AYAH KEDUA

AYAH KEDUA
Eps 53


__ADS_3

Aku terbangun begitu kebisingan terdengar jelas dan suara pintu mobil di buka tutup dengan cukup keras, aku membenarkan posisi duduk ku dan ku lihat hari sudah gelap berarti aku tertidur cukup lama hingga tak sadar jika kita sudah sampai pada sebuah bangunan rumah sederhana .


" Sudah sampai rupanya!".


Aku bergumam dan nada ku masih terdengar serak akibat nyenyak nya tidur di perjalanan .


Aku menggeliat , meregangkan otot yang cukup pegal karena meringkuk di tempat yang cukup sempit.


" Kak?"


Seseorang memanggil ku dan melambai ke arah ku.


" Ibu ."


Aku berjalan menunduk agar tak terhatuk kepala ku pada atap mobil.


" Ma , ini Angel!"


Ibu memperkenalkan aku pada Oma yang belum pernah ku temui sebelumnya.


" Udah besar ya? Tidak pernah ketemu jadi dia masih malu."

__ADS_1


Kata wanita itu dengan ramah dan benar katanya , aku masih malu dan sedikit ragu saat tangan saing terulur dan ku cium punggung tangan kanannya.


Aku berjalan di belakang , sembari mengamati setiap sudut rumah dan menurut ku cukup nyaman.


Aku salah ! Ternyata tak begitu buruk jika beradaptasi dengan anggota baru, aku kira orang tua dari Aya kedua ku akan mempermasalahkan kehadiran ku di sekeliling mereka.


" Masuk dulu ya , Angel kalau sudah capek bisa istirahat saja d dalam sana , Oma sudah siapkan kamar untuk mu ."


Kata wanita itu lagi dengan bibir melengkung sempurna dan aku merasa mereka bisa menerima ku walau aku bukan darah daging dari putranya.


" Baik Oma terima kasih.''


Aku ikut tersenyum , lalu beranjak menuju sebuah pintu sesuai instruksi dari Oma.


Ku buka perlahan gagang pintu kayu itu, pemandangan pertama yang ku lihat membuat ku sedikit terkejut! Sebuah ranjang tua dengan kelambu sebagai perangkap nyamuk agar tak bisa menggigit tubuh siapa saja yang tengah merebahkan tubuh di atas kasur itu.


" Apa aku salah masuk kamar ya?"


Aku sedikit bertanya pada diri sendiri . Pasalnya kamar yang di siapkan untuk ku cukup membuat ku merinding.


Klik

__ADS_1


Tangan ku menggapai sebuah saklar lampu dan setelah lampu menyala terang barulah aku masuk dengan nafas cukup lega.


" Huuff! Ternyata seperti ini rasanya tidur di rumah orang lain ya!."


Aku menghela nafas , lalu berjalan mendekat ke arah ranjang engan tangan menenteng tas berisi pakaian selama satu Minggu aku disini.


Sebuah meja kayu , kaca rias lengkap dengan kursi dengan menghadap ke arah pintu , pantulan diri ku kini terlihat jelas dari sana.


Aku merebahkan tubuh ku , masuk kedalam perangkap nyamuk itu agar aku bisa istirahat dengan tenang.


Ku rogoh ponsel dari dalam tas dan ku buka sebuah aplikasi yang dimana telah ki unggah sebuah foto yang sontak menggemparkan notifikasi ponsel ku.


" Edo!".


Aku melihat tertera nama kakak kelas yang beberapa hari yang lalu di bahas oleh Okta .


Aku tersenyum lalu memegang pipi yang kian menghangat! Kalian jangan salah sangka dengan ku! Pipi ku menghangat bukan karena baku tertarik dengannya, tapi karena semua mengakui kecantikan ku walau panggilan malaikat bersayap hita masih menjadi sebuah ciri dari diri ku.


" Kau memang cantik Angel! Biarkan saja mereka terbakar karena sebuah komentar ! Yang jelas kau tidak meminta di puji . Justru mereka mengakui bagaimana malaikat bini tersenyum."


Cukup lama berkutat dengan dunia online , dan rasa kantuk ku kembali menyerang ! Aku bergegas mengganti pakaian lalu merebahkan kembali tubuh di atas ranjang dengan kasur yang cukup nyaman tanpa mematikan lampu tentunya!."

__ADS_1


" Tidurlah duku Angel! Pikirkan besok saja tentang apa yang akan kau kerjakan jika matahari sudah menyebul ."


Ucap ku sembari memejamkan mata dan beberapa saat kemudian aku terbuai dalam sebuah mimpi sembari memeluk guling cukup besar untuk ukuran tubuh ku.


__ADS_2