Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 64 Andin kembali ke kota J


__ADS_3

" Halo mas,kenapa SMS adek enggak mas balas sih? Adek kan jadi khawatir, adek takut mas menghilang seperti dulu."


" maav deg pulsa mas habis jadi nggak bisa kasih kabar adek. ini mas sudah perjalan balik ke kota J "


" Mas...kog mas nggak bilang sih kalau sudah mau balik ke kota,adek kan masih kangen. kenapa cepat banget mas balik nya? biasanya seminggu di sini baru balik,ini kan baru 3 hari mas "


" Mas sudah di kampung sekitar seminggu lebih dheg. Maav mas baru bisa nemuin adek setelah di rumah 5 hari karena mas takut adek marah sama mas karena mas menghilang dari hidup adek."


" Mas tega ya sama adek "


Lalu Viza menutup telepon nya dia kecewa dengan Andin.


*****


Satu Minggu kemudian tidak ada kabar dari Andin. Viza enggan menghubungi Andin dia masih marah sama Andin tapi rasa cinta dan kangen nya dia sama Andin mengalahkan ego nya sendiri. Dia berharap Andin akan menghubunginya mengetahui Viza marah tapi sampai seminggu Andin tidak ada menghubungi viza Akhirnya viza yang menghubungi Andin.

__ADS_1


Saat konter Sepi dan bos pun pergi keluar Viza mencoba menelepon Andin terdengar nada sambung Andin lagu nya band terkenal ungu yang berjudul Demi waktu sambil menunggu telepon di angkat Viza menikmati lagu itu tiba tiba terdengar suara


" hallo...Maav ini siapa ya ?"


Saat mendengar suara cewek seketika hati Viza hancur,tapi viza mencoba menenangkan hatinya dia beranggapan mungkin saja ini teman nya Andin.


" Maav mas Andin nya ada enggak ya mbak ?"


" ini dengan siapa ya?"


" oh...Adik nya Andin ya...kenalkan saya pacarnya Andin,sengaja hp Andin aku bawa karena akhir2 ini banyak telepon cewek masuk setelah dia pulang dari kampung. Jadi kita tukeran hp "


" Oh...gitu ya mbk. ya sudah MBK makasih ya atas waktunya tolong sampaikan sama mas Andin kalau adik nya dari kampung telepon "


" ok...Adek"

__ADS_1


Saat mengetahui hal itu tubuhku langsung lemas tak berdaya,badan ku panas dingin. Air mataku mengalir begitu derasnya tak mampu aku bendung lagi. Hatiku teramat perih,jadi apa maksudnya kemarin dia mengajakku ketemu dan mengantarkan ku pulang setelah sekian lama menghilang di saat aku mulai terbiasa dengan kesendirian ku dia datang lagi dan setelah datang dia menorehkan luka yang teramat dalam. Bersusah payah aku berusaha melupakan nya ya Allah setelah sedikit bisa mengatasi kesendirianku ini kenapa dia harus datang dan pergi lagi membuat luka ini semakin parah ya Allah.


Setelah mengetahui kenyataan itu,aku hanya bisa diam. Aku merasa enggak enak badan,badan ku panas tapi aku merasa kedinginan. Saat bos datang segera aku mengusap air mataku.


" kenapa nok?"


" enggak kog bos cuma kelilipan"


" owh...ya udah aku mau pergi lagi Nok tadi cuma mau ngambil kaca mata yang ketinggalan. "


" iya bos."


" kalau kamu lapar beli nasi Padang sebelah aja ya nok "


Aku cuma mengangguk rasanya tak punya tenaga walau hanya sekedar menjawab iya saja. Aku tak tahu apa yang ku rasa kan mungkin kah ini jawaban dari Tuhan agar aku tidak menanti nya lagi dan melupakan nya. Agar aku tidak berharap lagi padanya. Meskipun dia datang mengisi hariku hanya 3 bulan kebersamaan kita entah harus butuh berapa aku bisa melupakannya. Ya Allah tolong bantu aku untuk melupakan Andin

__ADS_1


__ADS_2