AYAH KEDUA

AYAH KEDUA
Eps 46


__ADS_3

Langkah ku terhenti berpijak sebuah karpet biru di atas panggung dengan tangan membawa mikrofon yang siap mengeluarkan suara ku.


Ku sapa ramah para guru , siswa juga wali murid yang turut hadir memeriahkan acara bukan bahasa tahun ini. Mata ku menatap pada wanita yang melambai pada ku dengan ponsel yang sepertinya menyorot kearah ku.


Tante Mira dengan bibir melengkung sempurna memberi ku semangat , tangannya turun ,mungkin sudah selesai mengabadikan sebuah Video diri ku.


" Tenang saja ! ibu mu sebentar lagi sampai . Kau harus semangat!".


Kata itu yang bisa ku dengar dari gerak bibir juga gestur tubuh yang sedikit memberi isyarat.


Aku mulai mengeluarkan suara ku , ku pejamkan sejenak mata agar bisa menikmati lirik dari lagu yang ku nyanyikan.


Deg


" Kata mereka diri ku selalu dimanja."


Aku mengucapkan sebuah bait dan saat itu juga kedua bola mataku melihat bagaimana wanita yang ku tunggu datang dan berhenti sejenak .


Matanya sedikit berembun dan dibelakangnya ku lihat ayah yang sebelumnya tak ku terima justruh datang dengan membawa sebuah boneka dengan pita pink yang di gendong oleh gadis kecil dalam gendongannya.


Ibu berjalan menuju kursi yang masih kosong dan rasanya memang sengaja di minta Tante Mira untuk mereka kedua orang tua ku .


Aku terenyuh saat kaki mungil Aulia berlari dan memberi boneka itu dengan bibir yang sumbringah.


Aku kembali masuk lebih dalam lagi dan kini aku tidak bisa membohongi bagaimana batin dan lelehan hangat mengalir bersamaan membasahi pipi ku.


" Terima kasih."


Kata ku mengambil boneka dari tangan Aulia dan aku menyamakan tinggi tubuh kecilnya.

__ADS_1


Gemuruh tepuk tangan setelah aku menyelesaikan lagu ku , dan setelah itu aku baru sadar jika tak ada sosok Ayah yang sebelumnya sudah berjanji akan berkunjung di acara hari ini.


Sudahlah mungkin dia sedang merayakan ulang tahun putrinya! Itu kata batin ku setelah turun dari atas panggung.


" Kakak ?"


Panggil melengking adik kecil ku dan aku menoleh dengan segera.


" Suara kakak bagus sekali , Lia mau seperti kakak kala sudah besar nanti!"


Puji anak kecil itu dan itu membuat ku tersipu.


Kalian pernah dengar bukan tentang ucapan anak kecil itu tida pernah bohong ! Dan itu semakin membuat ku besar harapan untuk bisa tampil lagi .


" Selamat ya kak! Maaf ibu datang sedikit terlambat."


Kata ibu lalu memeluk ku.


" Terima kasih Yah sudah menyempatkan untuk datang."


Kata ku tertunduk dan.


" Kau melupakan aku malaikat kecil ! Huhuhuu!!!"


Ku dengar suara Tante Mira berada di belakang ibu dan.


" Tante !! Jangan menggoda ku lagi ! Bahkan ada paparazi didepan panggung tadi!".


Ahahaa

__ADS_1


Aku berbicara dan kita semua tertawa.


" Wahh ! Kalain keluarga paling hangat ya?"


Ibu Izmi datang menghampiri , ada rasa tidak enak dalam benak ku saat kemunculan wanita yang cukup mengerikan untuk kami kalangan siswa-siswi.


" Ini orang tua Angel ya?"


katanya berbasa-basi dan berjabat tangan dengan ramah.


" Ibu dan bapak tau? Angel ini terkenal dengan tingkat kebandelannya , dia sering masuk ruang BK ! Sebelumnya saya sempat mengira bahwa Angel berada dalam keluarga yang maaf kurang rukun .Tapi ternyata saya salah dan sekarang sayang dan pihak sekolah bangga memiliki siswa seperti Angel! ".


" Selain jago berbuat onar nilai dan bakatnya seimbang dengan kegaduhannya."


Degg,


Bu Izmi berbicara begitu menohok , entahlah dia sedang memuji atau sedang memberi wejangan untuk ku juga keluarga ku tapi dari soni aku bisa melihat sebenarnya beliau sedang menasehati ku dengan cara berbeda.


" Maaf sebelumnya Bu , Angel memang seperti itu! Dirumah pun dia selalu membuat keributan apa lagi jika sudah berada di dapur! Dia akan mengobrak-abrik seluruh isi kulkas dan bereksperimen ."


Ibu tak kalah memohon dan ku dengar nadanya sedikit tak mau kalah dengan guru tersebut.


Waktu berjalan dan kita berkumpul sebelum acara benar-benar usai .


" Jangan bersedih ! Ayah mu pasti ada alasan lain kenapa tidak datang kemari."


Kata Tante Mira sembari menyodorkan minuman kearah ku .


" Angel sudah tau alasannya Tante! "

__ADS_1


Kata ku lalu menghisap sedotan yang tertancap pada penutup gelas cup.


__ADS_2