Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
koepisode 49 Black menyatakan cintanya pada aviza


__ADS_3

" sebenernya apa Black,cepetan ngomong.Aku jadi penasaran "


" Sebenernya aku suka sama kamu dek,dari awal bertemu dan melihatmu aku sudah menyukaimu tapi aku takut jika kamu menolakku. tapi kamu tak perlu membalas perasaan ku kog dek,santai... yang penting sekarang aku sudah lega bisa menyatakan perasaanku padamu. cuma itu sih yang mau aku omongin "


" oh...."


" Pulang yuk dek,udah sore.tapi maav ya aku tidak bisa mengantarkan mu pulang. Aku masih ada urusan, Kamu bisa pulang sendiri kan? Aku cari in bus ya."


" Black...tunggu. Aku bisa pulang sendiri kog kamu tidak usah khawatir ya. kamu pergi dulu sana. "


" Beneran dek?"


" iya bener,udah pergi sana...!"


" oke...dah....semoga kita bisa bertemu lagi."

__ADS_1


Ku lihat Black berlari pergi jauh dari ku. Tidak biasanya dia seperti itu. Bahkan dia tidak mau mendengar jawabanku. Mungkin kah dia tahu bahwa aku akan menolaknya? Sampai saat ini dan juga detik ini aku belum bisa melupakan Andin,aku selalu mengharapkan nya suatu saat nanti kita bisa bersama lagi seperti dulu.


****


3 hari setelah perpisahan, Ayahku mencarikan ku pekerjaan di kota R di situ nenek dan adikku tinggal. Tapi aku tidak tinggal bersama mereka aku tinggal bersama keluarga teman ayahku yaitu keluarga paman cipto. Anaknya yang bernama cintya lah yang mencarikan ku pekerjaan,aku bekerja di tempat yang sama dengan kak Cintya,dia lebih tua 2 tahun dari aku. Orangnya sana kayak aku kecil mungil tapi lebih tinggian dia kira kira selisih 5 cm dengan ku. Dia bekerja di swalayan menjadi SPG konter hp bagian jaga malam mulai jam 16:00 sampai dengan jam 22:00 .


*****


Jam 15:00 aku dan ayahku tiba di rumah kak Cintya. Saat itu dia baru bersiap siap akan berangkat bekerja. Kak Cintya mengajakku ikut bersama nya, mengenalkan ku pada bos yang punya konter hp.


" Sore bos... ini lho bos saudaraku yang aku ceritakan kemarin."


" owh...Nok kog nggak dandan kayak kamu sih,besok permak dia jadikan yang cantik baru bisa masuk sini. besok bawa dia ke salon...kalau butuh uang tinggal ambil di laci masukkan dalam nota "


" ok...siap bos."

__ADS_1


Dalam hati aku bertanya " aku ini mau kerja,bukan mau di jual atau mau ada yang mempersunting ku,kenapa aku harus dandan cantik?" Aku masih tidak tahu. Sejak berada di konter aku hanya diam,berpikir apa aku cari pekerjaan lain saja ya. Tapi di sini bisa langsung kerja tanpa urus ini itu,apalagi ijazah belum keluar. Yah bertahan dulu di sini,nanti cari kerja lagi kalau sudah keluar ijazahku. pikirku dalam hati.


Jam menunjukkan angka 22:00 saat nya beres beres dan bersiap untuk pulang. Tak berapa lama kemudian paman Cipto datang menjemput kami. Sampainya di rumah kami langsung bergegas untuk istirahat tapi kami tidak langsung tidur,sempat ngobrol beberapa menit dengan kak Tia


" viz,besok pagi kita ke salon samping rumah ya biar kamu di rubah jadi lebih cantik lagi."


" kak kalau jg SPG harus cantik ya?"


" Ya ... bukannya gitu,setidaknya rapi dan menarik agar pelanggan tertarik untuk mampir ke outlet kita. "


" oh...gitu ya kak. Tadi di situ kog udah ada kak Hani kak,apa masih cari karyawan bos kakak. "


" gampang,bisa di atur itu mah viz,kamu tenang saja.yuk kita tidur udah malam."


" ok...kak"

__ADS_1


__ADS_2