Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 77 Pertemuan Beni dan Viza


__ADS_3

Tak lupa Viza meminta kakaknya untuk memilih kan baju untuk di pakai saat bertemu dengan Beni. Kakaknya pun memilih baju buat Viza dan kata penjual toko itu baju model baru yg namanya keong racun. Mereka berdua tertawa mendengar nama baju itu. memang saat itu sedang tenar lagu keong racun yang di bawakan Sinta Jojo


Saat kembali ke rumah neneknya Viza sudah memantapkan hatinya akan menerima Beni meski jelek atau tampan wajah Beni.


Hari yang di tunggu telah datang di mana Beni berjanji akan datang ke rumah nenek Viza. Di tempat kerja Viza tidak tenang ingin cepat2 pulang dan bersiap siap bertemu orang yang selama ini berbicara dengan dia yang selalu menghibur dia saat dia sedih membuat tertawa dan selalu memanjakan nya.


Jam tangan Viza menunjukkan angka 4 waktunya dia pulang. Dia bergegas untuk pulang tampak raut wajahnya sangat ceria.


Viza meng goes sepedanya dengan sangat cepat sampai dia capek dan ngos ngosan. Motor yang Viza beli sedang di pake ayah nya makanya dia menggunakan sepeda milik sepupunya.


Di tengah jalan tiba tiba hp Viza berbunyi


" menggunakan jaket hijau putih dengan rambut tergerai membuat dirimu terlihat semakin cantik "


Membaca pesan dari Beni, Viza kaget dan mencari cari seseorang yang ada di dekat nya. Ada seorang cowok tampan menggunakan motor Ninja membuntuti nya. Viza pun senang. Dalam hatinya berkata " Mungkin kah itu kamu beni " sambil tersenyum


Tiba tiba hp Viza berbunyi lagi " cepat pulang cantik aku sudah menunggu mu "


Viza pun kaget dan berbicara dalam hatinya sendiri " Dia sudah ada di rumah? bearti bukan cowok yang ada di belakang ku dong, Di mana dia? kenapa bisa tahu kalau aku pake jaket hijau putih ? Ah pusing... mending cepat pulang agar tahu jawabannya "

__ADS_1


Saat sampai di rumah Viza melihat seorang laki-laki yang kusam,hitam tidak ada manis manis nya wajah nya pun tidak tampan. Viza kaget dan berkata dalam hati " Tidak mungkin dia Beni, Beni dalam bayangan ku tidak seperti ini, Dia mirip Andin . ah... mungkin itu teman nya dan Beni ada di dalam. iya itu pasti " dia menjawab sendiri pertanyaan nya


Saat Viza memarkirkan sepedanya. cowok itu berbicara dengan nya


" Capek ya "


" sedikit "


" Kenapa tadi tidak bilang biar aku jemput "


" Apa ini beneran Beni? gak mungkin...! " kataku dalam hati


" gak pa pa kog, aku akan sabar menunggumu. "


Setelah mandi, Viza enggan keluar tapi dia tetap harus keluar dan bersikap baik pada mereka walaupun hati nya menolak kenyataan itu.


Melihat Viza sudah cantik dan rapi , Beni bergegas menghampiri Viza dan mengulurkan tangannya untuk berkenalan


" Beni "

__ADS_1


" Viza " sambil menjabat tangannya


" oh... ya ini temanku Adi "


Adi dan Viza saling berjabat tangan


Kebetulan ada Ria lewat depan rumah Viza.


Viza langsung memanggil nya


" Say sini... " sambil melambaikan tangan nya ke arah Ria


" Hai... ada apa ? " jawab Ria


" Sini cepat... Tak kenalin sama teman ku. "


" Nanti saja ini sudah mau magrib, takut di cariin kakak ku "


" ok... " jawab Viza dengan sedikit kesal

__ADS_1


Saat Adzan magrib tiba, Beni dan Adi ijin untuk ke masjid dekat rumah nenekku. Dan aku mengizinkan nya.


__ADS_2