Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 15 aviza menerima Ares jadi pacarnya


__ADS_3

Saat malam itu aku selalu kepikiran tentang pernyataan cinta Ares,aku tidak bisa melupakannya... aku bingung harus menerimanya atau menolaknya karena walau sudah ku tolak Ares terus memintaku untuk mikirkannya lagi. Aku jadi bingung harus bagaimana...kalau di tanya masalah hati adakah perasaan cinta untuk Ares,jelas hatiku tidak pernah menyukainya.


2 Minggu berlalu waktu masuk sekolah sudah datang. Saat aku masuk sekolah ternyata sudah banyak yg antri lihat papan pengumuman. Akupun ikut mendesak ingin melihat aku masuk di kelas 3 apa. Saat aku tahu bahwa aku masuk di kelas 3B aku harap aku tidak satu kelas dg teman2ku waktu di kelas 1 dan 2 dan ternyata harapanku terkabul aku masuk di kelas yg tidak ada aku kenali hanya Rizal saja yg aku kenal tapi dia cowok tidak mungkin aku mau satu bangku dg Rizal. Aku mencari2 tempat duduk dan menemukan barisan kedua nomer 2 dr depan. Aku langsung menuju bangku itu dan dia menunggu teman Bru yg mau duduk dg ku.


Setelah hampir 5 menit berlalu tiba2 ada yg datang seorang cewek berkaca mata menghampiriku dan berkata " Maaf apa aku boleh duduk di sini? "


" oh ya tentu saja,ini bangku kosong kog belum ada yg menempatinya. " jawabku dg senang hati


" terimakasih, oh ya namaku Diana. kamu siapa? " cewek itu sambil mengulurkan tangannya mengajakku berkenalan.

__ADS_1


" namaku aviza,panggil aja aku viza. "


Sejak saat itu aku dan Diana akrab dan menjadi teman baik. Bel istirahat berbunyi aku bergegas ke ruang kelas 3D yaitu kelas geng Rani berada dan Imas pun satu kelas dg mereka,aku ke sana untuk mencari Imas. Saat aku sampai di kelas terdengar suara Ema sedang bicara dg geng nya.


" jaman gini udah kelas 3 belum punya pacar itu seh namanya katrok,y g sih? "


" iya dong Em,apalagi belum pernah ngerasain ciuman pertama. ih...katrok banget,cupu,ndeso,gak gaul " jawab asih


mereka ber 3 Pun menjawab dg kompak " udah dong pastinya "

__ADS_1


Mendengar semua itu aku langsung kembali ke kelas tak jadi menemui Imas,ku lihat Imas juga tidak ada di kelas. Selesai pelajaran aku langsung pulang tanpa berkata apapun sama Imas,aku terus memikirkan obrolan geng Rani tadi di kelas...


Apa memang kalau sudah kelas 3 SMP harus punya pacar dan merasakan ciuman pertamanya dg seorang cowok ya? supaya di anggap gaul dan juga g cupu. Tiba2 aku punya ide untuk bisa di bilang gaul dan gak cupu lagi sama geng nya Rani.


Malam ini malam Minggu seperti biasa Ares selalu datang untuk meminta kepastian dari viza tentang perasaannya. Dan mereka janjian di rumah Rozik


" viz,gimana kamu sudah punya jawapan atas pertanyaan ku yg kemarin? apa kau masih tidak mau menerima cintaku ini? " tanya Ares ke viza sebelum viza pulang


" emmm...setelah aku pikir pikir,iya kak aku mau kog jadi pacarnya kakak " jawabku dg malu2.

__ADS_1


" beneran viz? yes...akhirnya. " perkataan Ares dg nada bahagia.


" iya kak,ya udah aku pulang dulu ya kak. MET malam " aku berlalu begitu saja tanpa mendengar jawaban Ares lagi. Aku terburu2 takut di omelin ibu Karena pulang terlarut malam


__ADS_2