
Hari ini hari pertama MOS . Aku sangat menikmatinya... Banyak keseruan yang aku temui bareng dengan teman baruku. Aku menikmati detik demi detik hariku menjadi murid SMA .
Tak terasa besok MOS hari terakhir dan saatnya melakukan perkemahan,ini yang ku tunggu-tunggu karena dulu waktu SMP aku tidak ikut karena Imas sakit dan aku tak berani ikut kemah sendiri tanpa imas. Tapi sekarang aku harus belajar mandiri dan tidak mengandalkan teman-temanku.
__ADS_1
Aku satu tenda dengan Anita. Saat pencarian jejak ternyata sangat melelahkan. Dulu waktu SD aku tidak ikut mencari jejak,aku dapat bagian jaga tenda. SMP aku tidak ikut dan sekarang SMA aku baru bisa merasakan betapa capeknya ikut mencari jejak di hutan,menyusuri sungai juga persawahan. Walaupun melelahkan tapi aku sangat senang ternyata seru sekali ikut kemah walau tanpa teman yang aku kenali hanya Anita yang dulu satu SMP denganku itu pun tak pernah satu kelas tapi aku senang.
Sampai di sekolahan aku dan Anita tidak langsung kembali ke tenda tapi kita mampir dulu ke kos-kosan Anita untuk istirahat dan mandi. Karena sangking capeknya kita tidak sadar ketiduran hingga sore. Setelah mandi aku dan Anita bergegas kembali ke perkemahan ternyata di sana sudah banyak anak-anak yang berkumpul di lapangan entah apa yang di bicarakan kakak pembina kita tidak tahu sampai lapangan ternyata sudah bubar. Saat aku tanya teman yang lain ternyata kita di suruh bersih-bersih dan mandi. Huh...rasanya lega ku kira ada apa.
__ADS_1
Karena aku tidak ingin tertinggal satu pun kegiatan berkemah. Aku sangat menikmati perkemahan ini.
Anita di jenguk pacarnya yang ternyata kakak kelas sendiri. Aku ngiri pada teman-teman yang di tengokin pacar,sahabat dan keluarganya. Aku merasa tak punya keluarga karena tidak ada yang menengokku di perkemahan.
__ADS_1
Ada teman lain tenda yang di jenguk orang tuanya dan membawa begitu banyak makanan sampai aku mengira dia adalah putri raja karena begitu banyak orang-orang mengikuti orang tuanya sambil membawa keranjang yang berisi berbagai macam makanan seperti orang lamaran. Semua murid bengong melihat itu semua. Apa perlu seperti itu fikirku? kenapa sampai begitu ya? mungkin dia anak orang kaya jadi wajar saja.
Andai saja aku masih pacaran sama shiv,mungkin dia juga akan datang menjengukku di perkemahan. sayangnya kita sudah tidak ada hubungan lagi. Nasib seorang jomblo jadi ngenes kalau ada saat seperti ini. Tapi aku tetap bersyukur karena aku pun tak boleh punya pacar karena sudah di jodohkan dengan Ares anak tiri budhe ku,meskipun aku tak mau tapi ke dua orang tua sudah setuju aku bisa apa...? hanya bisa menerima semua ini. masih Untung aku masih di perbolehkan untuk melanjutkan sekolah. Kalau tidak nasib ku akan sama seperti kak jelita. Hanya lulus SMP lalu menikah dan punya anak menjadi ibu rumah tangga. Aku ingin mempergunakan waktuku ini sebaik-baiknya,menikmati masa mudaku sebelum menikah. Aku tidak mau menyesal di kemudian hari.
__ADS_1