Arrogant Rich Love

Arrogant Rich Love
17. Kesedihan Alesha.


__ADS_3

Ternyata kegaduhan suara dari adik kelas yang sedang di Hukum untuk membersihkan gudang. Tapi alesha tetap menceritakan pada ke dua temannya yang sebenarnya terjadi pada dirinya. yang membuat hubungan nya dengan kenzo berakhir.


Alesha meneteskan air mata, menangis terisak isak di depan temannya. Dewi dan Lily merangkul untuk menyemangati alesha.


"Apa kalian tau? Aku Menukar diriku sendiri demi Uang 200 juta. Aku meminjam uang pada lelaki yang mengantarkan aku tadi pagi. Uang itu aku gunakan untuk membayar tagihan rumah sakit kenzo!...


Tante Dona tidak mempunyai uang sebanyak 200 juta. Mau tak mau aku meminjam uang pada lelaki tadi, dia Alex Dornan CEO D.A grup. Dia mau meminjamkan Uang padaku Asal Aku memilih salah satu syarat nya.


tapi dia memberi Syarat yang membuat aku Terjebak, Syarat itu ada dua. satu menjadi simpanan nya dan ke dua menikah dengan nya.dua syarat itu mempunyai makna yang sama. jadi, apa bedanya jika aku memilih salah satunya.


Aku terpaksa, Kenzo kritis pada waktu itu Aku juga bingung bagaimana menyelamatkan nya.


Aku tak punya pilihan lagi selain menerima syarat nya. Dan aku memilih Menikah denganya" Tangis alesha pecah dia tak kuasa menahan air mata nya lagi.


"Alesha kau benar-benar baik, kau menyelamatkan nyawa orang dengan mengorbankan dirimu sendiri. " ucap dewi.


"Bagaimana sekarang keadaan kenzo sha? " tanya Lily.


"Aku tidak tahu! kenzo dipindahkan ke rumah sakit lain. kemungkinan Alex yang memindahkan nya. Sekarang aku tidak tahu dia selamat atau tidak. Tante Dona juga pindah rumah membuat aku kesulitan. "


"Kalau sudah begini Aku juga tidak bisa memberi mu jalan keluar selain pasrah dengan perjanjian kamu dengan Mr. Alex dia pasti tidak akan melepaskan mu dengan cuma-cuma. " kata dewi


"Aku tahu, ini tidak mudah bagiku untuk lepas darinya. Aku harap kalian merahasiakan masalahku ini dari orang lain. "Ucap alesha sambil mengusap air mata nya.


"Kita janji tidak akan beri tau Orang sha. yakan wi." tanya Lily, di angguki dewi setuju.


šŸšŸšŸšŸšŸ


Disisi Lain Alex berada di dalam ruangan kantor nya. Dia memberi intruksi kepada Asisten nya Frans. Mereka sedang berbincang masalah perkembangan kenzo di rumah sakit kota B.


"Bagaimana keadaan Kenzo? " tanya Alex.

__ADS_1


"Dia sudah melewati masa kritisnya Tuan, sekarang dia menjalani tahap pemulihan saja . " Jawab frans.


"frans, Aku mau penjagaan rumah sakit yang di tempati kenzo di perketat. Aku tidak mau jika dia keluar dari sana mencari alesha. jangan sampai dia menghancurkan Acara pernikahan ku dengan alesha. "


"Baik tuan, Apa ada lagi yang harus saya kerjakan lagi? "tanya frans.


"Aku mau kau Awasi Alesha dimana dia berada kecuali dia sedang bersama ku, mengerti. "


"Mengerti Tuan. "


"Oh iya! aku akan menjemput Alesha di sekolah. Kau yang handle perusahaan sementara waktu. " perintah nya.


"Baik tuan. " ucap frans.


šŸ„šŸ„šŸ„


Alex mengendarai Mobil termewah di dunia Bermerk Bugatti Divo yang berharga fantastis.


Bel pulang sudah berbunyi artinya Tidak akan lama pujaan Hatinya akan keluar. Beberapa menit kemudian Alesha keluar bersama teman gengs nya. Alex mengawasi dia di dalam mobil melihat dari kejauhan. dirinya berasumsi jika ke dua wanita sebelah nya teman sekelasnya.


Alesha melihat Mobil Alex terpakir di luar gerbang Sekolah langsung pamitan dengan ke dua temannya.


"Dewi, Lily Aku pulang duluan yah? Alex sudah menunggu di sana. " Alesha mengarahkan telunjuknya di mana mobil alex berada.


Dewi dan Lily menoleh ke arah yang ditunjuk alesha. dan benar saja di sana ada mobil alex yang terparkir.


"Ya sudah kamu Hati-hati, jangan lupa kalau ada apa-apa telpon kita berdua Oke. " kata Lily.


"Oke, Sampai jumpa,,dadah" Alesha langsung menuju ke mobil alex dan memasuki nya.


Ke dua temannya melihat alesha sudah masuk ke dalam mobil. mereka juga pulang dengan mengendarai mobil pulang ke arah yang berlawanan.

__ADS_1


Di dalam Mobil Alex dan Alesha masih terdiam. Alex belum menyalakan mesin mobil nya, Alex menoleh ke arah alesha.


"Apa mereka teman sekelas mu? " tanya Alex.


"Ah,, Iya mereka teman sekelas aku. apa ada yang salah dari mereka? "Ucap alesha.


" Tidak ada, Hanya bertanya! sudah berapa lama kalian berteman? " tanya Alex lagi Dan sambil menyalakan mesin mobil nya


"Emm,, Kami bertiga berteman sejak di bangku Kelas satu SMA. Kami berkenalan pada Masa Orientasi peserta didik baru." Kata alesha dan menoleh ke arah Alex yang fokus mengendarai Mobil nya.


"Apa mereka Baik dengan mu? "


"Yah mereka baik. Aku Nyaman berteman dengan mereka berdua. " jawab alesha, Alex hanya mengangguk angguk saja.


Alex Tidak langsung mengantar alesha pulang ke apartemen. justru dia mengendarai mobilnya ke arah kantor. Alex menambah laju kecepatan mobil nya Agar cepat sampai di kantor perusahaan nya.


Hari ini banyak yang harus di kerjakan Alex,satu hari tidak bekerja berkas penting sudah menumpuk di meja kerjanya.


Akhirnya Alex membawa alesha juga ke kantor dan lebih mudah untuk mengawasi nya.


" ini bukan jalan menuju Apartemen Alex? Tapi ini jalan ke Arah kantor perusahaan kamu?. " tanya alesha.


Alex menoleh. " Iya aku tahu, Hari ini Ada banyak pekerjaan di kantor Alesha. Aku tidak bisa menunda lagi, Hari ini harus selesai. waktunya tidak banyak lagi Berkas penting sudah menunggu untuk aku baca dan tanda tangani. " Kata Alex.


"Bagaimana dengan ku? " Tanya alesha pasalnya dia belum berganti pakaian, dia masih memakai seragam sekolah.


"Di sana Ada baju Aku, Kau bisa memakainya." bujuknya.


"Baiklah " Dengan pasrah alesha menuruti Alex.


Mereka berdua berdiam diri dalam fikiranya masing-masing. Alex mengendarai dengan fokus ke jalanan, Sedangkan Alesha fikiran nya melayang entah kemana.

__ADS_1


__ADS_2