
kala takbir berkumandang
menyisakan tangis yang begitu dalam
mengingat kepergian mu ibu
membuat hati ini semakin Ter iris iris
Berharap kau bisa kembali berkumpul bersama kami 😢
Pagi sekali aku sudah bersiap siap pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat idul Fitri.
Setelah selesai solat Ied aku langsung pulang dan meminta maav kepada kakak ku dan kakak ipar ku mereka sudah seperti pengganti orang tua ku semenjak ibu meninggal. Sedangkan ayah ku menempati rumah yang belakang bersama istri barunya. Aku hanya bersalaman dengan ibu baru ku Tanpa mengucap sepatah kata pun beliau juga begitu. Karena tidak di persilahkan makan atau masuk ke rumahku sendiri aku memutuskan untuk tidak tinggal di rumahku itu aku memilih tinggal di rumah kakak ku. Aku lebih nyaman di sana dari pada satu rumah dengan ibu baru ku yang tak mau bertegur sapa denganku. Aku memang tak setuju dengan pernikahan ayahku tapi apalah dayaku mereka sudah menikah.
Habis dari rumah ayah aku pergi ke rumah teman temanku. Berkumpul bersama mereka walau cuma sebentar,ngobrol bareng sama Ria ,Yanti dan Lina. 4 sekawan itu kini hubungan nya tidak terlalu harmonis semenjak Viza jadian dengan Andin. Ngobro pun cuma beberapa menit karena Yanti izin akan ke rumah saudaranya begitu pula dengan Lina dan Ria. Tinggal Viza sendiri yang tidak punya acara. Akhirnya Viza balik ke rumah dan tidak ada kegiatan apa pun.
Dari tahun ke tahun lebaran mulai sepi tidak seperti dulu tiap lebaran dari pagi sampai siang pasti banyak yang berkunjung sekarang hanya pagi saja yang rame setelah jam 10 ke atas sudah sepi.
Seharian cuma diam di rumah. Mau main entah main ke rumah siapa.
" enggak keluar viz?" tanya jelita
" Enggak kak,besok aku udah balik kerja jadi pengen di rumah aja kak. "
__ADS_1
" owh...kakak mau ke rumah mertua ya,kamu jaga rumah."
" ok...kak"
" kamu balik besok jam berapa?"
" ya sekitar jam 13:00 kalau enggak jam 14:00 kak"
" owh ya udah kalau gitu kakak pulang nanti malam ya "
" ok...kak. siap "
Karena kesepian di rumah sendirian akhirnya Viza memutuskan untuk main ke rumah Imas.
" Viza..."
" Hai...Imas. Apa kabar?"
" Baik,aku kangen sama kamu viz " sambil memeluk Viza
" sama aku juga Imas"
" Masuk yuk viz,kita ngobrol di dalam "
__ADS_1
" oke..."
" Bu,ibu...Viza datang ke sini "
" Benarkah? mana viza? " tanya ibunya viza
" Saya di sini Bu " menuju arah ibunya Imas dan bersalaman dengan beliau
" Kapan kamu pulang nduk"
" kemarin malam bu "
" Nanti Imas kalau sudah lulus ajak kerja sama kamu ya "
" iya Bu "
" ya sudah ibu ke dalam dulu,kalian ngobrol saya "
" iya bu "
Ibu Imas memang sangat baik padaku dia sudah menganggap ku seperti anaknya sendiri meskipun ayahku dan ayahnya sempat ada masalah dulu tapi itu tak membuat hubunganku dan keluarga Imas renggang.
ke asyik kan ngobrol dengan Imas aku sampai lupa waktu. Kulihat jam di tanganku sudah menunjukkan pukul 16:30. Aku segera berpamitan pada Imas dan ibunya. Sampai di rumah aku langsung membersihkan rumah kakak ku dan mandi setelah itu aku tinggal santai nonton tv sambil menunggu kakak ku pulang.
__ADS_1