AYAH KEDUA

AYAH KEDUA
Eps 55


__ADS_3

Aku tersenyum menikmati satu Minggu liburan di kediaman Oma dan kakek , orang tua dari Ayah kedua ku. Semula aku tidak yakin jika mereka menganggap ku tapi aku sudah membuktikan sendiri jika ternyata semua bayang-bayang buruk hanya ada dalam pikiran ku karena banyak cerita yang ku dengar tentang keluarga sambung.


" Sudah siap kak?"


Kata Oma yang ikut memanggil ku dengan panggilan seperti ibu dan Ayah.


" Sudah Oma, apa Oma benar-benar tidak ikut?"


Kata ku memastikan lagi , pasalnya aku berharap penuh Oma dan kakek ikut ke pinggiran kota bersama kami.


" Lain kali Oma akan menyusul ya!."


Katanya mengusap sayang pucuk kepala ku.

__ADS_1


" Iya Oma , Angel tunggu Oma datang."


Kata ku lalu menarik tas berisi pakaian.


" Kak?"


Panggil Wanita itu sebelum aku benar-benar melangkah dari kamar berbentuk klasik yang semula membuat ku cukup takut.


" Kalau Ayah mu banyak diam , kamu jangan berkecil hati ya! Ayah mu memang begitu ."


Aku tersenyum dan sekarang aku mulai sadar jika tidak semua orang bisa terus tersenyum saat berbicara dan tidak semua terus berbicara untuk menunjukkan rasa sayangnya.


" Angel sudah mempelajari karakter Ayah Oma! Dan Angel akan terbiasa dengan semua."

__ADS_1


Kata ku lalu wajah wanita itu tersenyum hangat , memeluk erat tubuh kecil ku dan mengusap punggung hingga hangat beradu kasih sayang terasa sampai ke jantung hati ku.


Aku melambai saat mobil yang dikemudikan Ayah mulai melaju , Suara klakson mobil turun terdengar menyapa sepasang suami istri yang tengah melambai serta tersenyum salam perpisahan.


Aku duduk dengan diam dengan hati yang terus berbunga , ya alasan Ayah dan ibu mengajak ku kemari adalah untuk memberi tahu sesuatu yang tidak bisa mereka ucapkan namun mereka yang tau aku yang terus mendesak untuk sebuah pengakuan.


Ya disinilah aku dan keluarga baru ku, duduk dengan irama lagu yang mengiringi jalan pulang kita , Ibu terus bernyanyi bersama Aulia yang di sambut hangat oleh Ayah dan nenek kakek iku menyabut membuat ku ikut membuka suara dan sekarang kemeriahan riuh suara saling beradu dalam mobil dengan pengedap suara yang baik.


Bayangkan jika mobil ini adalah bak terbuka! Sudah pasti suara kita akan mendominasi jalanan di ibu kota dan takutnya semua ikut bernyanyi saat kita melewati mereka yang tengah melaju juga beriringan dengan kita.


Terima kasih Tuhan atas apa yang kau gantikan! Untuk kalian yang punya Ayah yang sama dengan ku . Bukan dia tidak baik dan tidak menerima mu, justru dia yang tidak bisa berbicara layaknya anak dan Ayah justru punya rasa sayang dan ingin melindungi tapi tidak bisa di ucapkan.


Bukan pula dia tidak menerima kita. , hanya saja kita yang bisa berdamai dengan waktu. Terimalah dia seperti orang tua mu, entah itu seorang Ayah kedua atau ibu sambung yang datang di kehidupan kita, kita hanya butuh waktu untuk menerimanya . Cobalah buka sedikit dalam hati mu dan kamu akan merasakan bahagia tanpa ada rasa ragu.

__ADS_1


Aku Angelina kisah ku kali ini Soha semua bisa menikmatinya. Aku berterima kasih kepada ibu yang sudah memperkenalkan laki-laki seperti Ayah. Aku berterima kasih kepada Ayah sudah menerima dan menyayangi ku sebagaimana kamu menyayangi putri kandung mu.


TAMAT


__ADS_2