Aviza (Cinta Yang Hilang)

Aviza (Cinta Yang Hilang)
episode 32 setelah kepergian andin


__ADS_3

Sampainya di rumah aku langsung masuk ke kamar tanpa menghiraukan kak Nury di depan rumah yang mengantarkan ku pulang. Sepertinya ibuku mengucapkan terimakasih kepada kak Nury karena sudah mengantarkan ku pulang dengan selamat dan meminta maaf atas sikapku.


Sepertinya kak Nury mengerti dengan perasaanku dan bilang tak apa-apa.


Sampai malam aku tak keluar untuk makan,ibu merasa khawatir dan memintaku untuk keluar makan malam. Entah mengapa aku tak lapar,selera makan pun hilang apalagi sejak pergi sampe sekarang Andin belum memberikan kabar padahal aku sangat menanti kabar darinya.


Ke esokan harinya aku berangkat sekolah seperti biasa tapi dengan perasaan lesu karena belum juga ada kabar dari Andin aku telepon nomernya tidak aktif. Aku semakin khawatir dan tak tenang. Inginku menyusulnya dan menemuinya.

__ADS_1


Pulang dari sekolah masih saja nomer ponsel Andin belum aktif. Menunggu telepon dari Andin yg tak kunjung datang akhirnya aku ketiduran,bangung-bangun sudah jam 16:15 dan ku lihat hp ku ada pesan masuk


" adheg mas sudah sampai kota J tadi pagi jam 9 maaf belum bisa menghubungi adheg karena hp mas batrenya habis,tadi mas ces dulu. "


Melihat SMS dari Andin aku sangat senang. Aku langsung meneleponnya dan kita ngobrol sampe jam 17:00.Telepon saya matikan karena terdengar suara ibu sedang memanggilku menyuruh untuk segera mandi karena sudah sore.


Aku jadi sering bangun kesiangan. Ibuku mengeluhkan hal itu dan memintaku untuk teleponan lama untuk malam Minggu saja sedangkan kalau tidak malam Minggu ibuku hanya membatasi ku telepon 1 jam saja. Sedih...Aku mulai merasa ibuku berubah tidak seperti dulu,sekarang sepertinya beliau sedikit demi sedikit ingin menjauhkan ku dari Andin. Aku tak tahu kenapa ibuku seperti itu.

__ADS_1


Aku juga mulai merasa Andin sedikit demi sedikit menghindariku,setiap aku telpon dia cuma mengangkatnya sebentar setelah itu bilang ada urusan,kalau nggak gitu mau cari makan,mau keluar banyak banget alasannya.


6 Bulan berlalu Andin mulai jarang SMS,telepon kalau bukan aku yg sms dan telepon duluan. 3 hari sekali baru telepon,setiap aku telpon selalu bilang sibuk. Lama-lama seminggu sekali baru telepon itupun hanya beberapa menit tidak sampai setengah jam. Aku mulai merasa Andin berubah... Tapi dia selalu bilang,dia tidak pernah berubah. Dia hanya bilang ingin aku fokus belajar untuk kenaikan kelas jadi tidak ingin mengganggu waktu belajarku sehingga jarang-jarang menghubungiku.


Ok...aku paham dan aku pun mulai belajar cuek tidak menghubunginya sebelum aku selesai ujian kenaikan kelas. Aku mencoba menahan rinduku pada Andin.


Selesai ujian kenaikan kelas dan liburan telah tiba, Aku sangat senang...ingin segera mengabari Andin bahwa aku naik kelas 2 dan besok liburan di mulai. Aku dan dia bisa telepon-teleponan melepas rindu setelah lama tidak ngobrol lama. Banyak yg ingin aku tanyakan dan aku ceritakan kepadanya. Tapi saat menelponnya dia seperti tidak semangat menjawab teleponku hanya bilang iya,oh...tidak itu saja. Aku jadi bingung mau bilang apa... Akhirnya aku tanya sama dia kenapa akhir-akhir ini berubah dan cuek sama aku,mungkinkah dia punya pacar di sana???

__ADS_1


__ADS_2