
Tepat jam 19:00 Ria sudah menunggu Viza di gang depan rumahnya untuk keluar menemui Satria di alun-alun.
Sesampainya di alun-alun, Ria mencoba menghubungi Satria tapi telpon nya tidak aktif. Ria dan Viza mengelilingi alun alun untuk mencari Satria tapi tidak ketemu juga. Sepertinya satria tidak datang menemui Ria.
Ria tampak sedih mengetahui kenyataan itu. Dia sudah berharap banyak pada Satria.
Kami hanya diam tanpa berbicara ku lihat kesedihan terpancar di wajah Ria.
Jam 21:00 tepat aku mengajak nya pulang karena Satria tidak mungkin datang.
****
Ke esokan hari nya Satria datang ke konter ku untuk mengisi pulsa
" Kemarin malam temen mu ngajakin aku ketemuan di alun-alun dek "
Aku hanya diam tidak menjawab nya. Aku ikut sakit hati dengan Satria.
" Tapi aku tidak datang menemui nya "
" Kenapa tidak datang? "
" entah lah ... aku hanya tidak ingin datang "
Lalu Satria pergi begitu saja...
Rasanya ingin menampar itu muka Satria yang tampan agar wajahnya tidak membuat para gadis terluka. Mentang mentang wajahnya tampan seenaknya mempermainkan Ria begitu saja.
Untung Ria anak yang ceria,dia tidak larut dalam kesedihannya.
jam menunjukkan angka 4 waktunya pulang tapi ayahku belum juga menjemput ku. Kebetulan kak Tia datang bareng kak Mega.
__ADS_1
" Belum di jemput viz?" tanya kak Tia
" iya ni kak. "
" gimana kalau pulang bareng Mega? Dia juga mau pulang. kalian kan searah..."
" owh...enggak usah kak Tia mungkin bentar lagi bapak datang menjemput ku "
" Motormu kemana kog kamu di antar bapakmu?"
" di bawa bapak kak "
" motor bapakmu kemana?"
" Di pake istri barunya kak "
" Kamu tu ya mau mau nya di manfaatin bapak mu viz, dia udah punya motor sendiri ngapain pinjam punyamu. Sedangkan kamu juga butuh motor buat kerja. sekali sekali bilang tidak Napa sama bapakmu itu. "
" enggak apa apa kog kak.biarin..."
" iya Viz , bareng aku aja. Aku juga mau pulang nanti bisa lewat depan rumahmu. Aku gak keberatan kog bareng kamu. "
" iya kak Mega ... makasih "
" yuk...pulang "
Sepanjang perjalanan aku hanya diam tapi kak Mega selalu mengajak ngobrol. Dia orang nya asyik juga baik. Aku suka ngobrol sama kak Mega.
Mega pun bertanya pada Viza
" Gimana hubungan mu dengan Cahya?"
__ADS_1
" Baik kog kak "
" Syukurlah...dia orangnya baik kog. Tapi kalau sudah ngambek bakalan lama baik nya "
" Beneran kak..."
" iya...kalau dia ngambek kamu harus sering hubungi dia,kalau tidak dia bakalan betah ngambeknya. harus pinter merayu... "
" oh...gitu ya kak "
" he'em... "
Mengetahui hal itu sesampainya di rumah,aku buru buru menghubungi Cahya. Baru kali ini aku merasa khawatir dia ngambek lama lama dengan ku.
" mas... "
" hemmm... "
" tumben 2 hari ini tidak ada hubungi adek?"
" Habis nya adek selalu bahas Mega,dia kan masa lalu ku dek,masa depan ku ya adek...jadi jangan bahas dia lagi ya "
" Mas masih ada rasa ya sama kak Mega?"
" Enggak dek,mas cuma ada rasa sama adek saja."
" kalau sudah gak ada rasa seharusnya mas biasa saja dong dengan kak Mega dan juga biasa saja saat aku bahas kak Mega. Mas tak usah marah "
" ya udah deh mas gak akan marah lagi kalau adek mau bahas Mega agar Ade percaya kalau mas hanya cinta sama adek saat ini. Tapi mas tidak suka ada kalau masa lalu mas di ungkit ungkit bagi mas yang lalu biarlah berlalu. "
" Ok... adek gak akan ungkit lagi tentang kak Mega deh mas. janji... "
__ADS_1
" makasih ya adek ku sayang 😘 "
" ya mas ku "