
Setelah perjalanan yang cukup lama mobil mewah milik Alex memasuki gedung Apartemen megah nan mewah milik Alex Dornan.
"Kenapa kamu membawa aku kesini?Aku mau pulang tuan alex. " Alesha mulai gelisah dia takut Akan terjadi pada dirinya setelah ini.
"Diam dan patuhi apa yang aku perintah mengerti! " Nada suara Alex dingin dan tegas tidak ada kelembutan kali ini.
Alesha Hanya bisa berdiam, dia sangat ketakutan. Alex lebih galak dan sangat pemarah hari ini, dia terlihat sangat menakutkan. Hingga memasuki ke lift Alex masih menautkan tangan Alesha. Semua orang melihat dengan tatapan memuji bahkan ada yang iri melihat pasangan ini.
"tuan! Lepaskan tangan aku. Aku mohon. " Alex hanya menoleh tapi tidak menjawab.
Akhirnya Lift terbuka dan Alex langsung menuju Kamar VVIP punya dirinya dan membukakan pintu. Alex langsung mendorong Alesha di Atas kasur Dan membuka jas dan mengendurkan dasi. menyisakan kemeja panjang.
"Aku tanya sekali lagi dengan mu Alesha. Apa kau benar-benar ingin pacar kamu sembuh Atau kamu ingin melihat kehancuran pacar kamu didepan mata kamu? "
Alesha menatap Alex dengan mata memerah hingga Air mata yang menganak di pelupuk mata. alesha beringsut mundur dia terlalu berani saat dirumah sakit. mungkinkah tuan alex akan memberikan pelajaran?
"Apa maksud kamu berbicara seperti itu. Apa kamu mengancam diri ku dengan menggunakan Kenzo untuk kambing Hitam nya.?
Mr. Alex Dornan dengarkan baik-baik ucapan ku. Sampai kapanpun Aku tidak akan pernah mencintai mu dan tidak akan pernah sudi hidup bersama mu. Walaupun pernikahan akan tetap terlaksana. "
__ADS_1
Dengan bergetar Alesha berbicara dengan nada lantang. Tapi Alex tak gentar dengan ucapan nya. justru dia merasa tertantang oleh wanita didepannya. gadis kecil sangat berani berbicara dengan lantang, bahkan berani menolak dirinya. ini penghinaan bagi alex seumur-umur baru sekarang ada gadis kecil yang menolak dirinya.
Alex berjalan menuju Dimana Alesha duduk, alex membaringkan Alesha di Atas tempat tidur. Dan membisikkan dengan suara lembut dan menggoda.
"Apa kamu ingin tahu bagaimana rasanya menikmati hidup dengan penuh warna sayang. Aku akan mengajarimu bagaimana menikmati hidup yang sesungguhnya. "
Dengan gerakan cepat Alex menyambar bibir kecil punya Alesha, lidahnya menerobos dengan paksa menyesap dan berbagai saliva. alesha yang belum pernah merasakan sebelumnya kehabisan nafas. dia mulai mendesah saat daun telinganya dikecup. Alex yang dipenuhi gairah tidak lagi memikirkan perasaan Alesha. fikirannya di penuhi gairah yang sangat besar hingga susah untuk dikendalikan.
first kiss nya telah direnggut oleh pria dewasa. alex beralih di leher menyesap hingga membiru. Alesha merasakan kesakitan di area leher. ciuman terus berlanjut hingga Alesha terbuai. Alesha mendorong Alex Agar menyudahi Aktivitas nya yang membara itu.
"Bagaimana? Apa kamu ingin melakukan kesalahan lagi? " alex menyapu bibirnya dengan ibu jari lalu menjilatnya.
"Itu hukuman mu yang sudah melanggar aturan dariku. jika kamu mengulangi nya lagi Akan lebih dari ini. mungkin akan aku buat dirimu tidak bisa berjalan . " Alex tersenyum lalu turun dari ranjang melangkah ke arah meja dan menuangkan air kedalam gelas dia meminumnya sekali tegukan.
"Aku mau pulang! Aku nggak mau disini. "
"Kamu tidak akan kemana-mana hingga Acara pernikahan kita terlaksana. " ucap Alex, dia melangkah mendekati alesha dengan lembut Alex menyentuh pipi Alesha yang dipenuhi air mata.
"Kenapa kamu jahat sekali tuan. Diluar sana masih banyak wanita yang mau dengan mu! kenapa kamu memilih diriku yang sudah mempunyai mimpi. "
__ADS_1
"Buang saja mimpimu itu! dengar alesha sedari awal aku tidak memaksa dirimu. Kau datang sendiri di perusahaan ku dan aku sudah memberikan apa yang kau tujukan. dan aku sudah memberikan dua syarat untuk kamu pilih? Kenapa kamu tidak memilih menjadi kekasih ku selama satu tahun lamanya. Tapi kamu justru memilih menikah dengan ku? "
Dihadapkan pertanyaan itu Alesha menoleh ke arah Alex dan masih meneteskan air mata nya. dia menangis tersedu-sedu.
" Kenapa anda menyarankan syarat menjadi kekasih mu selama satu tahun? dua syarat yang anda tulis itu mempunyai makna yang sama. jadi untuk apa aku memilih menjadi kekasih tapi ujung nya menikah juga denganmu tuan.?"
"panggil aku Alex! aku bukan tuanmu! "
"tidak! "
"panggil namaku? atau aku...
alesha tak tahan dengan ucapan nya. " Baiklah, A-alex. " ucapnya terbata-bata.
"good.. muach..
š¹š¹š¹š¹
Bersambung...
__ADS_1