
Di dalam ruangan kerja, Alex sibuk dengan setumpuk berkas dan data-data kantor. Alesha masuk ke dalam dengan membawa segelas susu dan meletakkan di meja kerja Alex.
Alex mendongakkan kepala melihat istrinya yang berdiri di samping lalu Alesha memutar kan kursi di hadapkan ke dirinya. Alesha duduk di pangkuan Alex, tangannya merangkul di lehernya lalu kepala alesha menyenderkan di dada Alex.
"Ada apa hm!? "
"Entah kenapa aku ingin seperti ini. "
"Apakah kamu rindu dengan ku? "
Alesha mengangguk. "kamu sangat sibuk sampai-sampai aku jadi kesepian!. "
"Really? "
"Ehm.. apakah masih lama selesai nya? "
Alex menghela nafas. " kenapa? apakah ada yang ingin kamu mau? "
Alesha mengangguk. " aku ingin mangga muda!. "
"Kenapa tidak minta pelayan? "
"sudah! Aku pengennya di suapin kamu.! "
Alex melongo dengan kemauan alesha, menghela nafas kembali mau nolak tapi istrinya yang mengidam bagaimana jika bayinya mengeceskan liurnya.!?
"Oke, baiklah! kamu mau mangga muda kan? ayo kita ke bawah. " ajak Alex, alesha menggeleng-geleng kepala dan tak turun dari atas pangkuan Alex.
"Aku sudah minta desi membawakan mangga nya kesini. Aku ingin makan di sini bersama mu? "
Sebuah ketukan pintu di luar sangat nyaring di dalam ruangan, Alex mempersilahkan masuk ke dalam. Desi masuk ke dalam tangannya membawa nampan satu piring mangga muda yang sudah di kupas dan di potong-potong dan sambal rujak yang di sampingnya.
"Nona, ini mangga mudanya. " Desi menaruh di atas meja kerja, Alex meminggirkan berkas dan data-data.
"Terima kasih, desi. "
"sama-sama nona, saya permisi keluar nona tuan. "
Alex menatap mangga muda menelan saliva, belum aja di cicipi tapi sudah ngilu duluan.
Alex mengambil satu potong dan di cocolkan ke sambal, lalu menyuapi alesha.
Alesha memakan tanpa merasakan ngilu ataupun keasaman Mangga.
"Apakah enak!? "
"Enak! kamu cobain deh ini enak.! " Alesha mengambil satu potong dan memberikan ke Alex.
Alex menerima dan makan mangga mudanya raut wajahnya menahan rasa asam dan giginya merasa ngilu terpaksa memakan.
"Enak kan? " tanya alesha.
__ADS_1
"Asam! eegh.. "
Alesha tertawa melihat Alex yang merasa ngilu saat memakannya.
"kamu saja yang makan aku tidak bisa makan yang asam-asam. "
"Baiklah, aku minta maaf. "
Alex menyuapi alesha sesekali alesha menyodorkan mangganya tapi Alex menutup mulut dengan rapat-rapat. kapok dengan rasa mangganya.
setelah kenyang memakan mangga muda, alesha tetap tidak mau turun dia masih nyaman duduk di pangkuan Alex dan menyenderkan kepala. Lama-lama alesha menguap, rasa mengantuk datang menguap dan memejamkan matanya. Alex yang masih membaca-baca berkas terhenti saat mendengar nafas teratur alesha. melihat alesha yang sudah tertidur di atasnya.
" Cantik!.. " Alex menyelipkan rambut alesha ke belakang memperlihatkan wajah cantik nya.
Alex tersenyum tak bosan-bosan memandangi wajah alesha yang sudah tertidur pulas. Alex membopong alesha dan menuju ke sofa panjang, meletakkan tubuh alesha di atasnya. mencium kening alesha lalu kembali duduk di meja kerjanya. membiarkan alesha tidur di sofa menemani dirinya yang bekerja dengan setumpuk kan berkas.
š¹š¹š¹
beberapa jam kemudian~
Alesha terbangun dengan tidurnya melihat sekeliling masih berada di ruangan kerja. Alesha melihat ke meja kerja, Alex yang masih sibuk dengan laptop di depanya. Tak menyadari bahwa dirinya sudah bangun tidur alesha melihat ke atas langit-langit matanya masih sangat berat untuk bangun.
Melihat jam dinding yang ternyata sudah jam empat sore. " ternyata sudah lama aku tertidur. " batin alesha.
Alesha duduk, memperlihatkan muka bantal. Alex melihat istrinya sudah bangun menutup laptop dan menghampiri alesha yang duduk di sofa.
"sudah bangun? "
"Sudah sore, mandi dulu tidak baik jika kamu mandi kesorean nanti masuk angin. "
"iya.. "
Alex dan alesha keluar ruangan dan berjalan masuk ke kamarnya. Alex mengambilkan segelas air putih untuk alesha.
"Minum dulu. " Alesha meminumnya sampai tandas dan langsung masuk ke dalam kamar mandi dan di susul Alex di belakangnya.
Alesha berusaha membuka pakaian nya tapi tangannya tidak bisa karena masih sakit.
"kamu jangan memaksakan untuk membuka sendiri, sini biar aku saja yang membukakan."
Alex membuka pakaian alesha lalu membuka pakaian nya sendiri.
mereka mandi bersama, Alex memanjakan alesha dengan penuh perasaan. Alesha menyenderkan tubuhnya di dada bidang Alex mengelus-elus bulu-bulu halus di rahang Alex.
Sesekali Alesha tertawa kecil dan senyum-senyum sendiri merasa lucu dan geli saat memegangi nya.
"Apa yang kau lakukan? " Alesha mendongak.
"Aku suka dengan bulu-bulu di janggut, jangan di potong yah!? " pinta alesha, Alex hanya mengangguk saja menuruti istri tercintanya.
tak cukup dengan janggutnya, alesha memegangi perut alex yang sixpack memainkan jari di area sana membuat alex tidak tahan dengan perlakuan alesha saat ini yang menggoda imannya.
__ADS_1
Alex meraih kepala alesha menyambar bibir mungilnya lalu mencium dan menyesap sedikit rakus menekankan lehernya lebih dekat lagi.
meremas boba kembar dengan kuat membuat mulut alesha mengeluarkan desah
di sela-sela ciuman nya. Alex melepaskan ciumannya lalu beralih menyusu boba kembar alesha. menyesap sampai kuat tangan satunya meremas, nikmat sudah yang di berikan alex untuk alesha. Alesha menjambak rambut alex dengan sangat kuat.
Aghh.. aghh..!!
Umm.. Umm..!!
Alex melihat wajah alesha yang sudah mabuk kepayang semakin bersemangat untuk mencumbui alesha sampai merasa puas.
Lalu memposisi gaya klasik atau misionaris memberikan rasa gagah pada suami, Alex merasa melindungi istrinya, dan Alesha pun lebih merasa nikmat ditindihi Alex yang memimpin dirinya.
Alex sangat terampil, ia dengan mudah mengatur sudut penetrasi sehingga menyentuh bagian yang sensitif di **** ***** sang istri. Kedua kaki alesha bisa dinaikkan ke bahunya memperdalam penjelajahan si Phyton ke dalam tubuh Alesha.
Ooh... Umm...!!
Alex merasakan punya alesha semakin sempit sampai susah untuk bergerak lebih cepat. Alex bermain dengan pelan-pelan takut dengan kondisi alesha yang hamil muda.
sampai titik ter nikmatnya datang Alex sedikit percepat dan...
chroodttt..
Alex merasa lemas dan nafasnya yang memburu, alesha yang berpegangan ujung bathub melepaskan pegangan nya lalu mendekat ke Alex yang masih mengurut si phyton sampai tuntas.
"Aku masih pengen! " ucap alesha. Alex langsung menatap alesha dengan melongo ada apa dengan istrinya ini kenapa tiba-tiba mendadak agresif dan sangat manja dengan dirinya.
"sudah sore sayang, nanti malam aja ya.? " bujuk Alex, alesha menggeleng kuat kepalanya.
"Aku belum puas!? "
"sayang, kita sudah lama berada di kamar mandi nanti kamu masuk angin. "
mendengar suaminya tidak menuruti kemauannya Alesha merajuk, dirinya merasa malu dia langsung berjalan keluar dari kamar mandi meninggalkan Alex yang heran di dalam kamar mandi sendirian.
.
.
.
š¹ š¹š¹
Bersambung...
š¹~Bagaimana dengan rasanya??? Coba aja sendiri nanti malam bagi yang sudah punya pasangan yah!? yang jomblo jangan nangis wkwk...
Dijamin istimewa, pake telurrrr.....
Kaya martabak yaaaaa? iyaa dong..
__ADS_1