AYAH KEDUA

AYAH KEDUA
Eps 52


__ADS_3

Mobil menyala dan pedal gas di injak dengan perlahan , putaran roda membelah jalanan dan kita siap bertemu Oma yang bertempat tinggal cukup jauh dari kediaman ku .


Ku lihat Ibu duduk dengan diam , memangku Aulia yang masih berceloteh khas anak kecil yang akan pergi berjalan-jalan.


Aku masih teringat tentang semalam yang begitu panjang saat ibu memergoki tumpukan baju dalam lemari Talah berpindah di atas ranjang. Ah rasanya aku ingin menggelapkan tubuh ku di balik selimut dan berpura-pura sudah tertidur dengan pulas.


Ibu tidak marah ! Dia hanya tersenyum sembari berkata.


" Ibu sudah pernah di posisi mu sekarang kak, bagaimana kita bingung memilih pakaian terbaik untuk kita kenakan di suatu acara atau tempat yang belum pernah kita datangi dan itu cukup membuat ibu bingung dan melakukan hal yang sama dengan mu!."


Ibu berbicara dengan senyum mengukir di pipinya dan tatap mata yang seolah sedang memutar memory di masa itu.


Aku kembali tersadar dan mulai menutupkan mata karena karena semalam harus begadang untuk mengemasi semua baju juga membereskan kekacauan yang ku buat sendiri tentunya.


" Kamu kenapa nduk?"


Tanya nenek sebelum aku menutupi wajah ku menggunakan kain tipis yang ku ambil dari dalam tas ku.


" Tidak ada nek! Memang Angel Kenapa?"

__ADS_1


Tanya ku heran pada wanita yang duduk di kursi tengah bersama kakek dan posisi ku dan di jok bagian belakang , duduk sendiri dan bisa ku rebahkan tubuh ku karena kursi panjang itu hanya ada aku dan satu tas darurat milik ibu.


" Kamu lo nenek perhatikan tadi senyum-senyum sendiri !".


" Memang iya? Kakek tidak melihatnya ."


sepasang suami istri itu sedikit beradu dan aku menjadi pembahasan utamanya.


Siall!! Aku mengumpat dalam hati! bagaimana bisa nenek melihat ku tersenyum padahal aku duduk tak bersebelahan dengannya.


Perjalanan nampak seru , dan semakin bertambah heboh ketika kita menepi disebuah hamparan luas ombak laut yang membentang luas . Ombak-ombak besar saling mena brak kan diri pada bebatuan besar serta suara gemuruh angin beradu dengan kicauan burung yang bertengger di atas dahan.


Aku mengambil ponsel dalam tas kecil yang ku sandang di bahu kanan ,ku abadikan sedikit momen hari ini. Senyum tawa mereka terdengar begitu riang, ayah duduk sembari memeluk tubuh kecil Aulia seakan takut terseret angin laut serta ibu yang tengah tersenyum di samping laki-laki itu.


Cekrrrekkk !!


Ku ambil sebuah foto , dan ku foto diri ku sendiri dengan gaya cukup memuaskan untuk ku.


Ku rentangkan kedua tangan ku membawa serta kain yang hampir menyerupai selendang tipis itu dia tas kepala , berfoto tanpa menunjukkan wajah ku tapi ini terlihat begitu menarik.

__ADS_1


Kemeja berlengan panjang beradu dengan Levis pendek serta tas mungil yang menggantung di tubuh ku menjadi terlihat manis saat gambar itu ku unggah dengan caption.


" Nikmati hari mu selagi bisa kau rasakan!"


Aku tersenyum kembali dan sempat ku hapus berulang kali tulisan di atas dan cukup ragu untuk ku unggah.


Klikk


Satu foto berhasil ku unggah , dan tanpa menunggu lama notifikasi masuk dan memperlihatkan banyaknya nama yang memberi like serta komentar di bawah sana.


" Cantik !"


Ucap salah satu akun dengan profil laki-laki bertopi tanpa memperlihatkan wajahnya.


" Lebayy!!"


Balas komentar dengan men tag nama laki-laki itu.


" Uluhh uluuhh malaikat ku sedang berlibur! Bersenang-senang disana beb! Jangan hiraukan keadaan memanas di wilayah ini!"

__ADS_1


Komentar Okta dengan emoticon tertawa di akhir kata.


Aku tak bisa berkomentar banyak , hanya membalas yang penting saja , dan sisanya aku anggap sebagai penggemar yang tak ikut di sapa oleh idolnya .


__ADS_2