Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 87 kakak laki laki Nury


__ADS_3

Viza terus memandangi layar ponselnya dia berharap ada balasan SMS dari kak Tia. Dia ingin tahu bahwa yang di katakan bos dan juga wanita itu tidaklah benar. Tapi sampai sore belum ada jawaban.


Setelah pulang kerja Viza masih mendapati hp nya sepi tanpa ada pemberitahuan SMS. Lelah menunggu balasan SMS dari Tia, akhirnya Viza tertidur sambil memegang hp nya.

__ADS_1


Pagi harinya Viza melihat ada balasan SMS dari mbk Tia semalam. Dia buru buru melihat nya.


" Nggak usah percaya sama orang itu viz, orang itu bohong. orang gila nggak usah di percaya "

__ADS_1


Menerima balasan SMS seperti itu Viza malah semakin yakin jika berita itu benar adanya. Tapi dia tidak berani bertanya lagi pada Tia.


Beberapa hari kemudian Tia datang ke konter untuk menjual hp barunya. Tapi bos menolak untuk membelinya. akhirnya bos menyarankan untuk menjual ke konter lainnya. Karena rata rata konter di kota R sudah tahu bahwa Tia adalah karyawan di counter Sabar mangkanya bos menyuruh Tia mengajak Viza untuk menjual kan hp nya agar tidak ada yang tahu jika yang jual itu adalah karyawan counter supaya tidak di periksa secara detail. akhirnya Viza menjual hp Tia dengan harga rendah karena Tia butuh uang entah untuk apa Viza tidak tahu. Setelah itu Tia mengembalikan Viza ke counter. Viza merasa dirinya hanya di manfaatkan saja tapi dia tidak berani menolak. Entah kenapa dari dulu Viza tidak berani menolak keinginan teman teman nya.

__ADS_1


Semenjak itu Viza jarang berhubungan dengan Tia lagi. Viza mulai menjalani kehidupan nya seperti biasa. Berangkat kerja jam 8 pulang jam 4 untuk mandi dan kembali lagi bekerja sampai jam 21:00 . kadang dia merasa bosan dengan pekerjaan nya. Ingin rasanya dia kelaut dari pekerjaan itu tapi harus kerja di manalagi kalau dia keluar dari tempat itu. Bagaimana dengan susu adiknya. Siapa yang akan membeli susu untuk adiknya. Setelah ayahnya menikah lagi, beliau lebih sibuk dengan keluarga barunya. Untuk memberi uang belanja neneknya pun kadang tak di kasih. Terpaksa Viza yang harus menanggung semuanya. Setiap gajian dia hanya menyisihkan uang 15.000 untuk membeli bahan bakar motornya selama seminggu. Sebagai seorang remaja tentu dia juga ingin seperti teman teman seusianya. setiap abis gajian mereka banyak berbelanja baju dan juga cosmetics yang mereka inginkan. sementara Viza jangankan beli cosmetics beli jajan pun dia tak bisa karena uangnya untuk keperluan Arisa.. Terkadang jika belum gajian tapi susu Risa sudah habis dia harus bon dulu sama bosnya.


Untung kalau soal pulsa Viza selalu di isikan kakaknya Yaitu Nury. Perhatian Nury pada Viza membuatnya nyaman bercerita apapun tentang kehidupan nya. Nury selalu ada untuk Viza meskipun hanya lewat telepon, Tapi itu sangat berarti untuk Viza Di mana dia tidak bisa mencurahkan segala keluh kesahnya pada siapa pun kecuali pada Nury .Karena Viza sudah menganggap nya seperti kakak kandungnya meskipun mereka tidak ada hubungan darah. VizA selalu memimpikan mempunyai seorang kakak laki laki yang akan melindungi nya dari semua masalah. Seperti yang di lakukan Nury padanya. Sepertinya Nury juga sangat menyayangi Viza. Apa yang Viza inginkan dia berjanji akan selalu memenuhinya suatu saat nanti kalau dia sudah pulang dari merantau. Nury pun menawarinya untuk mengirim uang setiap bulan kepada Viza. Namun Viza menolak karena itu terlalu berlebihan.

__ADS_1


__ADS_2