Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
Episode 98 kebohongan Anang


__ADS_3

Viza tetap menjalin hubungan dengan Anang.


Hampir setiap hari Anang menjemput Viza pulang kerja karena memang motor baru Viza di bawa Ayahnya jadi dia di antar jemput oleh Anang.


Entah kenapa Viza semakin ragu pada Anang, namun cintanya Membuat dia tetap bertahan.


Dia mengadu pada sang pemilik kehidupan untuk mempersatukan dia dengan Anang


" Ya Allah... jika memang Anang jodoh ku maka satukan lah kami dalam ikatan pernikahan namun jika Anang bukan lelaki terbaik untuk ku jauhkan lah aku darinya. "


Sedikit demi sedikit kebohongan Anang mulai terbongkar.


Saat itu sedang di adakan perayaan di desa nenek Viza, secara kebetulan dia bertemu dengan teman SMA nya. Viza pun menyuruh temannya itu untuk mampir ke rumahnya.


" Viza " ucap Cici teman SMA viza


" Cici... Vivi "


" Hai ... kog kamu ada di sini Viza? "


" Iya aku sekarang tinggal di sini bersama nenekku. mampir ke rumah nenekku yuk. tapi rumah nenekku jelek "


" Bagaimana Vivi ? apa kita mampir ke rumah Viza dulu? " Tanya Cici sama Vivi


" ya... gak papa sih kita main ke rumah Viza bentar, lagian juga masih jam 3 "


" Yuk... kita ke rumahku, Deket kog dari sini. "


Viza mengajak Vivi dan Cici ke rumah neneknya. Mereka pun mengobrol dengan Asyik


" Oh .. iya Viz, kamu ada hubungan apa dengan Yono? "


" Yono siapa maksud kalian? "


" Ya... Yo o yang sering boncengan sama kamu. "


" Dia pacarmu ya " tanya Cici


" Yono... aku nggak kenal sama Yono. Pacarku namanya Anang. "

__ADS_1


" Anang... hahaha... " Cici dan Vivi tertawa bersama an.


" Iya Anang. " jawab Viza bingung


" Dia itu temen kuliahku Viz, namanya Joko Supriyono " jawab Cici


" Bukan... Namanya itu Anang Setyabudi "


" kamu di bohongi sama dia Viz, jelas jelas dia itu Yono. orangnya item agak gemuk trus pendek, motornya Mega pro kan? " sambil tertawa cekikikan melihat tingkah Viza yang polos


" iya... " Deg ... Viza kaget mendengar kenyataan yang di lontarkan ke dua teman nya itu.


" Ya sudah kita pulang dulu ya viz, sudah sore.. jangan bilang sama Yono kalau kita yang kasih tahu ya. oke... "


" oke... "


Saat itu hati Viza hancur karena


kebohongan Anang.


" Apalagi ini tuhan ... kenapa aku selalu di bohongi? kemarin Beny sekarang Anang "


Keesokan harinya Viza mencoba SMS Anang dan pura pura seperti biasanya.


" Kuliah yank... kenapa kangen ya..." beberapa menit Anang membalas nya


" Enggak kog... cuma pengen tahu aja. "


" Ada apa...? "


" Enggak ada... ya sudah belajar yang rajin. "


" Iya sayang... nanti sepulang kuliah, ketemuan yuk. kangen ni... "


" Oke..."


Satu jam kemudian, Anang datang menjemput Viza untuk jalan bersama.


" Kamu nggak kerja yank? "

__ADS_1


" aku izin.. sekarang sudah ada pengganti ku jadi aku boleh izin "


" Kita mau kemana yank...? "


"Terserah kamu yank, aku ngikut aja "


" kalau aku ajak ke hotel apa kamu juga akan ngikut? hahaha... bercanda yank. "


" oh...iya yank, kamu kenal nggak cowok yang namanya Yono? "


" Yo...Yo... siapa? Yo...no? " Anang gelagapan dengan nama itu


" Iya .. Yono... kata temenku yang kuliah di universitas U***** aku dapat salam dari Yono. "


" Universitas U*****? "


" Iya U***** . Kenapa kaget yank? oh iya kamu juga kuliah di situ kan? "


" Siapa nama temenmu itu? "


" Cici dan Vivi. kamu kenal yank...? kalian kan satu universitas. "


" Viz... Apa maksud dari semua pembicaraan mu ini? "


" Apa... tidak ada maksud. Aku cuma pengen tahu aja siapa sih yang kasih salam ke aku, jadi penasaran aku sama orang itu. "


Anang segera menghentikan motornya, Saat sudah sampai di pantai


" Maaf... mungkin kamu sudah tahu semuanya. maafkan aku sudah membohongi mu? "


" Kenapa harus berbohong? "


" Aku kurang pede menggunakan nama itu. Aku lebih suka dengan nama Anang. "


" Ada lagi yang kau sembunyikan padaku? tolong jujur padaku, aku suka kamu apa adanya. bukan karena ada apa apa nya. "


" Maaf... aku tahu... tidak ada lagi yang aku sembunyikan darimu. hanya nama saja memang aku berbohong sama kamu. "


" Aku percaya padamu, namun jika aku tahu kamu masih berbohong padaku, aKu tidak akan memaafkan mu. "

__ADS_1


" Ku janji padamu tidak akan berbohong lagi. "


" oke... aku pegang janjimu. "


__ADS_2