Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
masa lalu ibu galih


__ADS_3

saat ini ibu galih sedang memandangi foto pernikahannya dengan orang yang sangat ia cintai di masa lalunya seiring berjalannya waktu rasa cinta itu berubah menjadi benci karena tak ada alasan dari pria tersebut meninggalkan ibu galih dalam keadaan hamil tapi tak dapat di pungkiri bahwa rasa cinta itu masih ada untuk pria itu.


mengapa kamu datang setelah sekian lama aku mencoba melupakan mu mas.


flasback 17 tahun silam


POV ibu galih


" Mira mau kah kau menikah dengan ku " ucap pria yang beberapa bulan terakhir mengisi hatiku, karna kita sama-sama mencintai aku pun mengiyakan ajakannya.

__ADS_1


dia orang yang baik, ramah dan tegas, pertemuan pertama kita saat dia menolong ku di sungai saat aku terbawa arus karna aku tak bisa berenang, setelah membawa ku ke tepian ia melepaskan jaketnya untuk menutupi tubuh ku yang kelihatan karna pakaian ku transparan karna basah, di situlah awal mula hubungan kita menjalin kasih.


singkat cerita kami menikah dengan sederhana di rumah ku yang sederhana di saksikan oleh keluarga ku dan penduduk sekitar tidak ada yang datang dari keluarganya karna ia sudah tak memiliki orang tua dan kakaknya yang tinggal jauh tidak mungkin untuk datang ke acara pernikahan kita, ku rasa itu alasan yang wajar karna rumah ku berada di desa.


hari demi hari berganti bulan kita lewati layaknya sepasang pengantin baru ia selalu memperhatikan ku dan sangat sayang pada ku.


sampai suatu hari ia mendapatkan telpon dari kakaknya, setelah mendapatkan telpon dari sang kakak ia pergi berpamitan dengan ku hanya untuk menjenguk kakaknya sedang sakit.


" nak sudah jangan bekerja terus " kata ibu ku saat melihat ku terus bekerja. sekarang aku tinggal hanya berdua dengan ibu, aku menjadi penjahit sebagai pekerjaan ku untuk menyambung hidup.

__ADS_1


" iya Bu " saat aku bangun dari duduk ku merasa kepala ku sangat berat lalu aku kehilangan kesadaran. saat aku sadar, aku sudah ada di puskesmas desa dan betapa terkejutnya aku saat bidan menyatakan bahwa diriku sedang berbadan dua, perasaanku campur aduk antara senang dan sedih, aku senang karna aku akan memiliki anak dan sedih karna suami ku tak kunjung kembali.


sembilan bulan kemudian


hari ini tepat sembilan bulan usia kandungan ku dan sudah sepuluh bulan lamanya ia tak kembali tanpa kabar sekali pun. saat ini juga aku memutuskan untuk tidak menganggapnya lagi, aku berjuang untuk melahirkan anak ku hanya di dampingi oleh ibu ku. anak ku lahir dengan selamat ia laki-laki wajahnya mirip dengan ku hanya hidung dan matanya sama persis dengan ayahnya. aku memberikan nama Galih Permana pada anak ku.


aku membesarkan dengan semua kemampuan yang ku miliki, aku berusaha menjadi ibu sekaligus ayah untuknya. meski banyak omongan orang yang menghina dan mencaci karna aku memiliki anak tanpa ada suami di samping ku, hidup ku terus berjalan karna ada ibu dan anak ku yang menjadi sumber kekuatan ku masalah orang-orang mau berkata apa aku tak perduli dengan semua itu.


sampai usia galih 5 tahun aku memutuskan untuk pergi merantau ke kota J karna ibu ku sudah tiada tiga bulan yang lalu.

__ADS_1


flasback off


__ADS_2