Arrogant Rich Love

Arrogant Rich Love
47. Pulang.


__ADS_3

papa Indra melihat jam di tangan kirinya, lumayan lama mereka bermain ke rumah sulung, lebih banyak mengobrol dan mengobati rasa rindu dengan anak sulung dan menantunya.


"Ma, sudah malam! ayo kita pulang. " ucap papa Indra.


"Huh?? iyakah? perasaan mama baru aja duduk pa, kan mama masih kangen loh. " ucap mama Rissa dengan sedih yang di buat-buat.


"lain kali kita akan nginap, papa banyak banget urusan yang harus di bereskan. "


"Ya udah deh! sayang, mama pulang dulu yah. Nanti kapan-kapan kamu juga harus nginap di rumah utama, Oke.? "


"Iya, Ma. " Alesha memeluk mama Rissa, sebenarnya alesha masih kangen, juga butuh teman curhat di rumah.


setelah menikah, belum ada satu sekali pun yang main dan menjenguknya. bahkan keluarga sekalipun tidak, alasannya juga sibuk dengan pekerjaan atau terlalu jauh dari rumahnya.


"Mama sama papa hati-hati yah? " ucap alesha.


"Felix, jaga papa sama mama saya. "


"Baik, Tuan Alex. "


mobil mereka berjalan pelan keluar dari halaman rumah Alex, memberikan takson tanda mereka akan pergi.


Alesha melambaikan tangannya, sampai benar-benar mobil mereka telah hilang dari pandangan mata.


"kita masuk? " ajak Alex.


"Oke.. "


Mereka masuk ke dalam rumah, Alex dan Alesha langsung naik ke atas. masuk ke dalam kamar mereka.


sedangkan di bawah, pelayan langsung membersihkan semua yang ada di ruang tamu yang keadaannya sangat berantakan.

__ADS_1


"Beruntung banget jadi Nyonya Alesha, sudah mempunyai suami kaya tuan Alex. mendapatkan mertua yang baik hati dan penyayang.. pengen deh kaya Nyonya, pasti bahagia banget kalau aku menjadi nyonya. " ucap Maya dengan membayangkan bagaimana menjadi alesha yang sangat cantik dan mempunyai suami seperti Alex.


sebuah bantal melayang tepat di muka maya, membuat maya menjadi kaget dan cemberut.


"jangan banyak halu, cepat kerjakan. nggak ada gunanya kamu membayangkan menjadi nyonya. yang ada orang yang akan bekerja dengan mu semua pada kabur. " ucap desi dengan ketus.


"syirik aja sih kamu! hemm.. "


"apa sudah selesai? " tanya pak sam. Maya dan desi terkejut dengan pak sam yang tiba-tiba datang.


"sebentar lagi pak sam. "


"kalau sudah selesai kalian bisa istirahat lebih awal. "


"iya, pak sam. "


"jangan bergosip! apa lagi tentang Nona alesha. mengerti!! " ucap pak sam.


"kamu sih, gara-gara kamu itu coba kalau nyonya alesha yang mendengarnya sudah di pecat kita. "


"maaf.. "


Desi tak lagi menanggapi maya, membersihkan semua tanpa mengobrol lagi. dia tak ingin berbuat masalah, pekerjaan ini dia sangat membutuhkan apa lagi gaji perbulan nya dengan harga yang lumayan tinggi.


🌹🌹🌹


Alesha dan Alex berbaring di atas ranjang. Alesha yang sudah memakai baju piyama menampakkan buah dada yang lumayan besar dari sebelumnya.


Alex yang melihat menjadi terangsang. Alesha yang melihat suaminya menatap dirinya, langsung mengoreksi pakaian yang ia pakai. Tapi, menurut nya tak ada yang salah.


"kamu kenapa? " tanya Alesha.

__ADS_1


"sejak kapan ini menjadi besar? " tanya alex lalu menunjukkan di dadanya.


Alesha melihat dada nya sendiri sampai terkejut, bagaimana bisa menjadi besar.?


Akhir ini memang sering sakit dan nyeri, tapi tak menyadari jika dadanya lebih besar dan berisi.


Alex mencoba memegang nya, sangat keras dan bulat. Alex menatap mata alesha yang sudah merem melek. dia ingin melakukannya tapi melihat istrinya sedang tak enak badan mengurung niatnya untuk melakukan aktivitas senam malam.


Alex melepaskan, lalu meraih tubuh istrinya lalu memeluk dengan erat.


"kita tidur, besok aku harus bekerja. kamu mau ikut ke kantor? " tanya alesha.


"Sepertinya tidak! aku ingin di rumah dan istirahat lebih."


"Baiklah... "


Alesha mencium tubuh suaminya, dia sangat suka dan nyaman. seolah-olah telah menghipnotis alesha yang sudah sangat mengantuk..


Alesha tidur di pelukan hangat sang suami. Alex menatap alesha yang sudah terlelap, dia juga memejamkan matanya yang sudah berat.


.


..


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2