
"Tapi alex, tante khawatir kenzo tidak akan menerima dengan perihal kamu dan Alesha menikah. tante sangat khawatir jika kenzo akan berbuat nekat di suatu hari nanti. " ucap tante Rosa.
Alex tertawa kecil dan bicara menyakinkan tante Rosa. "Alesha akan baik-baik saja bersama denganku. masalah kenzo itu akan saya fikirkan nanti. "
Tante rosa mendengar nya dengan sedikit lebih lega. kekhawatiran nya sedikit berkurang semoga apa yang di fikir nya hanya persaan saja.
"Tante, saya ada sedikit perkerjaan yang tertunda. Jadi saya pamit pulang dan Alesha tetap akan bersama saya hingga hari pernikahan tiba. " Ucap alex.
"Sebenarnya apa alasan kamu agar alesha bersama mu? bukankah lebih baik Alesha tinggal bersama kita di sini?." tanya tante Rosa.
" Alasan saya adalah agar alesha lupa segala kenangan bersama kekasih nya yang dulu. dan saya berjanji akan membuat putrimu bahagia. "
ucap alex dengan sungguh-sungguh.
"Ya! baiklah. saya harap alesha juga mencintai mu.Jaga baik-baik dia alex. "Alex mengangguk mengerti.
"Ayo Alesha kita pulang. "
"Tapi aku masih ingin di sini! aku juga masih kangen dengan keluarga. " dengan raut muka yang sedih membuat alex gemas.
"Kapan-kapan lagi kita akan berkunjung ke sini Oke. " alex sedikit merayu.
Alesha menoleh ke arah ibu nya dan mengangguk agar menuruti perkataan alex.
dengan berat hati alesha akhirnya mau pulang bersama alex. Alesha melangkah ke arah ibu dan memeluk dengan rasa sedih.
"Turuti Apa yang calon suami kamu ucapkan, jangan pernah membantah dengan perintah nya alesha. ibu harap kamu bahagia dengan alex, ibu melihat ketulusan darinya. "
alesha mengangguk."Alesha pamit ya bu, Lisa tolong jaga ibu dan ayah untuk kakak. "
"Kakak tidak usah khawatir mereka akan aman"
"Saya pamit pulang dulu tante Salam buat Om. saya tidak bisa menunggu beliau pulang kerja. "
__ADS_1
"Tidak apa-apa, nanti saya sampai kan salam nya. " Alesha masuk ke dalam mobil dan melambaikan tangan perpisahan. ibu Rosa dan lisa juga serupa. "Hati-hati " Ucap sang ibu.
Mobil keluar dari pekarangan rumah. melaju dengan kecepan normal. Di dalam mobil alesha bertanya dengan alex.
" aku ingin sekolah besok. " ucap alesha. dia merasa bosan dua hari hanya diam diri bersama nya di dalam apartemen.
Alex menoleh ke samping. "Baiklah besok kamu boleh sekolah, Tapi ada syaratnya. bagaimana? "
"Kenapa kamu selalu mempersulit diriku? Aku hanya ingin sekolah. "
"Oke, Tapi syarat yang harus kamu patuhi. Besok kamu sekolah tapi aku yang akan ngantar jemput kamu ke sekolah atau frans bagaimana? "
Dengan pasrah alesha meng iyakan."Ya baiklah. "
"Ingat di sekolah kamu hanya mengikuti pelajaran. jangan dekat dengan laki-laki lain ingat ada hukuman jika kamu melanggar nya. "
"Iya iya bawel. kamu ini laki-laki apa perempuan cerewet sekali. " Alex mendengar kekesalan alesha tersenyum.
ššššš
Alesha berdiri di depan cermin besar dia sudah memakai seragam sekolah Putih Abu-Abu. Seragam yang ngepas dan rok pendek di atas lutut. alesha mengoreksi riasan tipis nya dan memakai lipcream warna nude pas untuk bibir alesha yang mungil.
"Perfect.. Aahh akhirnya aku bisa masuk sekolah lagi. " dengan riang alesha menari ke sana ke mari. dia rasa akan terbebas jika bersekolah dan tidak akan selalu di awasi oleh alex.
Alesha keluar dari kamar dan menuju ke arah dapur untuk sarapan. Tapi, di sana alex sudah menunggu dan memandang alesha dengan pandangan mengintimidasi . alesha merasa di intimadasi oleh Alex melihat dirinya sendiri berhenti berjalan dan berdiri lima langkah dari dimana Alex duduk.apakah ada yang salah dengan dirinya atau pakaian seragam nya.
"Kau kenapa melihat ku seperti itu. " tanya alesha bingung.
"Kau ini mau sekolah atau mau menggoda semua pria di sekolah? kenapa kau pakai seragam yang kekurangan bahan. " tanya alex dengan sedikit marah.
Alesha melihat ada kemarahan di mata alex sedikit takut. "Memang kenapa? aku memang biasa pakai seragam ini. "
"Ganti seragam mu, aku tidak mengizinkan kamu sekolah dengan berpakaian seperti ini. " tanya Alex melangkah menuju di mana dia berdiri.
__ADS_1
Dan berbisik di telinga alesha " Apa kau sedang menggoda ku.? "
Alex langsung mengangkat tubuh mungil alesha dan mendudukkan di atas meja makan. pelayan melihat tuannya bermesraan pergi dari dapur dan melanjutkan pekerjaan lain.
Alesha masih membeku atas tindakan Alex dan mereka saling menatap mata dengan waktu yang lama. tangan alex membelai pipi alesha dan membuat alesha terbuai dengan belaian lembut nya. Alex memegang tengkuk leher alesha dan satunya memegang pinggang ramping alesha.
Dengan pelan Alex mengecup bibir alesha. dan sedikit memainkan nya dengan lembut, mereka saling berbalas alesha sudah terbuai dari permainan Alex. memainkan lidah Lebih dalam dan menikmati sensasi permainan nya.
Berbagi saliva lama kelamaan menjadi buas dan semakin membara. satu persatu kancing baju terlepas, turun dan mengecup tengkuk leher hingga tanda merah di mana-mana.
Lipstik sudah tak lagi utuh riasan sedikit berantakan, Baju keduanya sudah tak lagi rapih. alesha bahkan tak lagi berfikir jernih dan seolah terhipnotis di hadapan alex. ia memandang alex satu kata untuk nya "Tampan"
dia memandang alex dengan perasaan entah apa artinya.
Alesha Merasa nyaman di dekatnya. Sedikit merasa gugup dan jantung berdebar lebih cepat. tanpa dia sadari ada rasa tersimpan di dalam hati yang terdalam untuk alex.
Dan sedikit lupa dengan kekasih nya kenzo. Alex memang jago membuat lawan jenis nya takluk dengan cepat. Dia harap alesha bisa melupakan kenzo tanpa paksaan. Alex hanya butuh waktu untuk menguasai hati alesha dengan cepat.
Jika sudah menguasai Hatinya dia juga akan gampang membuat alesha menurut.
"Rapihkan lagi riasanmu dan ganti baju baru yang lebih besar jangan sampai aku melihat kamu memakai baju seperti itu lagi.
"Tapi waktu nya tak cukup aku bisa terlambat nanti. "
"Aku yang akan mengantar kamu sampai depan kelas. jangan takut di hukum oleh guru, itu urusan aku mengerti.
pelayan bantu alesha ganti baju seragam dan sedikit di dandani agar tak pucat. "
" Baik tuan, Mari nona saya bantu. "
Alesha mengikuti pelayan dan menuruti apa yang tadi alex perintahkan.
š·š·š·š·š·š·
__ADS_1
Bersambung...