Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
Episode 88 Cinta yang hilang


__ADS_3

Mengingat kakaknya, tiba tiba Viza ingin menelepon Nury karena sudah dua minggu lebih tak ada kabar darinya. biasanya Nury setiap Minggu akan menghubungi nya atau setiap dia bersandar.


Viza mengambil hp nya dan mencoba menghubungi kakaknya namun nomer kakaknya masih belum aktif. Dia pikir mungkin kakaknya belum bersandar masih di tengah lautan jadi tidak ada sinyal.


3 Hari kemudian Nury telpon Viza dan mereka mengobrol sampai tengah malam. Nury memberi nya kabar bahwa dia akan pulang sekitar 4 bulan lagi. sebelum puasa dia akan pulang. Mendengar hal itu Viza sangat senang.


Hari hari dia lalui dengan canda tawa bersama Nury lewat telepon. Telpon dari Beny pun selalu Viza abaikan. Entah mengapa setelah bertemu dengan Beny, Viza sering menghindar. Tapi Beny pantang menyerahnya, Dia datang bersama Tante Armi. Viza sedikit tidak mau meladeni tapi Tante Armi terus mendesak agar Viza mau pergi dengan Beny. Viza yang masuk cuma 1 shif saja karena kebetulan bos ada acara sehingga counter tutup lebih awal akhirnya menyetujui untuk pergi berkencan dengan Beny meski dengan berat hati. Mereka hanya makan malam setelah itu pulang. Tante Armi terus mendesak agar Viza mau menerima cinta Beny. Viza tak mau tapi Tante Armi dengan gigihnya terus menjodohkan Viza dengan Beny . Lambat laun Viza mulai luluh dan mau membuka hatinya untuk Beny. Mereka memulai tahap perkenalan dulu.


Setiap hari Beny selalu menelepon Viza. Sehingga Viza menjadi terbiasa bahkan terkadang dia merindukan suara Beny yang mirip dengan suara Andin.

__ADS_1


Saat ulang tahun Viza tiba tiba Beny datang memberikan ucapan selamat kepada Viza dan mengajak Viza untuk pergi keluar untuk ber kencan namun Viza menolak nya. Entah masih ragu atau apa Viza tidak suka kalau bertemu dengan Beny dia hanya menyukai suara Beny saja. Merasa di acuhkan, Beny marah dan berniat pulang. Viza pun tidak melarang Beny pulang dia membiarkan nya saja. Namun saat akan pulang Beny menarik tangan Viza yang ingin masuk ke dalam rumah tidak mau mengantar Beny sampai depan sehingga membuat dompet Viza terjatuh dari saku celana belakang nya dan terlihat foto Andin bersama Viza. Mengetahui hal itu Beny marah serta mengambil foto itu dan membawanya pulang.


" Aku kecewa sama kamu Viz, kamu sudah janji sama aku buat melupakan Andin tapi nyatanya apa? "


" Maav... "


" Kenapa kamu membakar nya? " teriak Viza kepada Beny


" Agar kamu bisa melupakan Andin . "

__ADS_1


" Kau tahu...aku tak kan bisa melupakan Andin untuk selamanya. Dia cinta pertama ku dan juga akan jadi cinta terakhir ku"


" Kamu pasti bisa kalau kamu mau mencobanya. Sadarlah Viza kalau Andin bukan milikmu lagi. Dia sudah meninggal kan mu . Cintamu sudah hilang. Apa yang kamu harapkan dari cinta yang hilang itu? "


" Biar...biar kan Andin hidup dalam kenangan ku meski aku tak bisa memiliki nya " Tangis Viza pecah melihat foto Andin hangus terbakar tak tersisa tinggal abunya saja yang masih ada.


" Viz... belajar lah untuk melupakan masa lalu. Dan cobalah melangkah ke masa depanmu. Apa kau tidak ingin bahagia? "


" Aku sudah bahagia bersama Andin meski hanya bersama kenangannya saja. " Berlalu meninggalkan Beny dan menutup pintu rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2