
Setelah Anang membantu mereka, Akhirnya mereka bisa keluar dari alun alun dengan selamat meski butuh waktu lama agar bisa keluar. Dan Anang mengingat kan agar mereka datang besok pagi jam 8 tepat di taman.
Ke esokan paginya Viza sudah bersiap untuk pergi ke taman, mereka memakai baju sama agar terlihat lebih akrab. Jam 8 tepat Viza dan Ria sampai di taman dan mencari Anang serta Rio. Tapi mereka tidak menemukan nya. Akhirnya mereka memutuskan untuk langsung pulang ke kampung. Tapi saat mau pulang mereka di hadang oleh Anang dan Rio
" Hai... belum ketemu kog sudah mau pulang? " Tanya Anang
" Abisnya kamu lama sih. " jawab Viza
" Maaf ya aku bangunnya kesiangan jadi sampai sini jam 9. yuk masuk taman kita ngobrol di dalam saja sambil menikmati udara pantai. "
" Jam segini panas kali di pantai " jawab Viza
" Ya kita cari tempat yang adem. "
" Oke baiklah... yuk say " Viza langsung menggandeng tangan Ria
Mereka ber 4 duduk di sebuah bangku yang menghadap ke laut. Pemandangan yang sungguh indah walaupun panas. Mereka memesan minuman dan cemilan. Namun tak ada yang berbicara. semua diam dengan pikiran mereka masing-masing.
Setelah menghabiskan minuman dan cemilan. Viza dan Ria undur pamit karena akan pulang ke kampung. Dan mereka berpisah di situ.
__ADS_1
Dalam perjalanan pulang ke kampung halaman Viza dan Ria saling ngobrol masalah tadi yang mereka saling diam.
" Say... kayaknya Anang suka sama kamu. "
" Tapi aku suka Rio say. " Sambil tersenyum kecil.
" Kalau Anang suka kamu nggak papa sih say. yang penting kamu bahagia. aku juga ikut bahagia. "
" Aku lebih suka Rio sih say. tapi kenapa ya sepertinya Rio kog cuek gitu. Semakin membuatnya cool deh " Sambil mengingat saat pertama kali Viza ketemu Andin yang juga bersikap begitu. Membuat Viza tersenyum sendiri mengingat kejadian itu.
" Ya memang seleramu cowok yang kurus kering kayak Andin. ha...ha "
" Hai... Andin bukan kurus kering lah... Dia itu apa ya... Pas nggak terlalu kurus nggak terlalu gemuk nggak terlalu tampan nggak terlalu hitam. pokoknya pas seleraku banget. "
" Au... ah. Terserah kamu. "
" Hai... ngambek "
" Enggak... "
__ADS_1
" Nggak ada guna mengingat nya dia sudah menyakiti mu. meninggalkan mu dan juga menduakan mu. Mending cari gantinya. Kamu nggak ingin nikah? Seperti teman teman kita. "
" suntuk saat ini belum say... Aku mau fokus kerja dulu. Nanti kalau sudah bosen kerja baru cari suami. ha...ha "
" Emang mudah cari suami?"
" Aku sudah bosen kerja say. Aku mau nikah aja. Capek aku...kerja terus "
" Emangnya Kamu udah ada calon Ria? "
" Belum... Tapi kali ini aku mau serius jika menemukan seseorang yang aku cinta "
" Kamu masih 17 tahun masak mau nikah?"
" Aku mau nikah muda. hai...di kampung kita sudah di bilang perawan tua Tau... Rata rata di kampung umur 14 sampai 16 sudah pada nikah."
" Biarin...aku tetep nggak msu. nikah muda. Aku mau kerja dulu... menikmati masa muda. kalau sudah puas baru menikah. he...he "
" Aku doakan semoga kamu cepet dapet jodoh say "
__ADS_1
" Amin... " Jawab Ria khusyuk mengamini doa Viza
Tak terasa mereka sudah sampai di kampungnya jam 12 tepat. Viza cuma dapat cuti 1 hari sedangkan Ria dapat cuti 1 Minggu jadi besok Viza balik sendiri ke kota R .