Arrogant Rich Love

Arrogant Rich Love
42.flasback 2.


__ADS_3

Alesha Memutuskan pergi ke sebuah perusahaan terbesar yaitu D.A grup, dia akan mencoba meminjam uang 200 juta. saat Alesha tiba di meja Repsionis Dia langsung diantar sang sekertaris Menuju keruangan presdir.


Tok Tok Tok


Ceklek


"Permisi tuan, Ada seorang wanita yang ingin bertemu dengan Anda " ujar sang sekertaris.


"Suruh dia masuk ke ruangan " dengan dingin sang bos menyuruh orang yang ingin menemui dirinya untuk masuk.


"Silahkan Anda di perbolehkan masuk. Saya Harap Anda bisa menjaga kesopanannya saat berada di dalam. " Alesha Hanya mengangguk sebagai jawaban.


"Tuan, ini adalah orang yang ingin menemui anda."


"kamu boleh keluar"


"Saya undur diri Tuan. " sang sekertaris membungkuk sebagai penghormatan.


"Silahkan duduk " Alex mempersilahkan Alesha untuk duduk.


"Terima Kasih, Tuan. " Alex mengangguk.


Alex menilai penampilan alesha dari atas ke bawah. alesha menatap Alex dengan hati yang berdebar-debar.


"Siapa namamu? " tanya Alex, pasalnya saat di acara adiknya belum sempat untuk berkenalan.


"sebelumnya, perkenalkan saya Alesha anastasia. "


"baik, ada keperluan Apa? sampai anda ingin bertemu denganku Nona? "


"Saya butuh pinjaman, Tuan. " Alesha menatap Alex dengan sendu.


"Berapa? "


" Saya perlu banyak Uang, dan saya ingin meminjamnya kepada Anda. "


"berapa nominal yang kamu butuhkan? " Alex menatap datar lawan bicaranya, gayanya yang terlihat angkuh membuat alesha sedikit takut.


"sa-saya butuh 200 juta, Tuan. " ucapan alesha terdengar terbata-bata.


Alex mengangguk-angguk sebagai tanda mengerti. Tapi, dia tidak segampang itu untuk meminjamkan uang kepada orang asing. Walaupun dirinya memang menyukai gadis di depan nya, tapi di otaknya dia tak mau rugi harus ada keuntungan di baliknya.


"Saya akan meminjamkan uang kepada Anda. tapi, ada dua syarat dan Anda harus memilih salah satunya. "


"Baiklah, apa syaratnya."


"yang pertama adalah menjadi simpananku. dalam waktu hanya satu tahun..


Dan yang ke dua adalah menikah denganku, Bagaimana setuju.? " jelas Alex.


Alesha membeku dengan syarat yang di ajukan Alex. Alesha tidak mungkin memilih salah satunya Dia sudah memiliki kekasih dan Tujuan Alesha meminjam uang untuk menyelamatkan sang kekasih.


Kekasih nya sedang dalam keadaan kritis. dan itu membutuhkan banyak uang untuk perawatan intensifnya.

__ADS_1


"Apakah Ada syarat yang lain? saya agak keberatan dengan dua syarat yang ada bilang. "


Tapi Alex menunjukkan uang tidak bisa di pinjam Alesha harus menyetujui salah satu syarat nya. pada saat yang sama persyaratannya memiliki dua makna yang sama.


Alex menatap gadis di depannya dengan penasaran. berani meminjam uang dengan jumlah sangat besar, dan tak tau resiko di belakang nya.


"untuk apa kau meminjam uang dengan nominal yang tak sedikit.? "


"Aku harus menolong kekasihku yang sedang mengalami kritis. " ucap alesha.


Sebenarnya Uang 200 juta bagi Alex itu hanya seekor nyamuk. bahkan kalau meminjam uang lebih dari itu dia tidak keberatan.


Sebenarnya aku tidak ingin mempersulit Alesha. Tapi Alex jelas mengerti, Jika melewatkan kesempatan ini.


maka tidak punya kesempatan lagi untuk memiliki Alesha. Alex sangat menyukai gadis didepan nya. Alesha Adalah tipe wanita yang Alex sukai, gadis muda berumur di bawah 20 tahunan.


"Jika anda bersedia tanda tangani kontrak nya. Dan setelah uang 200 juta berpindah, Maka kamu tidak boleh memiliki hubungan apa pun lagi dengan pacarmu nona. Bagaimana?"


Alesha menatap Alex dengan mata yang berkaca-kaca, dia hanya ingin meminjam uang Bukan untuk menjual diri.


"saya rasa tentunya anda bukan orang yang oportunis. Uang ini seolah meminjammu, setelah saya memiliki pekerjaan pasti saya akan membayarmu kembali. "


Alex menatap alesha tanpa ekspresi, alesha berusaha tetap tersenyum.


"Tentu saja saya bukan orang yang oportunis. saya tidak memaksakan anda untuk melakukan Apapun, Anda bisa menolak nona. "


Saat itulah pertemuan yang kedua kalinya setelah di pernikahan jessica.


jessica mendengar penjelasan alesha, dia merasa iba dengan sahabatnya. kakaknya telah mengambil keuntungan dari musibah kecelakaan kenzo dan memaksa dirinya untuk menjadi istri.


"Sekarang bagaimana dengan keadaan Kenzo.? " tanya jessica.


"Aku tidak tau, setelah menyelamatkan nya, aku sudah tidak melihat kenzo dan ibunya lagi. bahkan mereka pindah rumah sewanya. "


jessica mendengar nya merasa ada yang aneh, kenapa mereka pindah rumah sewaan dan pindah rumah sakit juga.


"Apa kamu tau, kenapa mereka pindah? kira-kira mereka pindah kemana.? " tanya jessica.


"kakakmu yang membawa mereka pindah dari rumah sakit.! Tapi, aku tidak tau jika jika tante Dona juga pindah rumah. sekarang mereka entah di mana, aku juga tidak bisa mencari mereka kau tau sendiri siapa kakakmu itu. "


Kau benar alesha.! kakakku memang seorang yang ambisius jika dia sudah menyukai seseorang, tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan nya. Meskipun memakai banyak cara untuk memilikimu dia akan menghalalkan semua cara meskipun dengan cara kotor. Kau beruntung alesha, sebab hati kak Alex sudah luluh kau wanita yang pertama di perjuangkan untuk mendapatkan cinta darimu.


Tapi, aku bersyukur jika kau wanita yang di nikahi kakakku. Ya tentu gak ada salahnya memakai banyak cara untuk memiliki orang yang kakakku sayangi. Aku memang menyukai mu saat pertama kali di sebuah cafe. Kakakku memang the best, memilih seorang wanita yang tak asal-asalan. (dalam hati jessica.)


jessica menatap alesha dengan tersenyum~


pelayan datang dengan membawa pesanan.


menghidangkan di atas meja, tak lupa alesha dan jessica berterima kasih. mereka makan dengan hening~ tidak ada obrolan lagi yang mereka bahas, jessica sudah tau titik terang masalah mereka.


jessica meminta maaf di dalam hati untuk kenzo, bahwa dia juga menyetujui dan merestui kakaknya menikah dengan Alesha.


walaupun alesha dan Alex umurnya terpaut jauh, tapi jessica tak mempermasalahkannya, umur hanya angka saja.

__ADS_1


tiba-tiba telepon berbunyi~~


Alesha menatap layar handphone, lalu menatap jessica. jessica hanya mengangguk, agar alesha mengangkat telepon nya.


"Halo.? " ucap alesha.


"kamu di mana? " alesha menatap jessica kembali.


"A-aku berada di cafe, bersama jessica. "


"sedang apa kalian di cafe.? " tanya Alex.


"kita hanya makan siang dan ngobrol-ngobrol saja. " jelas alesha.


"Oke, setelah itu kamu langsung pulang.! "


"I-iya, sebentar lagi aku pulang. "


Tutt.. tutt...


Handphone di matikan sepihak.! jessica melihat alesha dengan patuh, langsung tersenyum.


"Di suruh pulang?? " tanya jessica.


"iya.! dia kalau marah seperti hewan Buas.!! " ucap alesha.


jessica tertawa~ Haha Ha


"Kau sangat lucu, bagaimana bisa kau menyamakan kakakku dengan hewan Buas. "


"Dia itu seperti singa, gampang marah jika tak melaporkan kegiatan ku, aneh sekali. Apakah aku harus lapor setiap saat? Aih kakakmu memang menyebalkan.! "


jessica ter batuk-batuk dengan sisa tertawa nya. memang benar kakaknya sangat mudah marah apa lagi kalau sedang berbicara benar-benar seperti auman singa..!!


.


.


.


.


.


Bersambung....


❤❤❤❤❤❤❤❤


Hai para reader's.!


terima kasih telah membaca novel pertama ku semoga kalian tidak bosan dengan alur cerita ini.


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan likes dan coment ya.

__ADS_1


__ADS_2