
Puasa pertamaku ingin ku pulang ke kampung,aku ingin berbuka puasa bareng kakak ku. Tapi aku juga tidak tega meninggalkan Risa,dia sudah terbiasa denganku jika dia tidak tidur aku tidak akan bisa pulang ke rumah. Akhirnya puasa pertamaku,aku tetap berada di rumah nenek.
kasian juga nenekku puasa pertama dia ingin ikut puasa walaupun sudah tua dan juga harus jaga Risa yang lagi aktif aktifnya bermain dan berlari. Aku jadi tidak tega meninggalkan mereka untuk berbuka puasa di rumah kakakku jelita.
Seminggu berlalu,aku ijin sama nenek untuk pulang kebetulan aku dapat giliran jaga pagi dan besok jaga malam JD jam 15:00 pulang kerja aku langsung pulang ke rumah balik besok sore jam 14:00 karena perjalanan kampung ku dan kota cukup memakan waktu satu jam saja. Aku udah kangen sama kakak ku sejak kematian ibu aku jadi akrab sama kakakku.
Jam menunjukkan angka 14:00 aku sudah mulai siap siap untuk pulang. Bos yang melihatku bawa baju ganti pun bertanya
" Nok...mau kemana? Pulang ya?"
" iya nih bos,mau buka bersama bareng kakak ku "
__ADS_1
" owh...ya hati hati. ini buat beli bensin di jalan. "
Si bos mengulurkan uang 50.000 an
" Terima kasih ya bos "
" iya...cepetan beres beres dan pulang "
" baru jam 14:09 bos masih kurang satu jam lagi,kak Tia juga belum datang bos, nanti saja laj."
" Beneran bos...? nanti kalau ada yang isi pulsa gimana bos?"
__ADS_1
" udah nggak usah mikirin itu, yang penting sekarang kami pulang biar tidak kemalaman sampai sana."
" ok...deh bos.makasih banyak bos "
Karena di suruh pulang si bos aku langsung pulang menuruti permintaan si bos. Memang bos ku itu baik banget kalau sama cewek,kalau ada cewek cantik banget kepengen langsung di pacarin. Maklum bosku seorang duda anak satu.kaya dan royal pula sama karyawan dan juga gadis gadis. Banyak yang memanfaatkan hartanya,banyak yang morotin dia.
Pernah punya karyawan cewek cantik tapi malah bawa kabur uang bos puluhan juta,dia di tipu cewek itu tapi masih tidak kapok berhubungan dengan gadis gadis cantik yang usianya jauh di bawah bos. Kalau cari karyawan pun dia tidak mau yang tua dan jelek tapi dia maunya yang muda dan cantik.
****
Jam 15:30 aku sudah sampai di rumah. Setelah mandi aku mengajak kakak ku ngabuburit cari makanan. memang sengaja kakakku tak suruh jangan memasak kita mau makan di luar,sekali kali tak apalah pikirku mengambil uang tabunganku,untuk menyenangkan kakakku. Setelah kepergian ibuku sepertinya kakakku sangat menderita. Kesulitan merawat anaknya sendiri tanpa bantuan siapa pun. Aku tak tega melihatnya. Badannya jadi kurus kering,mukanya pun tampak lesi dan tak terawat,mungkin dia sudah kualahan mengurus anaknya yang sudah mulai aktif berlarian seperti Risa.
__ADS_1
karena memang mereka sepantaran cuma selisih beberapa hari saja.
Ku ajak dia di toko baju,ku suruh pilih baju yang dia suka setelah itu menjelang adzan magrib aku ajak mencari tempat tongkrongan untuk makan yang nyaman. Kakak ku tidak lah sejahat yang ku kira dulu sebelum ibu meninggal. Aku semakin menyayangi nya dan juga menyayangi adik ku. Mereka lah keluargaku yang perlu aku bahagiakan. Meski sampai saat ini belum bisa memberikan kebahagian kepada mereka hanya bisa merepoti kakakku saja.