
Aku menghabiskan waktu dengan berguling saat tangan ku terasa pegal merangkum beberapa bab untuk hari esok , menggeliat kecil dan sesekali Tante Mira bertanya mengenai pelajaran atau teman baik ku disekolah. Hal sepele memang tapi cukup membuat ku merasa ada yang memperhatikan kehidupan ku.
" Wahh!! siapa ini? "
Ucap Tante Mira saat notifikasi ponsel ku datang dan layar menyala terang.
" R bintang o?"
Tante Mira membaca nama yang mengirimkan pesan.
" Jangan!".
Kata ku lalu merebut ponsel yang berada di tangannya.
Tante Mira mengernyitkan dahinya , lalu ikut duduk berhadapan dengan ku, kedua tangan berkecak pinggang lalu memiringkan kepalanya dan.
" Pacar mu ya?"
Bibir Tante Mira berucap dengan ekspresi mengejek.
" Bukan !"
Seru ku lalu bibir runcing menghiasi wajah ku.
" Kalau bukan kenapa merebut dari tangan Tante!"
__ADS_1
Serang Tate Mira dan stak! Aku kalah dan . Iya juga ya kenapa harus ku sembunyikan dari Tante bukankah dia hanya penggemar ku?.
" Sudah ! Jangan kau ambil pusing cepat selesaikan tugas mu ini sudah cukup malam untuk anak sekolah seperti mu."
Tante menatap jarum jam yang berada di atas meja belajar ku.
Aku mengangguk lalu meletakkan kembali ponsel tanpa melihat pesan apa yang dikirimkan Rio untuk ku.
Tangan ku pegal dan akhirnya selesai juga bab yang harus ku rangkum malam ini.
" Sudah selesai?"
Kata Tante yang masih setia menemani dengan membuka buku-buku pelajaran milik ku.
" Nilai mu cukup bagus ! Kau juga suka seni bukan?"
" Angel ikut kelas vokal Tan , bulan bahasa nanti Angel akan menyanyikan lagu sebagai pembuka acara."
Ucap ku yang terdengar sedikit memamerkan bakat, bibirku tersungging senyum takut-takut tanggapan Tante tak seperti yang diharapkan.
Aku menunduk sembari mengemasi buku yang sudah selesai ku kerjakan , memasukkan kembali kedalam tas dan meringsut turun dari atas ranjang .
Aneh bukan ! Aku memiliki fasilitas meja belajar tapi aku lebih nyaman berada di atas kasur untuk menulis.
Bruk
__ADS_1
Ku letakkan tas di atas meja itu tas gendong yang sudah lama tak terpakai akhirnya ku gunakan kembali karena tas yang kemarin seperti mulut dinosaurus yang sedang meraung.
" Apa Tante bisa ikut kesana dan melihat mu bernyanyi?".
Deg
Jantung ku berdebar kencang lalu menoleh ke sumber suara dan.
" Boleh Tante memang seharusnya ada orang tua masing-masing yang ikut menyaksikan , aku harap Tante mau melihat ku menaiki panggung.".
Aku berbicara dengan cepat , mata ku membulat dengan kalimat yang tak sabar.
" Baiklah Tante akan datang kesana nanti . Apa ibu mu tau juga?".
Pertanyaan Tante Mira sama sekali tak salah hanya saja aku belum yakin jika ibu bisa.
" Angel belum mengatakannya Tan , aku tidak yakin juga kalau ibu akan datang."
" Kenapa bicara seperti itu? bahkan kamu belum membicarakannya tapi sudah menyimpulkan dengan sendiri ."
Tante Mira meyakinkan ku dengan caranya.
" Ya , nanti Angel coba tanyakan dengan ibu."
Kata ku akhiri menurut tapi masih belum percaya saja jika memang bisa. Mereka pergi dan menginap entah dimana pun aku tak diberi tahu dan untungnya aku masih punya dia! Tante yang rasanya merangkap menjadi ibu dan teman untuk ku.
__ADS_1
Malam sudah cukup larut kita mengakhiri obrolan yang mungkin tak kunjung berhenti jika tidak ingat esok hari untuk aku bersekolah . Membahas apa saja yang ada di kepala kita juga membahas nama yang tertera di notifikasi tadi .
Aku sedikit menceritakan siapa dia dan mungkin perasaan laki-laki dengan nama kontak R bintang O.