungan kamu baik-baik saja sha, kenapa bisa seperti ini? "tanya dewi.
" Bagaimana nasib kenzo sha, Aku dengar dia kecelakaan mobil saat dia akan bekerja paruh waktunya."kata Lily.
Di saat Alesha akan menjelaskan lagi tiba-tiba ada suara kegaduhan. dari gudang membuat alesha menunda pembicaraan nya. Tenyata....
ššš
Bersambung....
__ADS_1