
" hai bos... di mana kau sembunyikan anak buahmu itu... cepat katakan " menggebrak etalase... untung kacanya tidak pecah
Bos hanya diam saja terus mengelap kaca mata nya dan tidak berkata sedikit pun
" Di mana pelac** itu, Dia membuat suami ku tidak pulang kerumah selama 2 hari. Di mana dia... " berteriak sangat keras sehingga membuat orang orang melihat ke arah konter
" kenapa kau ber teriak di tempat ku, kalau kau mau cari suami mu cari saja di hotel-hotel, kenapa cari di sini? ini bukan hotel " jawab bos santai
Mendengar jawaban si bos wanita itu tiba tiba menangis
" Suamiku sudah tidak pulang 2 hari bos, pasti dia bersama pelac** itu. Aku harus mencari nya di mana lagi bos, aku bingung " berbicara sambil menangis pilu
Mendengar hal itu Viza ikut bersedih. Viza masih tidak percaya dengan apa yang di dengarnya itu.
" Di mana kakak mu? " memandang wajah Viza penuh Amarah
" Aku tidak tahu... " sedikit gugup
__ADS_1
" Bohong... kau saudara nya pasti kamu tau di mana dia berada dengan suamiku " amarah yang semakin memuncak
" Viza tidak tahu apa apa, jadi jangan kau libatkan dia dengan masalah mu. suamimu pergi bukan salah Tia tapi salahmu sendiri yang tidak bisa menjaga suamimu " tetap dengan nada santai nya
Viza kaget mendengar ucapan si bos, dia tidak menyalahkan kak Tia tapi dia justru menyalahkan istrinya pak Ndan...
" aku harus mencari nya di mana bos? Anaknya lagi sakit aku butuh uang untuk berobat. Aku harus bagaimana..hiks...hikz " Air mata yang terus mengalir seperti tak mau berhenti
" Nok... tolong bawa aku ke rumah kakakmu, saku ingin ketemu dia " memegang erat tangan Aviza
" Dia sedang bekerja, jadi tidak bisa membantu mu " melirik sedikit ke arah Viza
" Bos tolong lah bantu aku satu kali ini saja. ijin kan aku meminjam anak buah mu sebentar untuk mengantarku " memelas kepada bos
" Tidak bisa. maaf... kamu bilang anak mu lagi sakit. ini uang untuk berobat anakmu. semoga suamimu cepat pulang dan semoga anakmu cepat sembuh . Silahkan pergi dari sini karena Anda menghalangi pelanggan yang ingin beli. Viza tolong Antarkan ibu ini keluar "
" Baik bos . mari Bu " berdiri dan mempersilahkan istri pak Ndan untuk keluar
__ADS_1
Kembali dari luar Viza seakan tidak punya tenaga untuk berdiri dia lemas dan duduk di kursi.
" Apa kau masih tidak percaya Nok dengan ucapan ku " tersenyum kecil
" Entah lah bos aku masih tidak percaya. " menghela nafas panjang
" coba aja kalau kamu masih nggak percaya SMS Tia kasih tahu apa yang terjadi hari ini. dia pasti tidak akan bisa menjawab. Karena dia merasa bersalah " memberikan hp nya kepada Viza
" Enggak ah...bos. Aku SMS pake hp ku aja " menggeleng gelengkan kepalanya
" ya terserah kamu. "
Viza segera mengambil hp nya dan menulis semua kejadian tadi di hp lalu mengirimkan nya pada Tia. Beberapa menit tidak ada balasan sampai Malam pun tidak ada jawaban. membuat Viza yakin bahwa yang di katakan bos dan wanita itu memang benar.
Yang masih penasaran dengan kelanjutan nya di tunggu ya episode selanjutnya dan jangan lupa klik tombol favorit dan juga like nya ya readers... agar Kaka author lebih semangat lagi nerusin nya
makasih 🙏
__ADS_1