Arrogant Rich Love

Arrogant Rich Love
90. Akhir cerita.


__ADS_3

Suci yang merasa terhina dan di rendahkan mengepalkan tangannya saat ke dua pelayan suruhan Alesha mengusirnya keluar tanpa terhormat.


Dengan rasa sakit hatinya, dia mengmbil tas yang di lemparkan oleh Anggia. mengutuk semua orang yang menghinanya hari ini.


“Pak, bawa dia keluar! parasit seperti dia harus di bersihkan dari rumah nyonya muda. ” Anggia yang selaku orang yang tak suka dengan Suci merasa senang jika dia di pecat dan di usir oleh Nyonya nya.


“Baik! Ayo, cepetan keluar. ” Pak Danang menarik lengan Suci dengan kasar.


“Aku mengutuk kalian semua yang telah menghina ku hari ini. ”Ucapnya.


“Justru kau! yang akan datang musibah karena berusaha merusak rumah tangga Nyonya mudaku. ” Jawab Anggia dengan lantang.


Anggia yang merasa berutang budi dengan Nyonya mudanya dia bersumpah akan melindungi keluarga majikannya.


Bahkan tak takut jika suatu saat akan ada musuh yang mengintai dirinya.


Setelah mengusir Suci, Anggia masuk kembali di dalam rumah. Ternyata di sana Alesha memerintah kan para pelayan untuk berkumpul. memperingati agar tidak macam-macam jika ingin bekerja dengan nya.


Anggia berdiri berbaris dengan yang lainnya, Alesha yang melihat kedatangan Anggia. langsung berjalan mendekat dan berdiri tepat di depan nya.


“Apa dia sudah pergi? ”


“Sudah, Nyonya. ”


“Bagus! ingat ini baik-baik. dan dengar kan apa yang aku katakan. jangan pernah berfikiran untuk berubah, kalian di sini untuk bekerja. jadi, kalian fokus bekerja saja jangan pernah membantah apa yang aku katakan. ”


“Mengerti, Nyonya. ” Ucap serempak.


ᰔᩚᰔᩚᰔᩚ


Suci yang masih tak Terima di perlakuan tak baik, dia langsung pergi mendatangi kantor Alex. Dia yang sudah hapal dengan letak ruangannya berjalan dengan langkah lebar.


Frans yang melihat Suci dengan tangannya yang membawa ransel langsung berdiri.


“Kamu kenapa di sini? ” Tanya Frans.


“Minggir! jangan hilangin aku bertemu dengan Alex. ” Ucap nya dengan keras. Alex yang mendengar suara ribut dari luar bingung dengan siapa Frans berbicara.


Saat Alex ingin melihat nya pintu di dorong dengan kuat oleh Suci hingga menimbulkan suara keras benturan pintu dengan dinding.


“Kau? ”


Suci yang tersulut emosi langsung membuang ranselnya tepat di depan Alex. Alex hanya menatap ransel yang Suci lemparkan tepat di kakinya.

__ADS_1


“Tuan, saya tadi berusaha menahannya tapi dia mendorong ku dengan kuat. ” jelas Frans.


“Tidak apa-apa Frans, kau bisa menunggu dulu di luar. ” Alex mengibaskan tangannya untuk Frans agar pergi dari ruangan.


“Baiklah.. ” Frans menutup kembali pintu nya dengan pelan.


Setelah kepergian Frans, Alex berjalan ke kursi kebesaran nya. lalu dengan santainya ia menatap Suci yang masih berdiri di sana dengan nafas yang tersenggal-senggal.


“Aku tidak Terima di perlakukan seperti ini! istrimu membuat ku tak memiliki wajah bahkan memecatku secara tidak terhormat. ”Teriaknya dengan keras, Frans yang di luar marah dengan Suci yang sangat berani.


“Ternyata aku salah telah mempekerjakan mu. bahkan aku tak menyangka jika kamu bukan orang susah yang sedang mencari perkerjaan sebagai pengasuh. Sekarang mau kamu apa? ”


“Tentu saja meminta istrimu meminta maaf


padaku.! ”


Alex terkekeh. ”Kau begitu sangat tidak tahu malu. “


“Apa maksud mu? ”


“kamu bekerja bukan untuk menjadi pengasuh, melainkan kau menyukai ku? ”


“Hei, kau membuat istriku cemburu bahkan sangat marah. Sekarang tidak ada lagi perusahaan mana pun menerima mu.”


Alex menekan tombol, Frans yang mendengar langsung masuk ke dalam ruangan.


“Frans, bawa dia keluar dari perusahaan, kau urus dia . ”


“Baik.”


“Tidak! Aku tidak mau pergi. Alex! aku menyukaimu sudah sangat lama apakah kau tidak ada sedikitpun tertarik dengan ku? ”


“Aku tidak suka dengan wanita semacam kamu. ” Ucap Alex begitu menusuk, Frans yang tak bisa bersabar langsung menyeretnya keluar.


“Alex! Alex! aku pastikan kau akan melihat cinta ku. ”


Ucap Suci yang masih berusaha untuk mengutarakan perasaannya.


Alex menggelengkan kepalanya, begitu banyak wanita tergila-gila dengannya. Sudah sering ia bertemu dengan wanita-wanita tak tahu malu bahkan Alex sangat muak melihat wanita yang masih merendahkan dirinya sendiri.


𝐃𝐢 𝐫𝐮𝐦𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐰𝐚𝐡 𝐀𝐥𝐞𝐱 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐥𝐞𝐬𝐡𝐚...


“Terima kasih untuk hari ini, Desi. Sudah membantu aku menjaga Arles. ” Ucap Alesha.

__ADS_1


“Sama-sama, Nyonya. Itu memang kewajiban saya untuk membantu Anda. ”Ucap Desi lalu pergi dari kamar Alesha setelah seharian membantu Alesha menjadi pengasuh Arles.


Alesha menutup pintu kamar, setelah itu dia melangkah menuju ranjang di mana bayi mungilnya sedang terlelap dengan damainya.


Alesha menatap wajah tampan sangat putra yang sangat mirip dengan Alex.


Malam ini, Alesha berinisiatif untuk memasak makan malam sendiri, dia ingin menghabiskan waktu bersama Alex dengan makan malamnya.


Setelah selesai memasak dan sambil menunggu kepulangan suaminya, Alesha duduk menatap Arles.


Saat diam memandangi bayinya, Dan saat itu pula Alex yang baru datang memeluk tubuh Alesha dari belakang. Membuat Alesha Terlonjak kaget.


“Alex, kapan kau datang? ” Tanya Alesha.


“Baru saja, aku lihat pengasuh Arles tidak ada. Di mana dia? ” Tanya Alex, berpura-pura tidak tahu kejadian pagi hari.


“Aku memecatnya, dan memulangkan dia dengan secara tak terhormat. Juga aku tetap memberikan pesangon dia selama dia bekerja. ” jelasnya dengan panjang lebar.


“Aku paham, sayang. maafkan aku telah membuat mu seperti ini. ” Ucap Alex, lalu memberikan ciuman di puncak kepala istrinya.


“Mulai sekarang, aku membiarkan mu untuk merawat anak kita. Mungkin bisa di bantu Desi agar kau tidak kewalahan saat mengurusnya nanti. ”


alesha tersenyum, lalu dia mengusap tangan suaminya. Mereka berdua memandangi wajah bayinya yang terlelap dengan tersenyum bahagia.


“Mulai sekarang, aku akan menjadi seorang Ayah yang baik untuk anak kita. ”


“Kau pasti bisa Alex, kau tentunya menjadi Ayah yang terbaik untuk Arles. ”


“ Maafkan Aku selama ini, aku belum juga bisa melindungi mu dengan benar. Kedepannya, aku akan berusaha menjadi Suami yang baik pula untuk mu, Sayang. ”


Alesha mengangguk, Alex mengeratkan pelukannya. Dia begitu sangat menyayangi Alesha bahkan sayang pun tak cukup untuk ia ungkapan kan dengan kata-kata manis saja.


“Jadilah ratu di istanaku Alesha, jangan pernah kau tinggalkan istanamu di sini. ”


“Memangnya kemana lagi aku akan pergi, istana ku telah di bangun oleh mu disini dan kau adalah rajanya. Sampai kapanpun aku akan menjadi ratumu Alex. ”


Alex menatap lama mata Alesha,lalu mencium bibir mungilnya dengan sedikit menyesap merupakan salah satu bentuk ungkapan perasaan cintanya untuk orang terkasih.


.


.


.

__ADS_1


The And.


__ADS_2