Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 36 flashback cerita awal pertemuan aviza dg iwan


__ADS_3

Saat itu aku baru kelas 6 SD,dimana saat itu seluruh warga kampungku datang ke festival kota L untuk merayakannya. Aku pun mendapat izin dari orang tuaku untuk pergi bersama teman-temanku. Karena banyak warga kampung yg ikut pergi orang tuaku tak merasa khawatir membiarkanku pergi sendiri tanpa mereka.


Sampai di kota L aku begitu takjub dg keindahan festival itu. Saat sedang istirahat,tiba-tiba ada yg memanggilku


" Hai...aviza"


Aku menoleh ke arah suara itu dan heran,karena aku tak mengenal laki-laki itu.


Aku hanya diam,bingung mau menjawab apa.


Laki-Laki itu menghampiriku dan bertanya


" Kamu Aviza kan?"


Aku hanya mengangguk. Dan ku beranikan bertanya siapa dirinya

__ADS_1


" maaf kamu siapa ya? apakah aku mengenalmu? Aku baru pertama kali pergi ke festival ini jadi aku merasa tidak mengenal siapa-siapa di sini. "


" Kamu memang tidak mengenalku,tapi aku mengenalmu. Aku penggemarmu. Aku punya lho VCD mu,aku selalu beli kalau di VCD itu ada kamu. Ternyata cantikan aslinya ya kamu di VCD sama nyata "


Lalu dia pergi begitu saja meninggalkanku.


Oh...ternyata VCD ku laku juga ya 😊 aku kira tidak ada yg suka dg suaraku yg jelek.


Ibuku seorang penyanyi,dia sudah menyanyi di mana-mana. Dan beliau ingin sekali aku meneruskan bakatnya menjadi penyanyi seperti beliau. Aku pun sudah masuk dapur rekaman walau tak punya lagu sendiri masih menyanyikan lagu orang lain. tapi kaset VCD ku sudah beredar di pasaran bersama penyanyi-penyanyi lain.


Setahun kemudian aku datang lagi ke festival di kota L. Lagi-lagi si Iwan datang menemuiku...


" Hai...viz,kita bertemu lagi..."


" Lho...kamu yg dulu bilang sebagai penggemarku kan..? "

__ADS_1


" betul....sampai sekarang aku masih jadi penggemarmu. oh...ya namaku Iwan... "


Aku hanya tersenyum...dan pergi meninggalkan Iwan mengejar teman-temanku yg mulai jauh meninggalkanku.


Iwan dan 2 temannya mengikuti ku dan teman-temanku. Dia juga nimbrung di percakapan kami,meskipun kami tidak menghiraukan nya. Dia tetap berada di belakang kami,menjaga Kami dari pemuda-pemuda yang mau menggoda kami.


Saat kami kembali ke rombongan kami,Iwan pun pergi sambil mengucapkan kata " viz, tahun depan aku tunggu kamu di sini lagi ya. "


Aku hanya tersenyum mendengar ucapannya.


****


Setahun kemudian Iwan menemuiku lagi di tempat biasa. kali ini aku sudah mulai berani mengobrol dengan dia panjang lebar,dia banyak cerita tentang dirinya dan ingin mengajakku kerumahnya tapi aku menolak aku masih takut dengan dia meskipun kita sudah 3 kali bertemu. Ada kata-katanya yg aku ingat sampai sekarang dia ingin memperlihatkan dan mengenalkan ku pada keluarganya karena tahun depan dia tidak tahu bisa menemuiku lagi atau tidak. Aku tidak tahu apa maksud dari perkataannya itu. Padahal dia berjanji bahwa setiap tahun akan menemuiku di sini meskipun aku datang atau tidak. Tapi saat berpisah denganku dia hanya bilang " ingatlah aku viza meskipun aku tidak menemuimu lagi tahun depan,Aku Iwan orang yang selalu mengagumimu dan I Love You . "


Dia selalu mengatakan I Love You padaku tapi aku tak membalas kata itu walaupun sudah berapa puluh kali dia mengatakannya. Aku hanya membalas dengan senyuman.

__ADS_1


__ADS_2