Arrogant Rich Love

Arrogant Rich Love
36. Di perusahaan.


__ADS_3

Alex yang telah sampai di perusahaan, turun dari mobil sembari membuka kacamata yang bertengger di hidungnya. semua orang dibuat terpana akan ketampanan Alex.


Alex melangkahkan kaki memasuki gedung mewah. Alex Dornan, adalah seorang pimpinan D.A grup yang mempunyai beberapa gedung-gedung tinggi di kota jakarta. Alex memiliki deretan perusahaan raksasa yang memiliki gedung perkantoran dan Hotel megah di wilayah Jakarta.


selain di Jakarta, ada beberapa gedung miliknya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.


Alex melangkah lebarnya masuk ke dalam lift khusus. Tak menghiraukan sapaan dari staf dan karyawan lainnya. dia tetap berjalan melewati para bawahan.


Alex semakin mempercepat langkah kakinya, agar cepat sampai di ruangan.


frans melihat bos nya datang langsung membungkuk dan memberi salam pada atasannya.


Mendorong pintu~


frans membukakan pintu untuk Alex. Alex masuk ke dalam lalu membuka Jas-nya dan menaruh di kursi kebesaran.


Alex menggulung kemeja sampai siku.


"mana data laporan bulan ini ."tanya Alex.


frans melangkah mendekati bos, tangan kanannya membawa tumpukan data-data laporan.


"Tuan, ada kesalahan di laporan keuangan. anda bisa melihat data-data laporannya. " Frans menyerahkan data keuangan.


Alex membaca laporan keuangan bulan ini.


Benar.! banyak kesalahan-kesalahan di laporan keuangan ini jika dibiarkan perusahaan akan mengalami kerugian yang sangat besar.


"bagaimana pendapat mu? "


frans menatap bos nya.


" menurutku ada beberapa poin yang harus ditulis dan lampirkan di dalam laporan.


tujuannya adalah agar pembaca laporan mudah menangkap laporan tanpa adanya kesalahpahaman makna di dalamnya."


Alex mengangguk mengerti. "Lanjutkan.! "


" menekan pengeluaran. tak hanya pengeluaran yang lebih besar dari pendapatan, ternyata pengeluaran dan pendapatan yang memiliki nilai seimbang juga dapat membuat krisis arus kas.


jika hal ini terjadi, Anda harus segera mengevaluasi kembali bisnis dengan membuat inovasi baru.


melakukan evaluasi mengenai harga target market, serta pesaing dapat memudahkan kita untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan bisnis Anda. sehingga dapat memudahkan anda dalam membuat inovasi untuk perkembangan bisnis.


" dan salah satu masalah yang dapat menyebabkan kebocoran arus kas. dengan stok yang menumpuk, barang akan mudah rusak dan perusahaan akan mengalami kerugian yang berpengaruh terhadap arus kas.


oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memiliki laporan persediaan yang memudahkan kita. dalam mengelola stok barang dengan benar dan tepat.


Selain itu, perusahaan sementara waktu hindari pembelian stok berlebihan dan keluarkan Stok Lama dengan memberikan diskon kepada pelanggan sesuai harga pokok untuk meningkatkan arus kas.


"Kerja bagus.! kau memang bisa diandalkan. aku kasih bonus bulan ini dua kali lipat, kau bisa ambil di bagian keuangan. "


"Terima kasih, Bos." ucap Frans dengan tersenyum sumringah.


" Dan kamu ubah data-data laporan keuangan yang salah setelah selesai taro di meja saya. "


"baik, tuan. "

__ADS_1


"Apa data-data sudah terkumpul di berbagai devisi.? " tanya Alex.


"Sudah, Tuan. ".


...sekarang manajemen operasional sudah diterapkan agar proses produksi barang atau jasa berjalan efisien.


Alex mengangguk kepala tanda mengerti.


" Oke, Baiklah kau bisa kerjaan di ruangan mu. "


"Baik, saya undur diri. " Frans melangkah keluar dari ruangan atasannya, lalu masuk ke dalam keruangan yang bersebelahan dengan Alex.


Alex memijat kepalanya yang terasa pusing. Tubuhnya bersender di kursi kebesaran nya dengan nyaman.


"Lelah sekali hari ini. " Alex meregangkan tubuhnya yang terasa pegal, lalu melihat jam tangannya.


" Sebentar lagi Alesha pulang sekolah. Tapi, pekerjaan ini belum selesai. " Alex berkutat pekerjaannya dan menyelesaikan berkas yang harus di tanda tangani nya.


Drrtt.. Drrtt...


Handphone Alex bergetar.. seorang menelponnya. Alex melihat handphone, telepon dari Alesha.


"Halo.? "suara Alesha di seberang sana.


"Iya, sudah pulang sekolahnya.? " tanya Alex.


"Iya. aku izin nonton bereng temen-temen, Apakah boleh.?? " tanya Alesha sedikit deg-degan, dia takut tidak di izinkan oleh suaminya itu.


"Boleh. Tapi, kalian harus di antar.!"


"Baiklah...


mengerti.!? " ucap Alex.


"Oke. Aku tutup dulu telepon nya, Byee.. "


Tutt.. Tutt. Tutt..


telepon di matikan sepihak, Alex menatap layar handphone nya ternyata banyak sekali chat masuk dari Alesha yang tak di balasnya.


Alex menekankan tombol di telepon.


" Frans..!! ke ruanganku sekarang. "panggil Alex dengan lewat telepon kantor.


" Baik, tuan. " tiga menit kemudian Frans datang ke ruangan Alex.


"Apa kamu sudah menyelesaikan pekerjaan nya.? " tanya Alex.


"Sedikit lagi, tuan."


"Kau selsaikan nanti saja. Antar istriku pergi nonton bersama teman-teman sekolah nya. dan bawa ini. " Alex menyodorkan kartu black card.


"Baik, Tuan. saya permisi undur diri. " Frans membungkuk hormat lalu keluar dari ruangan bos nya. Alex mengangguk, persilahkan bawahannya keluar.


ā¤ā¤ā¤


"Gimana sha? jadi pergi nggak.? " tanya Dewi.

__ADS_1


"Jadi dong, Alex sudah memberikan izin kita nonton. Tapi, kita harus di antar supir kalau nggak mungkin Asisten nya. " jelas Alesha.


"Serius? kita di bolehin jalan nih.? " tanya Lily membenarkan ucapan alesha.


"Eumm.. kita tunggu aja di sini. "


Mereka bertiga menunggu di dalam kelas, sembari mengobrol dan bercerita.


15 menit kemudian. ~~~


frans telah sampai di sekolah, memarkirkan di dalam lalu membunyikan takson mobilnya.


Alesha dan ke dua sahabatnya keluar dari kelas. Alesha melihat mobil punya Alex sudah sampai langsung berjalan mendekati.


frans membukakan pintu belakang, mempersilahkan nona nya masuk ke mobil.


"Terima kasih, Frans. " ucap Alesha.


"sama-sama nona. " Frans mencoba membukakan pintu untuk sahabat nona nya Namun, mereka menolak.


"kita bisa sendiri, tuan Frans. " ucap Lily,


Dewi juga membuka pintu nya sendiri.


"Baiklah." Frans masuk ke dalam mobil, memasang sabuk pengaman lalu menyalakan mobilnya.


Broom~~~


šŸš—šŸš—šŸš—


mobil yang mereka tumpangi sampai di parkiran mol. Alesha dan ke dua temannya turun dari mobil. berjalan memasuki dalam mol terbesar di kota.


"sha, kita makan dulu gimana.? laper banget. " ucapan Lily, membuat alesha tersadar. Mereka belum makan siang, pantas saja rasanya lemas.


"Ohya, sebelum kita nonton, kita makan siang dulu yuk. "


mereka mencoba mencari restoran di lantai atas. Frans yang mengikuti mereka dari belakang mengawasi sekelilingnya. hingga mereka sampai di restoran.


mereka bertiga mencari duduk, mendapati kursi yang paling belakang, mereka melangkah ke kursi yang dekat dengan jendela.


Duduk. ~~


"Nona alesha, Anda ingin pesan makanan apa? biar saya yang pesan! sekalian nona-nona ini. "


Alesha menatap Frans, dia tak enak hati menyuruh seorang yang lebih tua dari nya.


"Tak apa.! saya pesan sendiri saja, anda juga bisa ikut makan siang Pak. " ucap Alesha.


"Nona, saya di tugaskan menjaga dan melayani anda oleh tuan Alex, jangan mempersulit saya nona. " alesha tak habis pikir dengan suaminya itu.


Alesha menghela nafas panjang, alesha menurut saja saat Asisten suaminya memperlakukan nya seperti nyonya.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2