Arrogant Rich Love

Arrogant Rich Love
86. Arles Dornan.


__ADS_3

šŠšžšžš¬šØš¤ššš§ š”ššš«š¢š§š²šš...


Di pagi hari, Frans datang di kediaman rumah Alex dengan Suster yang dimintai Alex. Frans dan Susternya menunggu Alex di ruang tamu.


Tak lama kemudian Alex datang menemui mereka setelah di beritahukan oleh desi.


"Selamat pagi tuan? " Ucap Frans memberi salam kepada Alex, Suster di sebelah nya hanya tersenyum manis saat bertemu dengan Alex.


"Pagi.. "jawabnya dengan tanpa ekspresi.


"Tuan, ini suster yang Anda minta. Yang seperti anda inginkan dia sudah profesional dalam pekerjaannya." Jelas Frans.


Alex mangut-mangut..


"Perkenalkan dirimu? "


"Perkenalkan nama saya Suci, Tuan.?! ''Katanya dengan diakhiri senyuman.


" Baiklah, kalian tunggu di sini dulu. Aku akan panggilkan Alesha di atas. "Alex meninggalkan mereka berdua di ruang tamu.


Setelah tubuh Alex tidak terlihat dari pandangannya Frans langsung to the point dengan suster yang akan di pekerjaan Untuk bosnya.


" Jaga pandangan mu saat berhadapan dengan Tuan Alex. Jangan tersenyum manis seperti menarik perhatiannya. Mengerti! "Ucap Frans memperingati Suci untuk tidak berbuat seenaknya.


Suci yang mendapatkan teguran dari Frans membuat dirinya mendadak terdiam.


" Baik, Pak! "Ucap Suci.


" Berperilaku lah dengan baik. "Ucap nya lagi.


Suci merasa jika Asisten Frans telah memberikan garis besar jika dirinya tidak boleh terlihat akrab dengan Tuannya. Ada rasa tak Terima saat Asisten Frans berbicara seperti itu. Suci hanya bisa mengangguk mematuhi apa yang di katakannya.


ā˜™ā˜™ā˜™


šƒš¢ šššš„ššš¦ š¤ššš¦ššš«..

__ADS_1


Alex memperhatikan Alesha yang sedang memakaikan pakaian Anaknya. Dengan berat Alex melangkah mendekati Alesha.


" Ale? "Panggil Alex.


Alesha terdiam tanpa menyahuti panggilan suaminya. Alex yang tak suka dengan prilaku Alesha yang cuek duduk di atas ranjang tepat di samping bayi.


" Kenapa tidak menjawab?" Tanya Alex.


Alesha menatap malas ke Alex, lalu menyelesaikan memakai kan popok.


"Aku sudah memesan jasa suster untuk menjaga anak kita. Sekarang dia ada di bawah dengan Frans. " Kata Alex, Alesha mendadak diam seketika.


Alesha menatap Alex dengan tatapan tak suka. Alesha sudah membicarakan tentang ini, dia benar-benar tak mau dengan jasa suster untuk anaknya.


"Kenapa? bukankah aku sudah bilang tidak mau dengan jasa suster? kenapa masih meminta Frans mencarikan Suster.!? " Tanya Alesha dengan tak sukanya.


"Kamu meragukan aku tidak bisa melakukannya?" Imbuhnya lagi.


"Alesha! aku seperti ini ingin yang terbaik untuk kamu. Aku melihatmu seperti ini, dan berusaha menjadi apa yang kamu mau. Lihat? kamu saja masih kewalahan menjaga Anak kita. Aku tau kamu ingin merawat Anak kita dengan baik. Tapi, bukan seperti ini Alesha! aku juga butuh diperhatikan kamu. " Ucap Alex.


Deg!


"Maaf!? " Kata itulah yang Alesha bisa keluar kan. Alesha berfikir tidak akan menjadi masalah jika tidak menyiapkan segala hal yang dibutuhkan Alex.


Tapi, hari ini suaminya mungkin merasa kesepian. Bukannya bahagia setelah kelahiran anak pertama justru dia mendapatkan rasa kesepian tanpa perhatian darinya.


"Tolong! kali ini saja kamu dengarkan aku. Aku mengerti kamu senang dan tidak mau Anak kita menjadi dekat dengan Susternya. Aku hanya ingin membuat pekerjaan mu menjadi ringan saja.


Dengan adanya suster kamu bisa merawat dirimu sendiri. bisa lebih banyak waktu tersisa untuk kita berdua. Kamu tinggal mengawasi dia saja tanpa perlu kamu yang mengerjakannya, Alesha. " Jelas Alex dengan panjang lebar.


Kini Alesha mengerti, dengan berat hati ia mengangguk kepala. "Baiklah.. . " Kata Alesha.


"Terima kasih, sekarang kita turun dan kamu bisa melihat susternya di bawah. "


"Oke! "

__ADS_1


Alesha langsung menggendong bayinya, dan pergi turun bersama Alex. Mereka berjalan beriringan, Alex terus mencuri pandang ke arah Alesha lalu tersenyum tipis bahkan sangat tipis.


ᜊᜊᜊ


Alesha menatap suster dari atas sampai bawah. Alesha menilai susternya dengan cara berpakaiannya yang sedikit sexy dan menonjolkan tubuhnya.


"Siapa namanya? " Tanya Alesha.


"Nama saya Suci, Nyonya. " Ucap Suci .


"Oke? berapa umurnya? " Tanya Alesha Lagi, Alex dan Frans hanya mendengarkan mereka berdua.


"Umurku 25 tahun. "


Alesha mangut-mangut.


"Sedikit saran saja, jika kamu ingin bekerja di sini usahakan jangan berpakaian sexy. Apa lagi menonjolkan bagian tubuhmu karena ini peraturan yang saya buat untuk semua wanita yang bekerja disini. " Jelas Alesha, dia sedikit tidak menyukai cara pakaian Suci yang terlalu Sexy.


Alesha berfikir Suci bukan seperti melamar kerja melainkan seperti ingin menggoda pria. Suci memperhatikan dirinya sendiri. Menurutnya, cara berpakaian sudah rapi.


"Maaf, karena saya sudah terbiasa berpakaian seperti dan menurut saya sudah sopan. " Kata Suci.


"Iya itu berlaku jika diluar pekerjaan mu. saat ini Aku melarang karena ini peraturan ku di dalam rumah ku. " Tegas Alesha.


"Oh.. baiklah saya mengerti. "


"Kamu saya terima, dan mulai hari ini bisa langsung kerja. "


"Terima kasih banyak, Nyonya, Tuan.?! " Ucap Suci.


"Ohya? Aku lupa memperkenalkan nama Anak kita. Namanya Arles Dornan, kamu bisa panggil dia Tuan muda Arles.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung...


__ADS_2