
Galih yang sudah menyelesaikan tugas paginya. kini telah menunggu Ana di koridor sekolah dengan perasaan senang . duh kenapa w jadi gugup gini y.batin galih
galih tersenyum melihat Ana yang sedang berjalan ke arahnya. saat galih berniat ingin menghampiri Ana, tapi galih urungkan niatnya menghampiri Ana karna sudah ada seseorang yang menghampirinya.
" hai An " sapa orang itu
" oh hai "
" ada apa " tanya Ana matanya terus menatap galih
" w mau bicara sama Lo "
" ya udah mau bicara apa w dengerin "
" tapi gak disini..." kata orang itu menarik tangan Ana. Ana pun mengikutinya dengan terpaksa.
galih hanya bisa melihat punggung Ana pergi menjauh dari pandangannya dengan wajah yang kecewa.galih pun beranjak dari tempatnya menuju kelas. sampai kelas galih duduk dengan tatapan kosong. ternyata bener kata cowo itu kalo mereka pacaran .batin galih
flasback on
saat galih keluar dari toilet tangannya di tarik oleh seseorang
" eh Lo jangan pernah deketin Ana lagi "
" emang kenapa " tanya galih
" Karena Ana itu cewe w "
" masa tapi w gak pernah liat Lo sama Ana bareng " kata galih tak percaya
" Lo gak usah jawab ucapan w, cukup Lo turutin aja omongan w "
__ADS_1
" buat apa turutin omongan lu "
" berani Lo sama w "
" w gak takut " jawab galih tegas langsung pergi meninggalkan orang tersebut tapi langkahnya terhenti mendengar ucapan orang itu
" kalo sampe Lo masih deketin Ana, w bisa bikin ibu Lo menderita kerja di sini " ancamnya langsung pergi meninggalkan galih yang masih mematung.
flasback off
" Hei lih " sapa Rian
Rian dan Rio saling pandang isyarat ada apa dengan galih,Rio hanya mengedikkan bahu tak tau. kayaknya Lo suka sama Ana.batin Rio. tanpa di ketahui galih diam-diam Rio melihat semua kejadian di koridor
" woy lih " panggil Rio menepuk pundak galih
" eh... sejak kapan kalian disini " ucap galih terkejut
" jangan suka bengong awas tar kesambet penghuni sini Lo " kata Rian bergidik ngeri
" siapa yang bengong " elak galih
" dari tadi Lo diem aja, trus kita panggil-panggil juga gak nyaut " kata Rio
" sory w lagi gk fokus tadi."
" mungkin kecapean " sambung galih
" oh gitu "
Rian dan Rio pun meninggalkan galih pergi ke tempat duduk mereka.
__ADS_1
Galih yang melihat Ana masuk kelas bersama kedua sahabatnya, langsung baranjak dari duduknya menghampiri kedua sahabatnya yang sedang asik Mabar
" eh lih Lo mau nyoba main ini gak " kata Rio yang menyadari ada galih
" gak usah, w gak bisa main game online." jawab galih tak bersemangat
" udah ne Lo coba "
" w ajarin caranya " sambung Rian
setelah di paksa Rian akhirnya galih mau main menggunakan ponsel Rian sampai galih keasikan.
" eh Yo, kayanya hari ini galih lagi bt ya" kata Rian berbisik diangguki oleh Rio
" Lo tau gak penyebabnya " tanya Rian lagi
" w gak tau yan " jawab Rio
sorry ya Rian sebenernya w tau kenapa galih murung tapi w mau pastiin dulu bener apa gak nya .batin Rio
sementara di meja lain Ana sedang memikirkan perubahan raut wajah galih
" kenapa muka galih beda y tadi pas w liat di koridor kayanya seneng tapi sekarang....
apa mungkin di cemburu liat w tadi pergi sama cowo y.....tapi mana mungkin galih cemburu...
aduh Ana ana apa sih yang Lo pikirin mana mungkin dia cemburu orang kita aja baru kenal .....jangan terlalu berharap Na . batin Ana memukul-mukul kepalanya
jangan lupa like dan komennya ya
dan makasih yang udah mau mampir untuk baca karya ku yang pertama
__ADS_1