Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 56 perkenalan antara viza dan Andik


__ADS_3

Setelah nenutup konter tiba tiba ada nomer yang tidak di kenal menghubungi hp Viza. Viza menjawab telepon tapi dia diam saja...


" Halo viz....masih ingat suaraku "


" Maav siapa ya...?"


" kamu sudah makan?"


" belum..."


" makan dulu yuk,aku jemput di konter "


Lalu seseorang itu menutup teleponnya. Viza bingung siapa orang ini perasaan dia belum mengenal satu cowok pun di kota ini. Buru buru dia mengambil kunci motornya ingin segera pulang,viza merasa takut oleh seseorang misterius yang ingin mengajaknya makan. Saat hendak menyalakan motornya tiba tiba ada suara dari belakang viza.


" Kau bawa motor sendiri viz?"


" iya...maav siapa ya?"


" Aku Andik temannya Wati sepupumu.kalau enggak percaya silahkan telpon wati,dia sedang menunggumu bersama pacarnya di alun alun aku di suruh jemput kamu."


Beberapa menit kemudian sepupu Viza telepon


" Viz cepetan...ikut kakak enggak sih? lama banget...sudah ketemu dengan Andik kan? kalau sudah buruan ke sini ya,aku tunggu. enggak pakek lama."


" Tapi kak,aku belum izin nenek,nanti kalau pulang terlambat bisa di marahin lagi."

__ADS_1


" Tenang...tadi aku sudah izin nenek kog,dia juga udah mengizinkan "


" oke deh kak..."


Tut....tut bunyi telepon di tutup.


" gimana viz,sudah percaya sama aku. yuk cepetan nanti Wati marah lagi."


" oke..."


Viza bergegas menyalakan motornya dan mengikuti di belakang Andik. Sampai di alun alun Wati langsung memeluk Viza dan memperkenalkan Andik dan viza secara langsung.


" Viz...kenalkan ini pacarku mas Alim namanya dan itu temannya Andik. "


" kaku amat sih Viz,biasa aja lagi. kamu belum makan kan? yuk makan dulu kakak yang traktir "


" oke...kak.makasih"


Kak Wati tahu kalau aku tak pernah jajandi luar karena gaji ku habis buat bayar motor dan beli bensin.setidaknya aku cuma harus bertahan hidup begini selama 3 tahun sampai motorku lunas. Setelah itu aku baru bisa menikmati kerja kerasku selama ini. Aku harus semangat.


Selesai makan kita semua berjalan jalan di alun alun,kak Wati terlihat sangat mesrah dengan mas Alim. Andik pun mencoba mengajakku mengobrol mencoba ingin dekat denganku tapi aku tak bisa merespon cowok lain selain Andin hatiku telah terpaku seutuhnya buat Andin tak ada celah untuk cowok lain.


Jam di tangan ku menunjukkan angka 11 malam aku mencoba mengajak kak Wati pulang


" Kak pulang dulu yuk udah malam,udah jam 11 nich kak,nanti aku di marahi nenek."

__ADS_1


" Takut amat sih Viz sama nenek. Tenang nanti aku yang bilang sama nenek. Nanti tak anterin pulang "


" kakak kayak nggak tahu nenek aja sih,dia kan suka ngomel. nggak tahan aja kalau di omelin terus gara gara ini. Kakak sih enak pacaran lha aku di jadikan obat nyamuk saja.huh..."


" kamu pacaran saja sama Andik,beres kan."


" kakak kog gitu sih "


" emangnya kamu belum punya pacar ya viz?" sahut Andik


" sudah kog "


" bohong tu dik,Viza belum punya pacar."


" ih...kakak sok tahu.pokoknya aku mau pulang sekarang titik. kalau kakak nggak mau pulang aku pulang sendiri aja."


" emang kamu berani?" jawab Wati


" Berani donk.makadih ya traktiran nya. da..."


" eh Viz,tunggu dulu biar di anterin Andik."


" enggak usah kak, makasih."


Wati tetap menyuruh Andik untuk mengantarkan Viza pulang,Wati khawatir kalau terjadi sesuatu di jalan sama Viza...

__ADS_1


__ADS_2