Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 91 Menunggu


__ADS_3

Setelah mengetahui semua itu Adi buru buru pamit pulang. Dia sudah tidak sabar untuk memberi tahu Viza tentang keinginan Beny untuk menceraikan istrinya setelah berhasil menikah dengan Viza.


Sesampainya di rumah, Adi langsung menelepon Viza dan menceritakan semuanya. Viza pun tak mampu berkata apa apa, Hatinya sakit jika saja Adi tidak memberi tahu nya mungkin dia akan menyesal seumur hidup karena sudah merebut suami orang. Dia tidak ingin menjadi orang ketiga dalam rumah tangga siapapun. Dia tahu rasanya,sesakit apa saat orang yang kita cintai meninggal kan kita dan memilih bersama orang lain. Seperti yang dia rasakan saat ini, saat dia menelepon Andin dan yang mengangkat nya adalah kekasih Andin yang baru. Membuat nya terluka hingga saat ini. Namun meski dia terluka oleh Andin dia tetap mencintai nya. mungkin itulah kekuatan cinta pertama. Meski sudah di khianati rasa cinta itu akan selalu ada.


Tiga hari berlalu, Beny dan Adi berangkat ke rumah Viza. Tapi sayang Viza belum pulang kerja. Beny dan Adi menunggu Viza hampir 2 jam lamanya.


Saat Viza datang, Beny menyambut nya dengan senyuman hangat yang membuat Viza muak ingin sekali menamparnya. Namun dia coba tahan agar Beny tak curiga bahwa dia sudah tahu semuanya. Viza tetap berusaha bersikap baik pada Beny.


" Baru pulang...capek ya?"


" Iya... maav sudah nunggu lama. "


" iya nggak apa apa kog. jangan kan 2 jam, 2 tahun pun aku rela menunggu mu "

__ADS_1


" Gombal... " Berlalu meninggalkan Beny dan masuk ke dalam rumah.


Setelah berganti baju, Viza kembali menemui Beny dan Adi. Mereka mengobrol bersama. Beny mengajak Viza untuk makan malam di luar tapi Viza menolak nya karena dia sudah mandi counter tadi habis isyak. Mendapat penolakan dari Viza, Beny sedikit kecewa dan dia mengajak Viza untuk jalan jalan. Viza pun kembali menolak nya dengan Alasan sudah malam.


Pukul 22:00 Viza menyuruh Beny untuk pulang, dia merasa tidak enak dengan tetangganya karena malam malam masih terima tamu, Dengan berat hati Beny akhirnya pulang. Saat Beny izin ke toilet sama Viza, Adi menghampiri Viza dan mengatakan bahwa dia belum bisa mengambil foto pernikahan Beny dan indah tapi Adi janji dalam waktu 2 sampai 3 hari dia akan membawa bukti itu.


" Hai... kalian ngobrolin apa? Seperti nya serius "


" owh... enggak. enggak apa apa. cuma soal Ria saja kog. " reflek Adi menjawab nya.


" Udahlah... cepet pulang. aku mau tidur... capek . " Sela Viza agar Beny tidak mengintrogasi Adi yang kebingungan saat di tanya Beny.


" Iya.. iya cinta.. kamu nggak kangen sama aku ya? tega teganya suruh aku cepet cepet pulang. "

__ADS_1


" Enggak..."


" Beneran... "


" Bener... aku cuma kangen suaranya. ha... ha... "


" ujung ujungnya Andin lagi Andin lagi. "


" Cepat sana pulang... " Sambil mendorong Beny sampai luar rumah


" Oke... oke aku pulang... da da cinta. emmuach... "


Viza hanya diam saja Tanpa menjawab sepatah kata pun .Dalam hatinya ingin sekali dia menampar mulut Beny yang monyong itu. Sehingga dia tidak bisa mencium wanita lain selain istri. Dia sangat benci dengan orang yang selingkuh, Meskipun dia hampir jadi selingkuhan Beny.

__ADS_1


Melihat Beny dan Adi pulang Viza langsung masuk kamar dan beristirahat. Hari ini dia sangat lelah. Bukan hanya fisiknya yang lelah tapi juga hatinya.


__ADS_2