Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 5 penolakan Ardan terhadap aviza


__ADS_3

Hari ini pertama masuk kelas setelah masa orientasi siswa. Kebetulan Imas satu kelas dg ku dan juga satu bangku dg ku,aku seneng banget bisa satu kelas dg Imas. Di belakang bangku ku ada Mita teman satu SD dulu yg pindah saat kelas 2 Krn ayahnya meninggal dan dia ikut ibunya pulang ke rumah neneknya. aku gak nyangka bisa satu sekolahan sama Mita lagi. Kami bertiga sangat akrab kemana2 slalu bertiga. Di sebelah bangkuku paling depan ada seorang murid cowok ganteng banget juga pintar,aku diam2 sering memperhatikannya. Aku sangat kagum padanya Krn dia pintar,cool,santun dan juga manis baik hati pula tapi dia pendiam. Dia bernama Ardan anak seorang dokter terkenal di kotaku. Banyak temanku yg suka padanya. Banyak juga anak perempuan dr kelas lain yg sering nyamperin Ardan ke kelas sekedar untuk minta di ajarin soal yg sulit mereka mengerti. Krn ardan orangnya baik hati tentu dia mau mengajari mereka dg senang hati. Sementara aku,aku hanya diam memperhatikannya,selalu memperhatikan apa yg Ardan lakukan tak pernah aku berani menyapanya duluan. walaupun kita satu kelas tp aku tak pernah bertegur sapa dg Ardan. Dia terlalu sempurna bagiku,aku minder dg nya bahkan hanya untuk JD temannya pun aku tak berani.


Suatu hari saat jam kosong aku,Mita,Imas dan 1 teman baruku namanya Dina kami ngobrol bersama.


Dina bertanya kepadaku

__ADS_1


" eh viz satu kelas ini siapa sih yg cakep menurutmu? "


aku pikir itu pertanyaan biasa yg siapa saja pasti jawabannya sama dg ku " Ardan " tanpa pikir panjang aku langsung menjawabnya.


Ucup teman sebangku Ardan mendengar aku menyebut nama Ardan. seketika ucup bilang pada semua orang yg ada di kelas dg lantang

__ADS_1


" tau gak sih kalian kalau aviza itu suka lho sama Ardan " sontak seluruh kelas menatapku sambil tertawa. Ada yg menghinaku " hai bisa kamu tuh g cantik,berani2 nya nembak Ardan udah pasti kamu bakalan di tolak "


ada jg yg bilang " woi ngaca woi,kamu itu siapa mau suka sama Ardan "


kelas menjadi ricuh gara2 omongan Ucup. Aku menjadi bahan tertawaan saat itu.

__ADS_1


Ardan yg mendengar omongan itu dia berdiri dan berkata " maaf ya viz aku tidak mau pacaran,aku mau fokus sama sekolah dulu. Jadi maav banget 🙏 "


Mendengar itu semua aku hanya bisa diam tidak bisa berkata apa2. Dina terus meminta maav padaku Krn pertanyaannya membuatku JD bahan tertawaan satu kelas. Imas tidak tinggal diam melihatku di tertawaan teman satu kelas,dia langsung menggebrak meja dan teriak " aviza tidak pernah nembak Ardan,kenapa Ardan kamu menolaknya " sambil menunjuk ardan,Ardan terdiam. Imas lanjut berbicara " semua ini salah Ucup,dia asal bicara,dia tidak tau apa yg kita bicarakan kenapa asal beri pengumuman klo aviza suka ardan.kalau tak tahu jangan asal bicara. Dasar cowok suka nguping. Kemarahan Imas baru kali ini aku lihat,dia tidak pernah Semarah itu. Aku tahu dia sangat menyayangiku sebagai temannya makanya dia tidak terima kalau ada yg ingin menyakitiku. Aku hanya diam,diam dan tak bisa melawan,membela diriku sendiri. Aku tak punya keberanian seperti itu...keberanian seperti Imas.


__ADS_2