Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 66 kedatangan Cahya di hidup Viza


__ADS_3

Mulai malam itu semua berubah di kehidupan Viza. Dia sudah memutuskan untuk move on dari Andin dan mencoba mencari kebahagiaan nya bersama adiknya. Semua yang berhubungan tentang Andin dia hapus mulai dari foto di hp dan kontak juga foto viza dan Andin di dalam dompet viza di simpan rapat rapat. Viza menaruhnya dalam kardus dan menyimpan nya. Dia berjanji tidak akan membuka kardus itu selamanya.


Setelah putus dengan Andin setiap malam Minggu viza datang ke alun alun sekedar bersantai sendirian atau bersama Ria memandangi bintang bintang.


Hari hari nya terasa hampa meskipun dulu saat Andin menghilang hidupnya pun terasa hampa tapi kini kehampaan itu kosong tiada harapan. Setelah putus dengan Andin banyak laki laki yang mencoba mendekati Aviza tapi Viza menolaknya. Bahkan ada seorang guru SMP yang sudah terang terangan ingin mempersunting Viza dan meminta izin pada nenek Aviza tapi nenek Aviza menolaknya dengan alasan Viza masih ingin fokus kerja dan merawat adik nya padahal neneknya belum memberi tahu Viza tapi beliau sudah menolak guru itu. Mungkin nenek Viza takut kalau guru itu mempermainkan cucunya karena guru itu orang yang kaya dan keluarga terhormat. Nenek Viza tak mau cucunya di pandang rendah karena berasal dari keluarga yang berantakan setelah kematian ibu Viza.


Beberapa bulan kemudian ada seorang laki-laki yang mencoba mendekati Viza namanya Cahya temannya Tia. Sebenarnya Cahya sudah lama naksir Viza saat pertama kali melihat Viza di rumah Tia tapi dia pemalu tak berani mendekati Viza. Karena melihat akhir akhir ini Viza sering murung dan terlihat tidak ceria lagi seperti dulu Tia berinisiatif memperkenalkan Cahya dan Viza. Tia berharap Viza bisa bahagia bersama Cahya.


Setelah 2 Minggu berkenalan Cahya berniat mengajak berkencan Viza. Awal mula nya Viza enggan menerima ajakan Cahya tapi karena bujukan Tia dan juga Ria sahabat nya,akhirnya Viza menerima ajakan Cahya untuk jalan bersama tapi dengan satu syarat bahwa Risa Adik Viza harus ikut Cahya pun menyetujui persyaratan Aviza.


Hari yang di tunggu Cahya pun tiba di mana dia akan berkencan dengan Viza lebih tepatnya sih jalan jalan bukan berkencan karena Viza mengajak Risa. Mereka pergi ke taman bermain, Cahya pun tak enggan menggendong Risa yang masih berumur 2 tahun. Mereka sudah seperti pasangan suami istri yang bahagia bersama anaknya. Viza pun tampak bahagia jalan dengan Cahya. Cahya laki laki yang baik dia bisa menerima Viza apa ada nya. Meskipun Viza belum punya perasaan sama Cahya tapi setidaknya Viza merasa nyaman dengan Cahya.

__ADS_1


Saat di taman bermain Cahya bertemu dengan tetangganya dan tetangganya pun menggoda kami


" Aduh mas Cahya serasi banget,sudah cocok mas gendong anak. jangan lama2 ya mas di tunggu undangannya. "


" jangan kuatir kalau sudah pasti tanggalnya pasti aku undang "


" Bener ya mas, walaupun janda anak satu tp masih kayak perawan kog mas.cantik pula " Sambil berbisik ke telinga cahya


" heh...dia bukan...."


" Ada apa mas?" Tanya Viza

__ADS_1


" enggak kog dek,enggak ada apa apa. Dia tadi tetanggaku. jangan marah ya...!"


" ngapain harus marah sih mas,santai saja "


" kamu tadi pasti denger pembicaraan kami,maafin tetanggaku ya dia enggak tahu yang sebenarnya mungkin karena kita bawa Risa jadi di kira kamu janda anak satu "


" ha....ha "


" kog malah ketawa...?"


" udah biasa mas aku,kalau aku jalan sama Risa dan ada yang ngajakin aku memang selalu bilang gitu dan kebanyakan mereka langsung kabur enggak jadi ngajakin kenalan. Aku malah suka di kira gitu jadi nggak ada yang gangguin aku lagi "

__ADS_1


" owh...gitu ya dek ku kira kamu bakalan marah.hehe...pulang yuk dek udah malem. Takut di marahin nenek "


" yuk..."


__ADS_2