
Saat sudah selesai semua Viza dan si bos memutuskan untuk menutup counter nya karena sudah malam,sudah waktunya pula Viza pulang. Tiba tiba terdengar suara ada SMS,ada sms dari hp Viza dan saat dia buka ternyata nomer yang tadi
" Aku masih menunggumu dek di depan indoma**t dekat alun alun "
karena kesal dari tadi pertanyaan Viza tentang siapa pengirim SMS itu tak di balas dia langsung menelepon nomer tersebut. Terdengar suara tut...Tut...Tut
" Hallo..."
Mendengar suara hallo Viza refleks menutup teleponnya,dia kaget karena suara itu terdengar seperti suaranya Andin. Tiba tiba terdengar suara ada SMS,ada SMS dari hp Viza
" Dek mas tunggu di depan indoma**t dekat alun alun ya? "
Membaca SMS itu hati viza bergetar hebat, mungkinkah dia Mas ku? Andin ingat denganku? kenapa baru sekarang? di mana dia dua tahun ini menghilang tanpa kabar. Terakhir ketemu lebaran tahun 2008 dulu saat aku masih kelas 2 SMA. Ku beranikan diri membalas SMS nya
" ini mas Andin? "
__ADS_1
Tidak ada jawaban karena penasaran Viza langsung menuju ke indomar**t dekat alun alun kota, Tiba di Indomaret Viza mencari cari sosok orang yang dia tunggu selama 2 tahun belakangan ini. Tapi dia tak menemukan orang itu. Viza mencoba menelepon nomer tadi yang menghubunginya tapi tidak di angkat. Beberapa menit menunggu dan menghubungi nomer itu tetap tidak datang juga seseorang misterius itu.
Perasaan viza campur aduk mungkin kah ada seseorang yang mengerjai nya. Hampir putus asa setengah jam menunggu tidak ada kabar dari nomer tersebut Viza memutuskan untuk pulang dengan perasaan yang berat. Saat dia menghidupkan mesin motor nya terdengar suara " Dek... " dari belakang sambil menepuk pundaknya. Viza enggan menoleh kebelakang karena dia takut kecewa ternyata orang itu tidak sesuai harapan nya.
" Maaf sudah membuatmu menunggu lama,tadi aku bertemu dengan teman lamaku jadi ngobrol dulu dan maaf nggak bisa angkat telepon mu "
Suara itu,ini benar suara Andin,dia datang menemuiku. Benar kah itu Andin ya Allah? Aku tidak berani menoleh.
" Jangan pulang dulu dek " seseorang itu melangkah ke depan ku.
" Mas Andin "
Terlihat genangan air mata yg hampir menetes di mata Aviza,orang yang dia cintai, yang dia nantikan kehadirannya selama dua tahun ini kini dia ada di depan nya. Segera Andin menyeka air mata yang hampir saja jatuh.
" Maavkan mas ya dek " sambil memeluk Viza
__ADS_1
Viza hanya diam tanpa berkata apa apa.
" Sudah jangan nangis,sudah besar masih aja cengeng " sambil mencubit hidung Viza
" Ini beneran mas? Mas ku Andin yang sudah lama menghilang? "
" iya dheg.maavkan mas ya,ada alasan tersendiri kenapa mas menghilang dari kehidupan adek selama itu. Nanti mas cerita in "
" iya mas. kita mau kemana mas "
" Terserah Adek mau kemana "
" Sudah malam mas aku mau pulang ke kampung saja "
" oke...mas Anterin ya,sekalian nanti mas nginep di rumah Iman "
__ADS_1
" oke...mas "
Sepanjang perjalanan ku peluk mesrah mas ku itu,tidak ada yang berubah,masih sama seperti dulu. Aku terus terusan mencubit pipi dan tangan ku aku takut ini hanya mimpi. Ternyata ini nyata bukan impian ataupun hayalanku. Aku sangat bersyukur padamu Tuhan karena mempertemukan lagi dengan orang sangat aku cintai.