AYAH KEDUA

AYAH KEDUA
Eps 51


__ADS_3

Cahaya kuning menghiasi langit di sore hari ini, aku duduk sembari mengunyah buah yang ku petik langsung dari pohonnya , menikmati manis asam jambu yang sudah mulai memerah atas kepala.


Aku diam sembari mengamati pergerakan awan yang tertiup angin sejuk dan membawa matahari untuk terbenam.


Ku geser layar monitor lalu ku abadikan lukisan Tuhan melalui ponsel pintar ku, sedikit memberi sentuhan kata sebelum satu postingan ku unggah dalam media sosial.


" Begitu indah ciptaan Tuhan sampai-sampai aku lupa jika hari sudah merangkak menuju malam."


Sebuah tulisan berbalut gambar sinar oranye dalam foto.


" Kak? Apa semua baju yang dibutuhkan sudah dipilih!".


Kata ibu saat aku datang.


" Angel akan siapkan Bu! "


Kata ku menjawab , ya besok pagi kita akan berlibur menuju kampung Oma. Kampung yang menjadi tanah kelahiran Ayah kedua ku dan ini kali pertama aku ikut setelah sebelumnya berhasil menolak dengan berbagai alasan.


Ku ambil tas berukuran sedang dari dalam laci lemari baju paling bawah, sengaja ibu menyimpan benda itu di setiap kamar agar mudah jika kita akan bepergian seperti halnya sekarang.


" Bawa baju mana ya?"


Kata ku be tanya sembari berkecak pinggang seolah aku sedang menantang pada tumpukan baju dalam lemari pakaian ku .


Aneh! Aku rasa semua baju milik ku semua hilang dengan tiba-tiba! Pasalnya jika hari biasa begitu banyak baju yang tertumpuk didalam sini, tapi sekarang rasanya mereka menyelinap dan melarikan diri hingga mata ku tak bisa memilih baju mana yang pantas ku bawa .


" Aiisshhh!!! Kemana baju ku?"

__ADS_1


Kata ku belum menemukan baju yang pas untuk ku bawa.


" Satu Minggu! Paling tidak tujuh pasang baju harus ku bawa, tapi ! Kenapa semua tidak ada yang membuat ku tertarik untuk membawanya!".


Aku berguling kesal lalu ku tarik asal semua yang ada didalam sana.


" Terserah lah ! Yang jelas aku membawa baju yang tak kurang bahan!".


Deal! Aku sudah menemukan semua baju itu walau dalam batin ku tidak begitu puas.


Tok tokk ttookkkk!!


Suara ketukan pintu membuat ku panik bukan kepalang ! Bagiamana tidak hampir seluruh isi lemari ku keluarkan hanya untuk mendapatkan baju terbaik ku.


" Kak?"


" Ya Bu ! Tunggu sebentar."


Aku berjalan gontai dan menyembulkan setengah tubuh ku dan pintu sengaja tak ku buka lebar.


" Emmm,, Ada apa Bu?"


Ekkhhemm


Aku menetralkan deguk jantung ku, bisa-bisa ibu menggoda ku malam ini jika ketahuan anak gadisnya sedang dilema dalam memilih pakaian.


" Biarkan ibu membantu kak, malam ini kita harus tidur cepat agar tidak bangun kesiangan paginya."

__ADS_1


Ibu terus saja membujuk meminta izin untuk tetap membantu.


" Tidak perlu repot Bu , Angel sudah siapkan semuanya dan ini sudah mau pergi tidur!".


Aku menyela dan bergerak cepat sembari menahan pintu yang akan di buka lebar oleh ibu.


" Apa iya begitu?"


Ibu berbicara dengan lembut dan aku sedikit lega dan melonggarkan nafas ku dan .


Brrakkk!


" Aaaaa,, ! Ibuuu!!!."


Lengkingan ku tertahan dan ibu berhasil mendobrak pintu yang ku himpit menggunakan setengah dari tubuh ku karena harus berbicara langsung dengan ibu dan terbuai dengan wajah manis ibu.


" Kak?"


" Ibu?."


Aku berpandangan dengan pupil ibu dan wajah ibu menatap dengan diam.


Ku lihat sedikit dahinya berkerut , dan u hanya bisa memberi senyum kuda sebelum ibu melanjutkan ucapannya.


" Angel akan bereskan kekacauan ini Bu, Angel janji ! Jdi ibu tidak perlu khawatir."


Aku mengangkat satu tangan ke udara dan berdirilah jari telunjuk dengan tengah ku hingga terbentuk huruf V yang sempurna.

__ADS_1


__ADS_2