Arrogant Rich Love

Arrogant Rich Love
24. Wedding day 4.


__ADS_3

Setelah ke pergiannya Alesha & Alex. Para Orang tua mengobrol dan bercerita tentang Alesha & Alex kedepannya Seperti apa Nanti. Tiba-tiba Dewi & Lily menemui Orang tua Alesha. pamit pulang, karena sedari tadi Mereka mencari Alesha. Tapi tak nampak Batang hidungnya di Outdoor pernikahan.


"Tante, Om. kita Mau pamit pulang. Kita tidak Menemukan Alesha karna kita ke toilet tadi. Kita tak sempet Pamit . " Ucap Lily.


" Ah,, Iya. Alesha tadi masuk bersama Alex, Alesha Sangat pucat karena kelelahan sayang. Ya sudah kalian Hati-hati di jalan ya. "Ucap Rossa.


" Iya tante, Om. Kami permisi pulang." Ucap Dewi & Lily Bersamaan. Orang tua alesha Lisa, dan Orang tua Alex hanya senyum dan mengangguk.


šŸšŸšŸ


Orang tua Alesha juga berpamitan pulang ke rumah. Menyerahkan Tanggung jawab dirinya kepada keluarga Dornan. Alesha Anak perempuan yang paling di sayangnya. Herlan Telah Merelakan Alesha Hidup bersama keluarga barunya.


"Saya titip Anak saya Mrs. Indra. Alesha sedikit punya tempramen yang buruk. Dia juga merupakan Anak kesayangan saya. Sedari kecil ia sangat di manjakan jadi Anaknya agak susah di atur. Maafkan kekurangan Anak saya Mrs. Rissa. "Ucap Herlan.


"Tidak Apa-apa, Nama nya juga masih remaja tempramen nya memang masih labil saya Maklumin Pak Herlan. Dan keluarga besar kami Akan selalu menyayangi nya. Bagaimanapun juga Dia juga menantu saya. Juga istri dari Anak saya Alex." Ucap Rissa


"Terima kasih telah Menerima putri kami dengan baik. Tolong bimbing Dia dengan baik Mrs. Rissa. Jika Ada kesalahan yang dia perbuatan Tolong bimbingannya. " Ucap Herlan lagi.


"Anda tidak usah khawatir Alesha Akan Kami jaga semestinya pak? Alesha sudah kami anggap Anak perempuan saya sendiri. Karena Saya juga sangat menyukai Anak perempuan. " Ucap Rissa.


Mr. Indra Mendekati Sang istri yang sedang Asik Mengobrol dengan besan.


"Sepertinya Asik Mengobrol. " Tanya Indra.


"Ah iya Kami banyak mengobrol tadi Dengan Istri Bapak. Umm,, kami pamit pulang Mr."


"Kenapa Anda Buru-buru sekali pak? Apa tak sebaiknya menginap saja pak? " Tanya mr. Indra.


"Tidak, Lain kali saja kami akan berkunjung Mr. Indra. Ada banyak pekerjaan yang sudah menanti. Sekali lagi saya minta maaf tawaran Anda. "


"Umm,, Ya baiklah, Hati-hati di jalan pak. " Ucap


mr. Indra yang diangguki istri nya.


Herlan, Rossa dan Lisa Berjalan Menuju Mobil. Mereka Masuk kedalam mobil.


"Kami duluan ." Mr. Indra mengangguk Dan melambaikan Tangan tanda berpisah. Mobil yang di tumpangi Oleh keluarga Alesha meninggal kan pekarangan rumah Alex.


šŸšŸšŸšŸ

__ADS_1


Ruang Tamu.


"Pah, Orang tua nya kak Alesha sudah pulang? " Tanya Jessica.


"Iya mereka sudah pulang, Tadi papah nawari agar menginap. tapi Pak Herlan menolak Karena ada banyak kerjaan, Sayang. " Jawab Sang Ayah. Jessica menganggukkan - Anggukan kepala tanda mengerti.


"Kamu Juga Istirahat Sayang, Kamu juga pasti Capek kan. " Tanya sang Ibu.


"Ya, Jessica juga sangat Capek Hari ini Mah. Ya sudah Jessica masuk ke Kamar dulu. "


"Remy juga Pah, Mah. Udah gerah banget sedari tadi. " Ucap Remy.


" Ya silakan. " Ucap Indra mempersilahkan menantu dan anak nya istirahat.


Jessica dan Remy masuk kedalam kamar mereka. Tinggal Papah dan Mamah nya yang masih di Ruang Tamu.


"Pah, Bagaimana dengan Luisa? pasti dia sangat kecewa pada kita. Kita Telah membatalkan perjodohan ini dengan sepihak dan tanpa bicara dulu dengan nya. " Tanya Rissa.


"Papah juga khawatir jika Luisa akan berbuat tidak baik nantinya Mah? Juga pasti sangat Terluka. Papa juga tak menyangka Alex akan memperkenalkan wanita lain dan menikahinya. " Jawab Indra.


"Mamah tidak bisa berbuat Apa-apa karena Alex Sangat dingin dengan Luisa. " Rissa memijit kepala nya yang sedikit pusing.


šŸšŸšŸšŸ


Ceklek


Pintu kamar mandi terbuka Alex telah selesai kegiatan mandinya. Alesha Mendongakkan kepalanya lalu membuang muka ke samping. Pipinya merah Menahan Malu melihat suaminya keluar hanya menggunakan Handuk yang melilit di pinggang nya hingga dada kekarnya terpampang.


Tangan satunya sibuk menggosokkan kepala yang basah. Alex melangkah Mendekati Alesha Melihat pipinya yang memerah.


"Pipimu Kenapa Merah? " TanyaAlex.


"Umm,, Tidak. ini hanya Kepanasan." Jawabanya terdengar Aneh di telinga Alex. Bagaimana bisa Ac Kamar sudah menyala Kenapa Alesha merasa kepanasan.?


Alex Menaikan satu Alis mata nya. "Panas? Ini sudah dingin Ac juga Nyala Kenapa kau Bilang Panas?."tanya Alex.


Alesha Menghela nafas pelan. Dia juga bingung Bagaimana cara bicara nya, Agar Alex segera pergi Di hadapannya. Karena ia tak Kuat melihat Perut dan dadanya.


" Umm,, Gaunnya terlalu tebal jadi Agak panas. Uh,, Aku juga minta Tolong bukakan Sleting Gaun ku. tangan ku tak sampai. " Tolong alesha Dengan Raut memohon.

__ADS_1


Alex justru tertawa membuat Alesha bingung. Apa yang lucu sehingga suaminya menertawakan dirinya.


"Apa ada yang lucu?. " tanya Alesha.


Dengan Masih tersisa tawanya Alex Maju satu langkah ke Arah Alesha. "Kamu sudah pendek ,tangan kecil membuka baju saja tak sampai? "


Alesha mendengar penghinaan dari Alex langsung melotot. "Aku minta tolong bukan untuk menghina Dasar tiang listrik. " sungut Alesha.


Alex tak trima di sebut tiang listrik melotot. Dia meraih pinggang Alesha hingga bertabrakan. Alesha melotot dan berusaha melepaskan tangan Alex yang melingkar di pinggangnya.


"Apa kamu bilang? kau bilang Aku tiang listrik Apa mata mu sakit?. Suamimu ini Pria paling Tampan, Kau tau. " terang Alex.


"Aku bilang kau Seperti tiang listrik, Tinggi nya saja Sudah Overdosis Tau? Tampan dari mananya jika Ada wanita bilang kau Tampan. Mungkin dia yang sakit mata. " Jawab Alesha dengan tengil.


"Ayo cepat buka kan sleting gaunnya. Aku gerah Pengen Cepat Mandi. " imbuh nya.


Alex diam, Dia baru menyadari jika Alesha Sangat Cerewet dan pemarah. Ia tersenyum dan menggeleng kan kepala. Lalu dia membalikan badan Alesha. Meraih Sleting Gaunnya dengan pelan ia membuka nya. Alex tertegun beberapa detik dan Menelan saliva dengan susah. Alex melihat punggung Alesha yang putih bersih.


Jarinya tak sadar menyentuh punggung alesha tapi detik berikut nya ia menyudahi aksinya.


Alesha membalikkan badan lalu melangkah menuju ke dalam kamar mandi.


" Terima Kasih. "


Alex Masih terdiam matanya masih menatap pintu kamar mandi, yang sudah tertutup. Alex lalu melangkah ke arah lemari mengambil baju dan segera memakai nya.


Sambil menunggu Alesha selesai mandi. Alex melangkah ke arah lemari yang isi nya banyak minuman Alkohol. Berbagai macam jenis Wine Berkualitas tinggi Dan Harga yang Fantastis. Ada Banyak Champagne termahal, Ada The Winston Cocktail ,Diva Vodka, the Dalmore 62 dan Masih banyak lagi.


Alex mengambil jenis Diva Vodka. Vodka adalah sejenis Alkohol Berkadar Yang lumayan tinggi, Bening dan tidak berwarna. ia Menuangkan Ke gelas kecil lalu meminumnya dengan satu kali Tegukan.


šŸšŸšŸšŸ


Bersambung...


Hallo para Readers.


Aku minta maaf jika novel ini sedikit berantakan.Akj tak fokus karena ada bocil yang perusuh. Saya usahakan Akan lebih teliti lagi dan memuaskan kalian para pembaca.


Terima kasih telah berkunjung. jangan lupa like nya ya.

__ADS_1


__ADS_2