
skipp pagi hari
pagi-pagi sekali galih dkk sudah bangun kecuali Ana untuk menyusun rencana kejutan untuk Ana.
" jadi apa rencananya " tanya Lia pada galih
" jadi nanti Lo sama Fitri ajak Ana jalan-jalan dulu ke kebun teh di temenin mang Ujang"
" w,Rian sama Rio tetep di sini bwt dekor nih ruangan " sambung galih
" ok deh klo gitu w balik dulu ke kamar siapa tau Ana dah bangun " kata Fitri di jawab anggukan oleh teman-temannya
" ya udah w mau bikin sarapan dulu ya " kata Lia
" emang Lo bisa masak " tanya Rian
" bisalah " kata Lia
" masa....nanti malah pada gosong lagi " ejek Rian
" gak ya, Lo jangan ngeremehin w ya " kata Lia. sedangkan galih dan Rio langsung beranjak dari duduknya ke kamar untuk bersiap
" w gak ngeremehin Lo ya, paling juga Lo bisanya masak air " ejek Rian lagi langsung lari dari hadapan Lia
" ish awas ya Lo makan masakan w " teriak Lia berjalan menuju dapur
masak apa ya w, ah nasi goreng aja deh yang simple.batin Lia
Lia membuka kulkas mencari bahan-bahan untuk membuat nasi goreng. Lia mengambil telur,sosis,baso,sawi. dan Lia langsung mengeksekusi bahan yang sudah diambil.
sedangkan dikamar galih yang sudah rapih dengan pakaian rumahannya tengah berjalan mondar-mandir.
" Lo kenapa dah mondar-mandir aja kaya setrikaan." kata Rian baru saja selesai mandi,mendengar suara Rian, galih menghentikan gerakannya menghadap Rian yang sudah berpakaian rapi
" aduh w bingung "
" bingung kenapa "
" w bingung nanti si Ana bakalan suka gak ya sama kejutan yang w kasih "
" pasti suka, "
" tau dari mana Lo kalo Ana bakalan suka "
" ya biasanya kan cewe suka tuh kalo di kasih kejutan kaya di drama Korea "
" masa " kata galih mengerutkan keningnya
" setau w sih gitu "
" ya udah sih nanti juga Lo tau gimana expresi si Ana, yang penting Lo PD aja dulu " sambung Rian menenangkan galih
" ok deh "
" ya dah sekarang kita sarapan dulu isi tenaga, kali-kali tar Lo di tolak kan butuh tenaga " bercanda Rian
" ah Lo ma, ini namanya abis di terbangun langsung di jatuhin " kata galih agak kesal
__ADS_1
" ahahaha santai-santai lagian Lo tegang banget "
" udah ayo keluar " kata Rian melangkah keluar kamar di ikuti galih
di meja makan ada Ana yang masih terlihat kesal. Fitri dan Lia hanya tersenyum melihat sahabatnya itu.
" kenapa sih neng mukanya cemberut aja " goda Lia
" ishh...w tuh sebel banget sama galih, harusnya kan w yang marah kok malah w yang di cuekin " kesal Ana
" ohhh "
" ih kok oh doang sih tanggapan kalian " kata Ana
" lah terus mau Lo apa " tanya Fitri
" mau w kalian kasih saran apa kek biar w bisa baikan sama galih "
" ya udah Lo tinggal minta maaf kan beres " kata Lia santai
" tapi w masih kesel sama dia. gak peka banget sih jadi cowo buat salah bukannya minta maaf malah diem aja akan tambah kesel w nya " kata Ana panjang lebar tak sadar sedari tadi galih sudah aja di belakangnya mengulum senyum
" ehemm" galih berdehem
astaga kaya suara galih tadi dia denger gak ya, duh malu banget w kalo dia tau w ngomongin dia.batin Ana kaget
" wah ini beneran Lo yang masak Li " tanya Rian melihat nasi goreng di hadapannya
" iya lah " kata Lia bangga
" dari penampilannya keliatan enak tapi gak tau rasanya " kata Rian mengejek
semua sudah berkumpul di meja makan.memakan masakan Lia dalam diam
enak juga masakan lia.batin Rian menikmati nasi gorengnya sesekali melirik Lia
" kenapa Lo " kata Lia memergoki Rian yang meliriknya
" ah gak papa " kata Rian gugup
setelah selesai makan Ana dkk membersihkan bekas makannya.setelah itu duduk santai di ruang tengah
" w bosen nih pengen jalan-jalan keluar yuk " kata Fitri kepada Lia dan Ana
" kemana " kata Ana
" kebun teh aja biar di temenin mang Ujang "kata Rio
" boleh tuh "
" bentar lagi mang Ujang sampe " kata Rio
" assalamualaikum " ucap mang Ujang
" waalaikumsalam " jawab mereka serempak
" gimana den sudah siap "
__ADS_1
" udah mang tapi kita gak ikut, para cewe aja "
" mamang tolong temenin cewek-cewek ini jalan-jalan ya " sambung Rio
" loh kok Lo gak ikut " kata Ana bingung
" iya w mau disini ada seseuatu yang harus w kerjain dulu "
" apaan, ya udah kita nunggu Lo aja " kata Ana
" eh jangan, udah Lo jalan aja biar Lo gak cemberut lagi " kata Rio
" lagian ini urusan cowo "
" oh ya udah kita pergi dulu " pamit Ana
" ayo mang "
" iya neng, mari den " pamit mang Ujang dijawab anggukan kepala oleh Rio
Ana dan kedua sahabatnya itu menikmati angin sejuk pegunungan di tengah-tengah kebun teh sedangkan mang Ujang hanya memperhatikan mereka dari kejauhan
" enak ya tinggal di sini " kata Ana tersenyum menikmati terpaan angin menyentuh wajahnya
" iya udaranya sejuk bebas polusi " kata Lia
" eh jangan lupa kita abadikan momen ini " kata Fitri mengambil ponsel dari saku celananya.
" iya ayo kita foto dulu " kata Lia
akhirnya mereka berfoto sambil menikmati pemandangan kebun teh yang hijau
Ting bunyi notifikasi pesan hape Fitri
from Rio :
udah siap nih kalian bisa pulang
to Rio ;
ok kita pulang sekarang.
setelah membalas pesan rio.fitri langsung menghampiri Ana dan Lia dengan wajah panik yang di buat-buat
" Ana.." teriak Fitri
" kenapa fit kok Lo panik gitu "
" si galih ....galih Na "
" kenapa sama galih" tanya Ana ikut panik
" tadi Rio kirim pesan katanya galih jatuh dari tangga " kata Fitri
mendengar galih celaka Ana langsung berlari meninggalkan kedua sahabatnya menuju vila
dan di ikuti Lia dan Fitri di susul mang Ujang yang bingung melihat Ana berlari sambil menangis.
__ADS_1
jangan lupa like dan komen ya