
Setelah perkemahan itu,aku menjalani hidupku seperti biasa. Sekolah dan belajar,hari hari berlalu begitu saja,tidak ada yang istimewa.
Hingga pada suatu malam,sekitar jam 01.15 menit hp ku berdering tanpa aku lihat nomer siapa itu malam telepon langsung aku angkat. Terdengar suara di sana
" hallo...apa kabar?"
Dengan setengah sadar aku menjawabnya
" maaf...ini siapa ya?"
" ini aku Andin "
__ADS_1
" Andin siapa?"
" Andin temennya iman "
Saat mendengar kata itu,seolah aku tak percaya,ini bagaikan mimpi,tiba-tiba Andin menghubungiku,aku masih tak percaya. Orang yang aku suka 7 bulan yang lalu tiba-tiba menelfonku. Aku mencubit pipiku berkali-kali dan berkata ini bukan mimpi,ini kenyataan. Reflek aku bangun dan meloncat dari tempat tidur sambil berkata " ini kenyataan bukan mimpi,yeeee"
Sampai sampai aku melupakan telepon dari Andin. Saat aku cari hp ku dan ku lihat sudah terputus telepon dari Andin. Aku sangat sedih...sekitar 5 menit kemudian nomer tadi menelpon kembali,buru-buru aku mengangkatnya dan berkata
" hallo...ini beneran Andin ya?"
" iya benar,aku viza. "
__ADS_1
Untung tadi Andin tidak mendengar apa yang aku ucapin,huh...lega.
Seiring berjalannya waktu setiap malam aku dan Andin selalu teleponan. walaupun kita baru kenal tapi aku merasa sudah kenal lama dengan Andin,sudah bertahun-tahun lamanya walaupun kenyataannya kita baru kenal 3 bulan.
Setelah pendekatan selama 3 bulan aku dan Andin sepakat untuk pacaran. Pertama bertemu setelah kita jadian di hp dia datang ke rumah iman dan mengajak ku bertemu,hari itu adalah hari yang paling bahagia untukku,setelah 3 bulan hanya ngobrol lewat hp akhirnya akan ketemu dengan Andin,aku sangat deh deg kan,aku berusaha tampil cantik untuk bertemu dengannya.
Jam menunjukkan angka 7 malam,Andin SMS bahwa dia sudah ada di rumah iman,aku langsung ke rumah iman dan bertemu dengan dia. Saat aku melihatnya,dia sangat tampan,mukaku langsung memerah,aku masih tak percaya bahwa aku bisa berpacaran dengan Andin,dia paling tampan di antara semua teman iman. Aku sangat bahagia. Dunia terasa sangat indah.
Pulang dari rumah iman,Andin SMS nanti pagi mengajakku jalan-jalan pagi. Sekitar jam 4 pagi dia menyuruhku untuk membangunkannya. Aku masih tak percaya,semalam sejak bertemu dengan Andin aku tidak bisa tidur,aku selalu terbayang wajahnya. Aku masih belum percaya bahwa aku punya pacar yang begitu tampan. Setiap membayangkannya wajahku memerah. Hatiku berbunga-bunga. Entah ini yang di namakan cinta? sepertinya aku telah jatuh cinta pada Andin sosok yang dulu hanya aku suka sekarang aku cinta. Sangat mencintainya...
Alarm jam 04:00 berbunyi,aku bergegas cuci muka dan menelpon Andin,ternyata teleponnya tak di angkat. Aku langsung ke rumah iman. Tak ku sangka dia sudah menungguku di luar rumah iman. Saat itu perasaanku campur aduk. Aku tak bisa berkata apa-apa sangking bahagianya. Lalu dia menggandeng tanganku dan berkata
__ADS_1
" ayo kita jalan-jalan pagi ."
Aku hanya mengangguk tak bisa menjawab pertanyaan Andin. Terus ku pandangi dia,ku tatap wajahnya,aku masih Tak percaya bahwa sekarang aku sudah punya pacar dan dia orang yang benar-benar aku cintai. Dia cinta pertamaku,orang yang mampu membuatku jatuh cinta. Dulu aku tidak merasakan hal seperti ini pada Ardan mungkin dulu aku hanya sekedar kagum saja pada Ardan.