AYAH KEDUA

AYAH KEDUA
Eps 43


__ADS_3

Mata ku menyipit saat dua kendaraan terparkir sejajar dihalaman rumah , sebuah motor yang sudah pasti milik Ayah Dani dan yang atau lagi , itu. Terlihat seperti milik.


" Ayah?".


Kata ku setelah mengenali siapa o milik kendaraan yang bersebelahan dengan Ayah kedua ku.


Aku melangkah ragu , rasanya ingin berlari mendekat atau berjalan pelan agar tak segera santai.


Aku berdiri tak jauh dari ambang pintu dan sayup-sayup ku dengar suara mereka bertiga tengah berbincang.


Ya , Ibu duduk tepat di samping suaminya sedangkan Ayah duduk di sebrang dengan satu kursi dan dengan dua gelas di atas meja.


Ku paksa melangkah walau ragu.


" Aku pulang!"


Kata ku dan wajah ku ku buat sebiasa mungkin.


" Ayah ?".


Aku m manggil laki-laki itu dan sialnya keduanya sama-sama menoleh dan menjawab.


" Ya kak! Angel!"


Sahut mereka dengan panggilan berbeda.


Aku diam bingung harus menjawab siapa dulu. Lalu tatap mata ibu pada ku serta sedikit tepukan di ujung paha Ayah Dani sebagai kode .

__ADS_1


" Untunglah kak kamu pulang cepat, duduk dulu disini Ayah mu datang ingin berbicara dengan kakak."


Ayah Dani membiarkan aku berjalan di hadapannya duduk di tengah-tengah kursi seakan aku tengah di interogasi.


Jantung ku berdetak tak karuan entah apa yang akan Ayah sampaikan sehingga repot-repot datang kemari dengan begitu tiba-tiba.


" Ada apa Yah?".


Tanya ku pelan menatap laki-laki yang duduk sendiri.


" Ikutlah dengan Ayah , kita akan mengadakan pesta ulang tahun adik mu."


Kata Ayah tanpa bertanya dulu bagaimana kabar ku selama tak bersama dia, tak m banyakan apa saja kegiatan yang sedang aku lakukan dan.


" Kapan acaranya?"


" Tiga hari lagi, pagi pagi sekali kamu bisa datang nanti biar kakak mu yang akan menjemput mu disini . Kami ambil libur satu hati untuk ikut merayakan ulang tahun adik mu ."


Tiga hari lagi? Berarti tepat dimana aku paginya akan mengadakan sebuah acara sekolah. Bukankah ayah juga sudah tau tentang agenda itu! Tapi kenapa tidak mempertimbangkan lagi!.


" Yah? Apa Ayah lupa Angel bilang kalau dihari itu sekolah akan mengadakan sebuah acara dan Angel juga terpilih untuk mengisi acara itu ? Bukankah Ayah juga be janji akan datang kesana ! Tapi kenapa malah Ayah mengadakan acara ulang tahun dan m minta Angel untuk tidak masuk sekolah?".


Aku berbicara cepat dan ku lihat tiga orang yang berada disana terdiam dan wajah Ayah sangat terkejut.


" Angel tidak bisa ikut yah , maaf! Rayakan saja ayah degan mereka biar ibu dan Ayah Dani yang ikut menemani Angel!".


Aku segera bangkit dan berjalan menuju kamar membawa serta tas yang ku taruh di lantai dekat kursi.

__ADS_1


" Maafkan Ayah Angel! Ayah lupa. Besok biar kita pergi Ayah rasa tas mu sudah minta diganti."


Kata Ayah membujuk ku .


" Ibu sudah membelikannya lebih dari dua kebetulan saja saat Ayah kemari Angel menggunakan tas lama ini!".


Aku berbicara tanpa menghentikan langkah ku, berjalan cepat pun tanpa menoleh kearah mereka.


Ibu bangkit seakan ikut menyusul ku dan membiarkan Ayah kandung dan Ayah kedua ku mencari pembicaraan mengenai aku yang terlihat begitu kecewa.


" Nak?"


Panggilan ibu sembari mengetuk pintu kamar ku dengan lembut.


" Bukan maksud Ayah begitu, ayo keluar dulu kasihan bukan Ayah sudah datang kemari dan."


" Suruh saja pulang Bu ! Angel sedang tidak ingin bicara dengannya."


Aku memotong ucapan ibu dan sudah pasti Ayah mendengar ucapan ku.


" Angel?"


" Angel mau istirahat Bu!".


Kata ku saat ibu kembali memanggil sembari mengetuk pintu.


" Kalian tau bagaimana rasa kecewa itu datang saat janji yang sudah diberikan ternyata hilang karena kesenangan masing-masing!"

__ADS_1


__ADS_2