AYAH KEDUA

AYAH KEDUA
Eps 31


__ADS_3

Tok tok tokk


Ketukan pintu sudah ku dengar lebih dari tiga kali ,dari luar sana seseorang terus memanggil nama ku sembari meminta pintu dibukakan .


" Aiissss!! Berisik sekali !".


Aku menutup telinga menggunakan bantal mata ku masih perih dan sekarang sedikit menyipit.


" Kak!! Ini sudah jam berapa? Kakak tidak mau pergi ke sekolah?"


Ibu berbicara sembari mengetuk pintu kamar ku.


" Aku tidak sekolah hari ini!"


Aku berbicara setelah bantal ku buka namun mata masih begitu berat.


" Kenapa ? Ayo cepatlah sudah hampir jam tujuh ini!"


" Hari ini sekolah libur Bu ! Jadi aku tidak perlu berangkat hari ini!".


Aku tak berniat meninggalkan ranjang yang berserakan karena ulah ku. Tidur dengan gaya jam dinding cukuplah tau bagaimana kondisinya sekarang. Hari libur mana mungkin aku pergi ke sekolah hanya untuk menemani mang Ujang di pos penjaga.


" Oh maafkan ibu , ibu tidak tau."


Nada ibu sedikit melunak bisa ku dengar nada sesal karena tak mengetahui hal ini, semalam kota sibuk dengan luapan emosi masing-masing sampai-sampai aku lupa menyampaikan libur dadakan hari ini.


Aku kembali menutup wajah sinar matahari masuk dari atas fentilasi tepat di atas ranjang ku.


Took tookk ttokkkk

__ADS_1


" Astaga! ada apa lagi Bu?"


Aku geram lalu melangkah dan membuka pintu yang ku kunci dari dalam.


Pemandangan pertama yang ku lihat ibu dengan bibir yang tersenyum, Aneh! memang aneh tapi.


" Ayo mandi kita akan pergi bersama!"


Kata ibu dengan semangat , menarik ku masuk kembali kedalam kamar dan mendorong tubuh ku menuju kamar mandi."


" Kita mau kemana Bu?"


Aku bertanya sembari menyembulkan kepala ku di ambang pintu yang setengah tertutup.


" Sudah mandi dulu , pakai mu biar ibu yang mencarinya."


" Jawab dulu Bu! kita mau kemana?"


" Kita akan makan bersama! bukankah kita tidak pernah melakukan itu? Ayo cepat bersihkan dulu tubuh mu ! cuci wajah mu dengan bersih ya!".


Perintah ibu seolah di wajah ku begitu banyak kotoran atau air liur yang mengerak di ujung bibir.


" Aneh sekali! "


Aku bergumam namun tetap melakukan apa yang ibu perintahkan walaupun masih begitu penasaran kenapa sikap ibu sangat tidak seperti biasanya.


Tak ku ambil pusing setelah itu , kini tubuh ku sudah basah busa putih membumbung di tangannya .


beberapa menit setelahnya aku keluar berbalut handuk kimono serta rambut yang ku gulung menggunakan handuk kecil dengan warna senada . Aku mendekat ke arah ranjang mengenakan pakaian yang sudah dipilihkan ibu , aku cukup tertegun dengan pilihannya kali ini ! Sangat tidak biasanya!.

__ADS_1


" Mau keman sebenarnya kita Bu?!!"


Aku mengeluh sebenarnya tidak begitu tertarik dengan baju itu tapi , ini pilihan ibu dan mungkin akan sesuai dengan tempat yang sudah di rencanakan.


Aku menghadap ke cermin memutar tubuh ku hingga beberapa kali , aku kembali bertanya apa pakaian bini cocok untuk ku? warnanya saja , hah! .


" Ya sudahlah ! Mau bagaimana lagi !".


Akhirnya aku duduk sembari menyisir rambut panjang ku . Aku bingung lagi bagaimana menyesuaikan rambut dengan baju ini !.


" Kau sudah cantik Angel, mau kau gulung asal pun kau tetap cantik!!".


Aku memuji diri ku sendiri sembari merapikan anak rambut , dan lagi-lagi gaya cepol ke atas menjadi andalan ku lalu ku selipkan satu pita yang bersatu dengan jepit rambut berwarna biru muda .


" Aku rasa ini sudah cukup!".


Aku bergumam lalu melangkah menuju ruang tamu.


Ceklekk


Pintu kamar ku buka dan tanpa basa-basi aku melangkah ke arah sofa .


" Kakak? "


Panggil Aulia pada ku dan aku menoleh , hah! ekspresi macam apa itu? apa aku begitu terlihat aneh!"


" Kenapa wajah mu begitu?"


Aku bertanya pada gadis kecil itu.

__ADS_1


" Waww! Kakak cantik sekali, Seperti princess di tv itu kak!".


Aulia memuji ku begitu tinggi hingga aku tersenyum tanpa sengaja.


__ADS_2