Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 18 aviza mulai menghindari ares


__ADS_3

Karena aku mulai merasa terganggu dg kedatangan kak Ares,aku mencoba memberitahunya untuk datang seminggu sekali karena jika 2 hari sekali itu akan mengganggu waktu belajarku sedangkan aku sudah kelas 3 harus serius belajar. Dia pun mau mengerti dan datang cuma seminggu sekali. 3 bulan berlalu pasca aku jadian sama kak ares. Aku merasa tidak ada perasaan apapun sama dia,jika aku teruskan hubungan ini akan menyakitkan kita berdua,aku memilih untuk menghindarinya. Malam ini kak ares datang ke rumahku...ya memang malam ini malam Minggu pasti dia akan datang untuk apel.


" viz,Kenapa diam" kak Ares membuka percakapan antara kami


" gak kenapa2 kog kak" jawabku simpel


"kamu gak suka ya aku datang ke sini,apa kamu gak kangen sama aku? tanya Ares


" emm...bukan begitu kog kak,gimana ya ngomongnya " jawabku ragu2

__ADS_1


" ngomong aja viz,gak usah ragu.aku bakalan terima kog" kata kak Ares


" malam Minggu ada acara televisi favoritku kak,kalau kakak ke sini aku gak bakalan bisa nonton acara kesukaanku " jawabku dg polos


Tiba2 kak Ares diam tanpa bicara dan kami berdua sama2 diam. setengah jam kemudian kak Ares pamitan pulang dan tidak mengatakan apapun.


Sejak saat itu kak Ares tak pernah datang lagi ke rumahku dan aku merasa hidupku kembali normal dan tidak merasa takut,tertekan karena punya pacar dan sering di apelin pacar. Aku gak suka punya pacar dan gak suka pacaran. Apa enaknya pacaran hanya tertekan,takut dan g bisa bebas dan tenang. Aku sangat bahagia menjalani hidupku tanpa adanya kak Ares.


kak Ira mencoba memanas-manasiku dengan berbicara keras saat aku lewat di depannya. Tapi sayangnya aku cuekin,karena tahu aku cuekin,kak Ira jadi kesel dan marah sama teman-temannya.

__ADS_1


Melihat kejadian itu aku tertawa sendiri dalam hati.


Aku merasa lega dan jadi merasa tidak bersalah dengan kak Ares,walaupun aku tahu kak Ares selingkuh dengan kak Ira,aku tidak merasa sakit hati justru hatiku ingin berterima kasih dg kak Ira karena sudah berpacaran dengan kak Ares.


Mungkin karena sikapku yg dingin sama kak Ares. Dia pergi meninggalkanku dan tidak pernah datang lagi ke rumah.


Masalahku dg kak Ares sudah selesai. Aku bebas seperti yg dulu,asih pun tak pernah membully aku sejak tahu aku pacaran sama kakaknya. Aku menikmati masa-masa sekolahku yg hanya tinggal beberapa bulan saja. Tidak ada lagi kata Ardan yg pernah ku dengar,tidak ada lagi yg mengacuhkanku...semua berjalan dg indah.


Suatu hari aku datang ke kelas Imas dan mencarinya karena ada buku yang ingin ku pinjam. Tapi sepertinya Imas tidak ada di kelas mungkin dia di kantin,saat aku ingin pergi dari kelas tiba-tiba ada cewek yg menepuk pundak ku dan berkata

__ADS_1


" hai...kamu yg namanya aviza ya? yang katanya dulu naksir Ardan dan pernah nembak Ardan tapi di tolak."


cewek itu terlihat bahagia saat berbicara padaku. Aku jadi terdiam dan tak bisa bicara apapun. Hatiku sangat pedih...kenapa harus ada yang mengungkit hal ini lagi. Tanpa bicara apapun aku langsung lari ke luar kelas.


__ADS_2