
di konter utama
Bos menanyakan semua karyawan nya tentang orang yang memakai kemeja warna biru muda celana hitam dan tas warna hitam. Ada yang melihat orang itu memang ke konter utama tadi hanya melihat lihat beberapa menit saja. Setelah itu pergi dari sana.
Bos terlihat sangat marah dan kembali ke konter cabangnya. Viza sangat ketakutan saat melihat bos dari kejauhan nampak suram wajahnya penuh Amarah.
Sampai di konter bos benar benar marah. Viza hanya mampu mendengar kan dan menundukkan kepalanya mendengar semua Omelan bos dia tak berani menatap wajah si bos. Dia merasa sangat bersalah. Bos yang tak pernah marah kini sangat marah. Dia tidak pernah melihat bos semarah ini.
Beberapa hari kemudian bos mendiamkan Aviza. Bos sama sekali tidak mau bicara sama Aviza sehingga membuat nya bingung harus bagaimana. Rasanya dia ingin keluar dari sana dan kembali ke kampung halaman nya. Dia tidak berani menghadapi kenyataan dia ingin lari dari masalah nya itu.
Beberapa teman bos polisi juga berdatangan ke counter menanyakan tentang kejadian itu. mereka berjanji pada bos akan membantu menemukan orang tersebut. Setelah berbicara pada temannya yang polisi barulah si bos mau berbicara pada Aviza dan mengatakan bahwa hp nya akan kembali. Aviza sedikit lega karena bos sudah sedikit mau memaafkan nya.
__ADS_1
1 Minggu kemudian hp masih belum ketemu pencuri itu belum tertangkap. Rupanya komplotan itu sering beraksi seperti itu pura pura membeli hp tapi hp di bawa lari. mereka bersama teman temannya bukan sendirian saja kata pak polisi teman si bos menjelaskan pada bos. Hal itu membuat bos putus asa dan mengikhlaskan hp yang hilang serta memaafkan kesalahan Aviza.
****
Hari ini kak Tia belum juga masuk kerja, sudah 2 Minggu dia tidak masuk kerja alasan sedang sakit. Tiba tiba hari ini dia datang ke konter sekitar jam 11:00. Bos tampak tidak senang dengan kedatangan nya. Dia akan marah tapi kak Tia sudah mendahului bicara membuat bos diam mendengarkan nya
Kat Tia mengundurkan diri dari pekerjaan, dia tidak ingin bekerja lagi pada bos, Entah alasan apa yang membuat nya keluar dari pekerjaan ini. Hal itu membuat bos sangat marah dan meng iya kan permintaan kak Tia tanpa memandang sedikit pun ke arah kak Tia. Setelah itu kak Tia bergegas pergi dari Conter. Viza merasa tidak enak sama kak Tia, dia merasa dialah penyebab kak Tia keluar dari pekerjaan itu.
" kak... kenapa Kaka keluar? ini kan pekerjaan Kaka, aku merasa merebut pekerjaan Kaka. mending aku yang keluar "
beberapa saat kemudian hp Viza berbunyi, dia buru buru membuka nya
__ADS_1
" Enggak viz, aku memang mau keluar dari dulu. bukan karena mu. " jawaban kak Tia
" kenapa Kaka keluar " balas Viza
tak butuh waktu lama Tia membalas nya
" enggak kenapa kenapa. " balas SMS Tia
" Ayolah kak jujur padaku, biar aku tidak merasa bersalah sama Kaka " balasan Viza kepada Tia
" Ok... aku akan jujur. Bos meminta ku untuk menjadi istrinya. Tentu saja aku menolaknya. Aku masih muda... masak iya mau menikah dengan orang yang pantas aku sebut kakek? lagian aku sudah punya pacar viz, jadi aku memilih untuk keluar "
__ADS_1
balasan SMS Tia membuat Viza melongo tak percaya. Viza yang kaget membungkam mulutnya saat membaca SMS itu